MAINAN ANAK CERDAS

Anak FUN, Bunda Kaya Informasi

LightBlog

Breaking

Thursday, February 16, 2017

ASAH KESABARAN DAN FOKUS ANAK DENGAN MELUKIS

Di usia 3 tahun, anak mengalami beragam perkembangan. Mulai dari perkembangan motorik, emosi, hingga sudah berusaha belajar mandiri dan bisa diajak bekerja sama. Ia pun memiliki rasa ingin tahu yang besar, meski belum mampu menguasai diri, egois, dan tidak sabaran.
Nah, untuk mengasah fokus, konsentrasi, dan kesabaran anak, Bunda mengajaknya melukis atau menggambar. Agar ia betah dan fokus, sebaiknya Bunda mengajarinya bila melukis atau menggambar merupakan aktivitas yang menyenangkan. Lalu, apa saja manfaat melukis dan menggambar untuk anak yang berusia 3 tahun?
1. Kembangan imajinasi
Ketika melukis atau menggambar, anak mengalami proses pengungkapan pikiran melalui bentuk serta warna. DI tahap inilah ia tengah mengembangkan imajinasinya.
2. Menuangkan perasaan

Variasi warna dan bentuk gambar yang dipilih anak merupakan bagian dari perasaannya. Ketika tengah merasa senang, ia akan memilih warna cerah. Sementara bila suasana hatinya sedang buruk, bisa jadi anak tidak konsentrasi atau sabar kala menggambar maupun mewarnai.
3. Belajar fokus
Dengan melukis, anak melatih konsentrasi untuk fokus pada satu kegiatan. Misalnya fokus pada gambar yang akan dilukis atau diwarnai. Dengan konsentrasi yang terlatih, ia akan terbiasa fokus ketika mulai memasuki masa sekolah.
4. Terbiasa memiliki target
Ketika melukis atau menggambar, anak akan memiliki target. Misalkan, target menyelesaikan gambar atau mewarnai satu gambar. Sehingga memupuk rasa tanggung jawab akan tugasnya, untuk menyelesaikan tepat waktu.
5. Kembangkan motorik
Aktivitas melukis dapat membantu meningkatkan kinerja otot tangan sekaligus mengembangkan kemampuan motorik anak. Kemampuan tersebut sangat penting dalam perkembangan aktivitasnya. Seperti dalam mengetik, mengangkat benda, dan aktivitas lainnya yang membutuhkan otot lengan dan tangan dalam prosesnya.
6. Melatih kesabaran
Dengan melukis, anak akan berlatih kesabaran dalam menyelesaikan hasil karyanya tanpa terburu-buru. Karena ketika ia terburu-buru, hasil yang didapat tidak sesuai keinginan.
7. Belajar memilih
Ketika melukis, anak akan berhadapan dengan banyak warna. Di sinilah ia harus memilih satu atau beberapa warna yang disukai. Dengan begitu, ia pun belajar untuk memilih suatu hal yang ia sukai, atau menghindari yang tidak disukainya.

Nah Bunda, yang paling penting dalam aktivitas menggambar atau melukis anak adalah bentuk apresiasi yang diterimanya. Meski hasil gambarnya masih berantakan atau belum proporsional, dan penggoresan warnanya belum rapi, Bunda tetap harus menghargainya. Seperti dengan memuji dan memberikannya masukan. Sehingga ia merasa bangga dan percaya diri dengan hasil karyanya.

No comments:

Post a Comment

Search This Blog

Featured Post

Pasir Kinetik Bandung, Mainan Anak Cerdas