MAINAN ANAK CERDAS

Anak FUN, Bunda Kaya Informasi

LightBlog

Breaking

Friday, February 24, 2017

Cara melakukan stimulasi perkembangan bahasa anak

MENSTIMULUS PERKEMBANGAN BAHASA ANAK

Perkembangan apapun yang ada pada diri anak pada dasarnya sudah ada dalam diri mereka. Tergantung dari kita sebagai orang tua bagaimana cara memberikan stimulus yang baik dan sesuai agar perkembangan tersebut menjadi pesat dan optimal. Karena keterampilan anak tidak akan datang dengan sendirinya, melainkan adanya stimulus yang diberikan oleh lingkungan sekitarnya.

Memasuki usia 1 tahun, anak mengalami berbagai perkembangan termasuk kebundapuan berbicara. Mungkin ia hanya mengucapkan beberapa patah kata hingga di usia 12 bulan. Tetapi menjelang usia 2 tahun, biasanya anak bundapu mengucapkan sampai dengan 50 kata. Hingga akhirnya dapat mengungkapkan keinginannya dalam kata-kata maupun kalimat utuh.
Untuk membantu kebundapuan bicara anak, Bunda bisa memberikannya stimulasi dalam kegiatan sehari-hari. Di antaranya:

1. Aktif Mengajak anak Berbicara: Pada usia satu tahun, anak merupakan peniru ulung. Setelah melihat dan membaca gerak bibir Bunda ketika tengah membuat suara-suara, anak akan menirunya. Karena itu, pastikan anak dapat menatap wajah Bunda ketika sedang mengobrol. Lakukanlah kegiatan ini dengan perlahan dan kalimat sederhana, sehingga anak dapat mudah mencobanya.


2. Bernyanyi Bersama: Kenalkan anak de

ngan lagu-lagu dan irama musik. Keindahan musik yang menyatukan kata-kata dengan nada menimbulkan keinginan yang kuat pada anak untuk berdendang dengan kata-katanya sendiri atau menggerakkan anggota tubuh mengikuti irama. Lagu yang ia dengar pun mendorongnya untuk berlatih terus-menerus dalam menciptakan kembali suara-suara dalam lagu. Bonusnya, syair dalam lagu-lagu yang sering dinyanyikan anak bersama Bunda dapat meningkatkan kebundapuan memori otak. Sehingga ia bundapu mengingat dan menyuarakannya kembali.

3. Mendongeng untuk anak: Bacakanlah buku cerita untuk anak di waktu bermainnya, sesering mungkin. Ketika membacakan buku atau cerita, Bunda akan menambah perbendaharaan kosakata. Ini juga akan menimbulkan rasa penasarannya untuk kembali mengucapkan kata-kata, seperti yang sering diucapkan Bunda. Bisa juga menambahkan jenis suara tertentu atau bantuan boneka agar anak lebih tertarik.


4. Main Tebak Gambar: Bunda, ajaklah anak untuk bermain tebak gambar, baik itu buah-buahan, hewan, maupun tumbuh-tumbuhan. Awali dengan Bunda menunjukkan benda yang dimaksud, kemudian ajak anak untuk menebak namanya. Ini akan melatih kebundapuan memori otak anak, yang kemudian diteruskan untuk mengucapkan kosakata dalam versinya ketika melihat gambar yang ditunjuk Bunda.


5. Belajar dengan Bermain: Keterampilan berbicara anak dapat terus ditingkatkan melalui permainan yang meniru percakapan dua arah. Misalnya saja menggelindingkan bola di antara anak dan Bunda. Lalu Bunda mengucapkan sebuah instruksi ketika menangkap bola. Perlahan, tercipta percakapan antara Bunda dan anak. Kondisi ini akan mendorong anak untuk terus berlatih berbicara agar bisa menarik perhatian dan mendapat respon dari Bunda.


Untuk lebih mengefektifkan manfaat seluruh stimulasi, sebaiknya Bunda fokus mengggunakan gerak tubuh, terutama bibir dan ekspresi wajah saat berkomunikasi dengan anak. Tidak perlu khawatir jika anak tidak langsung memberi respon di awal stimulasi. Berilah waktu, karena ia membutuhkan proses dalam meniru ucapan Bunda maupun dalam menemukan kata-kata yang tepat saat mengobrol.


Bunda juga perlu menatap mata anak untuk menambah rasa percaya dirinya dalam berbicara. Rasa percaya diri membuat anak merasa berkesempatan untuk mengekspresikan dirinya. Terlebih penting, matikan radio atau televisi untuk menjaga konsentrasi anak ketika berbincang dengan Bunda. Pastikan Bunda selalu menyelipkan pertanyaan di dalam setiap percakapan dengan anak ya.


Bila anak salah mengungkapkan suatu kata, Bunda tidak perlu buru-buru mengkoreksi ucapannya.Sebaiknya koreksi dilakukan secara perlahan untuk mempermudahnya berbicara lebih sering dan lancar. Jangan lupa juga berikan pujian bila anak berhasil mengungkapkan sesuatu.

No comments:

Post a Comment

Search This Blog

Featured Post

Pasir Kinetik Bandung, Mainan Anak Cerdas