MENGINTIP 12 KARAKTER UMUM ANAK USIA DINI
Karakter atau watak merupakan sifat
bawaan dari kedua orang tua. Karakter ini terkadang dapat menjadikan orang tua
merasa kesulitan untuk mengerti dan memahami apa yang dikerjakan anak sehingga
orang tua lebih cenderung membiarkan atau bahkan melakukan tindakan dengan memarahi
dan sebagainya.
Dengan permasalahan yang seperti ini
kadang orang tua merasa kesal dan salah kaprah dalam menangani perilaku anak.
Untuk itu dibutuhkan pengertian serta wawasan bagi orang tua untuk dapat
memahami karakteristik anak, sehingga orang tua dapat menanggapinya secara
tepat dan tidak memberikan dampak negatif pada psikologi anak. Berikut ini ada
beberapa karakteristik umum yang dimiliki oleh anak usia dini:
1. Unik
Ya unik, setiap anak yang terlahir
sudah memiliki keunikan tersendiri. Hal inilah yang menjadikan manusia memiliki
perbedaan antara satu dengan lainnya.Karakter ini meliputi sifat bawaan,
kapabilitas, minat, dan latar belakang.
2. Egosentris
Sifat ini sudah pasti dimiliki oleh
setiap anak. Hal ini dapat dibuktikan dengan sikap anak yang cenderung memahami
dan memperhatikan suatu hal hanya dari sudut pandang kepentingan sendiri saja.
3. Aktif dan Energik
Saat anak sudah mulai berkembang,
biasanya mereka senang sekali melakukan berbagai aktifitas. Mereka seolah-olah
tidak pernah lelah, tidak pernah merasa bosan, dan tidak pernah mau berhenti
beraktifitas kecuali ketika mereka tidur.
4. Rasa ingin tahu yang kuat
Bukan anak kecil jika mereka tidak
memiliki rasa ingin tahu yang kuat. Umumnya setiap anak memiliki rasa penasaran
dan ingin mengetahui ini dan itu. Setiap saat mereka ingin mengetahui hal-hal
baru yang mereka belum ketahui.
5. Eksploratif dan berjiwa petualang
Rasa ingin tahu yang kuat biasanya
diiringi dengan menjelajahi sesuatu dan berjiwa petualang. Misalnya anak senang
berjalan kesana kemari, mencorat-coret dinding, senang membongkar mainan yang
baru dibelinya, dan sebagainya.
6. Spontan
Karakter yang selanjutnya adalah
sifat spontan yang ada pada anak. Perilaku dan sikap yang dilakukan pada anak
umumnya adalah sikap asli mereka dan tanpa ada sikap rekayasa. Hal ini dapat
anda jumpai ketika anak sering berbicara ceplas-ceplos dan merefleksikan apapun
yang ada dalam hati dan pikiran mereka.
7. Senang dan kaya dengan fantasi
Anak biasanya suka terhadap hal-hal
yang imajinatif. Misalnya cerita dongeng. Mereka tidak hanya senang
mendengarkan orang lain bercerita, tetapi mereka juga senang bercerita kepada
orang lain.
8. Mudah frustasi
Rasa ingin tahu yang berlebih dan
tidak segera dituruti akan menjadikan anak mudah frustasi. Sikap yang sering
mereka lakukan ketika merasa frustasi biasanya mereka ungkapkan dengan marah,
menangis, dan sebagainya.
9. Kurang Pertimbangan
Anak biasanya kurang mempertimbangkan
hal-hal yang mereka akan lakukan. Apakan yang dilakukan itu berbahaya bagi
dirinya ataukah tidak. Misalnya ketika mereka bermain dengan benda-benda tajam,
mereka lebih cenderung memainkannya daripada mendengarkan perkataan orang
tuanya.
10. Daya perhatian yang pendeK
Karakter yang selanjutnya adalah anak
pada umumnya memiliki daya perhatian yang pendek. Misalnya ketika mereka
memperhatikan sesuatu apalagi yang bersifat membosankan, mereka akan secepatnya
menolak/ menghindar dan segera memperhatikan hal-hal yang menarik dan
menyenangkan bagi dirinya.
11. Semangat belajar yang tinggi
Ketika anak mempunyai keinginan yang
menyenangkan dan menarik perhatiannya, biasanya mereka akan terus mencari cara
untuk memahami apa yang mereka inginkan tadi. Misalnya mereka tertarik untuk
mewarnai, maka mereka akan melakukan kegiatan mewarnai berulang-ulang sehingga
mereka merasa bisa.
12. Semakin menunjukkan minat terhadap
teman
Seiring pertumbuhan anak, mereka akan
menunjukkan minat dan bersosialisasi dengan temannya. Misalnya mereka melakukan
kerja sama atau berhubungan dengan temannya dengan cara meminjamkan mainannya
atau membagikan makanan yang mereka punya.

No comments:
Post a Comment