Di usia 3
tahun, anak mengalami beragam perkembangan. Mulai dari perkembangan motorik,
emosi, hingga sudah berusaha belajar mandiri dan bisa diajak bekerja sama. Ia
pun memiliki rasa ingin tahu yang besar, meski belum mampu menguasai diri,
egois, dan tidak sabaran.
Nah, untuk
mengasah fokus, konsentrasi, dan kesabaran anak, Bunda mengajaknya melukis atau
menggambar. Agar ia betah dan fokus, sebaiknya Bunda mengajarinya bila melukis
atau menggambar merupakan aktivitas yang menyenangkan. Lalu, apa saja manfaat
melukis dan menggambar untuk anak yang berusia 3 tahun?
1.
Kembangan imajinasi
Ketika
melukis atau menggambar, anak mengalami proses pengungkapan pikiran melalui bentuk
serta warna. DI tahap inilah ia tengah mengembangkan imajinasinya.
2.
Menuangkan perasaan
Variasi warna
dan bentuk gambar yang dipilih anak merupakan bagian dari perasaannya. Ketika
tengah merasa senang, ia akan memilih warna cerah. Sementara bila suasana
hatinya sedang buruk, bisa jadi anak tidak konsentrasi atau sabar kala
menggambar maupun mewarnai.
3. Belajar
fokus
Dengan
melukis, anak melatih konsentrasi untuk fokus pada satu kegiatan. Misalnya
fokus pada gambar yang akan dilukis atau diwarnai. Dengan konsentrasi yang
terlatih, ia akan terbiasa fokus ketika mulai memasuki masa sekolah.
4.
Terbiasa memiliki target
Ketika
melukis atau menggambar, anak akan memiliki target. Misalkan, target
menyelesaikan gambar atau mewarnai satu gambar. Sehingga memupuk rasa tanggung
jawab akan tugasnya, untuk menyelesaikan tepat waktu.
5.
Kembangkan motorik
Aktivitas
melukis dapat membantu meningkatkan kinerja otot tangan sekaligus mengembangkan
kemampuan motorik anak. Kemampuan tersebut sangat penting dalam perkembangan
aktivitasnya. Seperti dalam mengetik, mengangkat benda, dan aktivitas lainnya
yang membutuhkan otot lengan dan tangan dalam prosesnya.
6. Melatih
kesabaran
Dengan
melukis, anak akan berlatih kesabaran dalam menyelesaikan hasil karyanya tanpa
terburu-buru. Karena ketika ia terburu-buru, hasil yang didapat tidak sesuai
keinginan.
7. Belajar
memilih
Ketika
melukis, anak akan berhadapan dengan banyak warna. Di sinilah ia harus memilih
satu atau beberapa warna yang disukai. Dengan begitu, ia pun belajar untuk
memilih suatu hal yang ia sukai, atau menghindari yang tidak disukainya.
Nah Bunda,
yang paling penting dalam aktivitas menggambar atau melukis anak adalah bentuk
apresiasi yang diterimanya. Meski hasil gambarnya masih berantakan atau belum
proporsional, dan penggoresan warnanya belum rapi, Bunda tetap harus
menghargainya. Seperti dengan memuji dan memberikannya masukan. Sehingga ia
merasa bangga dan percaya diri dengan hasil karyanya.

No comments:
Post a Comment