![]() |
| TIPS MENGAJARKAN SIKAP KEMANDIRIAN PADA ANAK LEWAT MAKANAN |
TIPS MENGAJARKAN SIKAP KEMANDIRIAN PADA ANAK LEWAT MAKANAN
Setiap ayah dan bunda pasti menginginkan anak-anaknya tumbuh
sebagai sosok pribadi yang menyenangkan, mandiri, dewasa dan memiliki budi
pekerti yang luhur. Oleh karena itulah, para ayah dan bunda harus mendidik
anak-anaknya sejak usia dini bahkan sejak dia masih berada dalam kandungan. Hal
itu penting untuk dilakukan, karena mendidik anak tidak bisa instan ketika
sudah besar nanti. Dalam mendidik anak pun juga harus benar-benar sempurna,
artinya tidak bisa setengah-setengah karena akan berdampak tidak baik bagi
perkembangannya. Dan pada usia balita merupakan usia yang sesuai untuk
pemberian stimulus apapun yang baik-baik agar anak dapat tumbuh sesuai dengan
yang kita inginkan.
Salah satu cara yang bisa bunda lakukan untuk mendidik anak bunda
supaya hidup mandiri bisa dilakukan melalui makanan. Lalu bagaimana caranya?
Dalam artikel kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara mengajarkan
sikap kemandirian pada anak melalui makanan.
Cara mendidik kemandirian anak melalui makanan
Mendidik anak untuk hidup mandiri sejak kecil bukan berarti ayah
dan bunda tega atau tidak sayang terhadap anak. Namun dengan mengajari anak
untuk mandiri sejak dini, mampu mengembangkan aspek-aspek penting dalam kehidupannya,
termasuk aspek kecerdasan. Banyak juga keuntungan yang bisa didapatkan oleh
para ayah dan bunda jika mengajarkan anak mandiri sejak dini di usia balita,
beberapa kuntungan tersebut di antaranya:
- Mampu
mengembangkan rasa percaya diri anak.
- Dapat
mempersiapkan dirinya untuk tidak selalu kecewa ketika menemui kegagalan.
- Dapat
pula memberikan kesempatan untuk memilih sendiri apa yang disenangi.
Dengan demikian, bukan hanya ayah dan bunda saja yang mendapatkan
keuntungan jika mampu menjadikan anak mandiri, karena dia akan merasa senang
bisa mengurusi dirinya sendiri, memilih sesuatu sendiri dan memutuskan hal-hal
yang ringan sendiri.
Kunci sukses mendidik anak untuk hidup
mandiri
Pada prinsipnya ayah dan bunda bisa mengajari anak untuk hidup
mandiri melalui kegiatan sederhana sehari-hari. Termasuk melalui aktifitas
makan. Berikut ini adalah aktifitas makan yang bisa bunda jadikan media untuk
belajar anak hidup mandiri. Mungkin ayah dan bunda perlu mengetahui bahwa
melalui makanan seorang anak bisa belajar banyak hal, salah satunya adalah
kemandirian. Lalu bagaimanakah prakteknya? Berikut adalah tips-tips yang dapat
dilakukan oleh ayah dan bunda untuk melatih kemandirian anak melalui kegiatan
makan:
- Menyiapkan
alat makannya sendiri.
Ajari anak untuk menyiapkan peralatan makan sendiri. Bukan berarti
tega, tetapi dengan adanya media seperti itu maka anak akan terbiasa dan dia
sangat senang untuk melakukannya. Ayah dan bunda harus menyiasatinya dengan
meletakan alat makannya di tempat yang bisa dijangkau olehnya, sehingga dia
tidak merasa kepayahan untuk mengambilnya. Tentu tidak lupa diawali untuk
mencuci tangannya terlebih dahulu.
- Makan
sendiri.
Ayah dan bunda jangan pernah melarang atau meragukan untuk dia
makan sendiri. Namun berikanlah dia kesempatan menyendok sendiri makanannya
dari piring. Pada awalnya, meja makan pasti berantakan karena nasi dan lauk
pauk berserakan kemana-mana. Tetapi, tenang saja itu akan berlangsung tidak
lama artinya hanya sementara. Ketika anak sudah bisa menggunakan sendoknya dengan
benar, menggunakan garpunya dengan benar, maka dia akan memasukan makanannya ke
mulut dan tidak lagi berantakan. Kemampuannya akan terasa lebih bisa dan
pintar.
- Ajaklah
untuk makan bersama.
Moment makan bersama memang selalu berhasil memberikan banyak
manfaat, termasuk dalam mengajarkan kedisiplinan. Ketika makan bersama dalam
suasana yang hangat maka emosi anak akan lebih positif. Dengan demikian, ketika
bunda memintanya untuk makan sendiri, dia akan dengan senang hati menuruti apa
kata bunda. Terlebih lagi ketika dia melihat tidak ada anggota keluarga lain
yang disuapi ketika makan. Maka anak tersebut akan memiliki semangat untuk
makan sendiri.
- Ajaklah
untuk selalu berbelanja makanan bersama-sama.
Berbelanja bukan kegiatan makan, tetapi dengan memulai kegiatan
belanja makanan inilah anak akan semakin menyenangi makanannya. Dari situlah
dia mulai bisa mengetahui nama-nama buah, sayuran, makanan lain dan minuman.
Tentu hal itu dapat menambah dia semakin mengenal banyak kosakata. Dari hasil
berbelanja ini, ayah dan bunda jangan ragu juga untuk mengajak anak memasaknya.
Dengan demikian anak akan dapat mengetahui proses memasak mulai dari bahan
makanan yang dibeli sampai tersaji di meja makan. Mintalah untuk mengambilkan
sesuatu yang ringan seperti bumbu-bumbu bawang putih, bawang merah, dan
lainnya. Dengan demikian, anak akan dapat hidup mandiri dan percaya diri.
- Ajari
anak untuk menyiapkan bekal sendiri.
Bukan berarti anak harus memasak sendiri bekal sekolahnya. Bunda
bisa memintanya untuk mengambil box makan, sendok, dan perlengkapan lain yang
bisa disiapkan olehnya. Dengan begitu bunda sudah mengajarkan dirinya hidup
mandiri. Selain itu, bunda juga bisa mengajaknya untuk menyusun makanannya
dalam kotak makan. Pilihlah makanan yang mudah untuk disiapkan, seperti roti
isi sosis, kroket, roti tawar dengan susu atau selai, buah dan juga jus.
- Mengatur
meja makan.
Bunda bisa memintanya untuk membantu membersihkan meja makan
dengan lap kain, menata sendok, garpu, dan melakukan pekerjaan lain yang
ringan. Dengan begitu anak akan terbiasa hidup mandiri.


No comments:
Post a Comment