Hello
Moms, tahukah tips agar gizi si buah hati tetap terjaga?
![]() |
| Jenis Makanan Untuk Anak |
Ada
beberapa masalah gizi yang mungkin timbul pada anak usia 1-5 tahun atau Balita.
Empat masalah yang sering timbul di antaranya adalah :
1. Penolakan terhadap makan, sulit makan, hanya
sedikit makanan yang dimakan atau pilih-pilh makanan
2. Kebiasaan makan camilan di antara waktu
makan utama dapat mengurangi nafsu makan pada waktu makan
3. Tingginya konsumsi jus buah atau minuman
ringan
4. Tingginya konsumsi camilan/kudapan- kue,
biskuit, keripik, kudapan manis dan permen
Lalu
bagaimana solusinya?
1. Orang tua harus memberi contoh dengan
mengajak makan bersama keluarga. Memperkenalkan makanan secara bertahap, terus
mencoba makanan yang baru dan tetap tenang bila anak menolak makan. Tawarkan
makanan di lain waktu. Membentuk kebiasaan makan sejak dini adalah yang berbaik
dengan memberi contoh dan pujian yang wajar. Bentuk suasana yang nyaman ketika
makan.
2. Perhatikan ukuran makanan disesuaikan
dengan gigi geligi anak yang masih tumbuh (potongan kecil atau finger food),
porsi kecil tapi sering
3. Pemilihan bahan makanan: pilih sayuran
yang muda, buah yang matang, masak daging dan ayam hingga empuk.
4. Snack atau makanan camilan: pilih yang
bergizi: susu, potongan buah, puding susu, sereal, yoghurt, roti panggang.
Pemberian snack tidak dekat dengan waktu pemberian makanan utama karena akan
mengurangi nafsu makan.
5. Agar anak tidak lekas bosan, ibu
sebaiknya menyusun menu 10 hari yang bervariasi- silahkan melihat kumpulan
resep di buku resep atau majalah/tabloid
6. Cukup aktivitas fisik: bermain bersama
teman, berlari, main sepeda roda tiga. Aktivitas fisik yang cukup meningkatkan
nafsu makan anak.
Pastikan
anak cukup makan untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Dalam pemberian makan setiap
hari perhatikan 3 J yaitu jenis, jumlah dan jadwal makan.
1. Jenis: dalam sehari makanlah bervariasi
makanan dari berbagai kelompok makanan
a.
Makanan
pokok : sebagai sumber tenaga dan mengenyangkan
b.
Lauk
pauk dari hewani dan nabati sebagai zat pembangun, antibodi atau kekebalan
tubuh
c.
Sayur
dan buah sebagai zat pengatur dan pelindung, kaya vitamin, mineral dan serat
d.
Susu
kaya protein dan kalsium untuk pertumbuahn tulang dan gigi.
e.
Cukup
minum air putih
2. Jumlah: sesuai kebutuhan anak
3. Jadwal makan, Buat jadwal makan anak 3
kali makan utama dan 2 kali-3 kali makan. snack. Beri kesempatan anak merasa
lapar. Contoh jadwal makan dan menu
a.
Jam
07.00 : Makan Pagi : Nasi goreng dan omelet telur
b.
Jam
10.00 : Snack pagi : susu 1 gelas
c.
Jam
12.00: makan siang : Nasi+sup sayuran+ayam kecap
d.
Jam
15.00: snack sore: buah potong dan puding
e.
Jam
18.00: makan malam: nasi soto daging
f.
Jam
20.00 : Snack malam: susu 1 gelas
Contoh
jumlah zat gizi dan porsi makan sesuai dengan kebutuhan anak:
Kebutuhan
Energi anak berbeda-beda, penuhi kebutuhan gizi anak sesuai usianya agar
pertumbuhannya optimal. Anak usia 1-3 tahun membutuhkan energi 1.000 kkal
sedangkan usia 4-6 tahun kebutuhan energinya adalah 1.550 kkal.
Sumber karbohidrat-pati
(nasi, roti, kentang),
1 porsi senilai dengan:
4
sendok makan nasi/ 1 lembar roti tawar/ 1 buah kentang sedang.
Porsi
anak 1-3 tahun: 3 – 4 porsi, Porsi anak 4-6 tahun: 7-8 porsi
Lauk Pauk Hewani dan
Nabati: ikan, daging, telur, ayam/ unggas, 1 porsi senilai dengan:
1
butir telur ayam/ 1 potong ayam dada sebesar kotak korek api/ 1 potong ikan ukuran
sedang, 1 potong tenggiri 75 gram/ 2 potong tempe sebesar @ kotak korek api/ 3
potong tahu sebesar @ kotak korek api
Porsi
anak 1-3 tahun: 2-3 porsi, Porsi anak 4-6 tahun: 3-4 porsi
Sayuran
1
porsi: setengah mangkuk sedang, ½ gelas belimbing
Porsi
anak 1-3 tahun: 2 porsi/ Porsi anak 4-6 tahun: 3-4 porsi
Buah 1 porsi senilai dengan:
1
buah jeruk sedang/ pepaya potong 1 mangkuk sendang/ apel setengah buah
Porsi
anak 1-3 tahun: 2 porsi/ Porsi anak 4-6 tahun: 3- porsi
Susu
1
gelas: 200 ml
Porsi
anak 1-3 tahun: 2-3 gelas/ Porsi anak 4-6 tahun: 2-3 gelas


No comments:
Post a Comment