Pendidikan adalah merupakan aset penting bagi kemajuan sebuah bangsa. Oleh
karena itu setiap warga Negara harus dan wajib mengikuti jenjang pendidikan,
baik jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah
maupun tinggi. Kebanyakan anak-anak Indonesia dalam memulai proses masuk ke
lembaga pendidikan, mengabaikan pendidikan anak usia dini, padahal untuk
membiasakan diri dan mengembangkan pola pikir anak pendidikan sejak usia dini
mutlak diperlukan.
Sebelum bicara lebih jauh, apa sih pendidikan anak usia dini? Pendidikan anak
usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar
yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagianak sejak lahir sampai
dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan
untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak
memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan
pada jalur formal, nonformal, dan informal.
![]() |
| Pendidikan anak usia dini, Perkembangan kognitif anak, Lembaga pendidikan anak usia dini |
Lalu mengapa pendidikan anak usia
dini itu sangat penting?
Berdasarkan hasil penelitian sekitar 50% kapabilitaas kecerdasan orang
dewasa telah terjadi ketika anak berumur 4 tahun, 80% telah terjadi
perkembangan yang pesat tentang jaringan otak ketika anak berumur 8 tahun dan
mencapai puncaknya ketika anak berumur 18 tahun, dan setelah itu walaupun
dilakukan perbaikan nutrisi tidak akan berpengaruh terhadap perkembangan
kognitif.
Hal ini berarti bahwa perkembangan yang terjadi dalam kurun waktu 4 tahun
pertama sama besarnya dengan perkembangan yang terjadi pada kurun waktu 14
tahun berikutnya. Sehingga periode ini merupakan periode kritis bagi anak,
dimana perkembangan yang diperoleh pada periode ini sangat berpengaruh terhadap
perkembangan periode berikutnya hingga masa dewasa. Sementara masa emas ini
hanya datang sekali, sehingga apabila terlewatkan berarti habis peluangnya.
Apa perbedaan anak yang mendapatkan
pendidikan anak usia dini dengan anak yang tidak mendapatkan pendidikan anak
usia dini?
Menurut Byrnes (Peraih gelar Woman of the Year dari
Vitasoy di Australia) di lembaga pendidikan anak usia dini, anak-anak akan
belajar menjadi pribadi yang mandiri, kuat bersosialisasi, percaya diri, punya
rasa ingin tahu yang besar, bisa mengambil ide, mengembangkan ide, pergi ke
sekolah lain dan siap belajar, cepat beradaptasi, dan semangat untuk belajar.
Sementara anak yang tidak mendapat pendidikan usia dini, akan lamban menerima
sesuatu.


No comments:
Post a Comment