SENANGNYA JIKA ANAK MAMPU MEMECAHKAN MASALAHNYA SENDIRI
Saat mengambil minum sendiri, Chipi
terlihat menumpahkannya ke lantai. Tapi, belum sampai Bunda minta ia
mengelapnya, ia tampak berinisiatif mengambil kain pel dan membersihkannya.
Wah, bukan main bangganya dong Bunda
melihat si Kecil berperilaku positif seperti ini. Tapi, kenapa ada pula ya si
Kecil yang harus diberitahu dulu apa yang harus ia perbuat jika menemukan
kesalahan atau kesulitan?
Apa saja sih faktor yang mempengaruhinya?
Ternyata selain faktor nutirisi dan
cara pengasuhan, stimulasi yang tepat juga turut berpengaruh lho Bunda.
Biasanya kecerdasan dalam memecahkan masalah ini bisa Bunda latih dengan
stimulasi yang berkaitan dengan kemampuan mengolah angka dan menggunakan
logika. Caranya?
Beberapa hal yang bisa Bunda lakukan
untuk melatih kemampuan si Kecil dalam memecahkan masalah antara lain:
- Menjawab setiap pertanyaan si Kecil dengan sabar. Nah, jika pertanyaan
yang ia ajukan selalu sama, minta ia untuk mencoba apa jawaban yang benar
menurutnya.
- Ada kalanya si Kecil ingin melakukan
suatu hal sendiri tanpa bantuan dari Bunda atau orang lain. Jika ini terjadi,
Bunda bisa membiarkannya dengan tetap mengawasi dan memberi semangat agar si
Kecil juga bisa melatih sejauh mana kemampuannya.
- Saat si Kecil melakukan suatu
kesalahan, beritahukan padanya secara logis apa yang akan terjadi kemudian.
Selain itu, ajarkan pula bagaimana ia seharusnya bertindak.
- Latih si Kecil dengan memberinya
tantangan-tantangan kecil untuk membangkitkan rasa percaya dirinya.
Nah, dalam perkembangannya, si Kecil
akan memperoleh banyak kemampuan menyelesaikan masalah. Mereka juga semakin
baik dalam mencapai tujuan dengan membuat rencana dan belajar dari tindakan
mereka untuk menyelesaikan tugas harian.
Si Kecil juga akan belajar melalui
pengalaman lho. Jadi, jangan takut membantu dan mendukungnya menyelesaikan
tugas dan mengajari hal baru. Apalagi, kini ada aplikasi StimuLearn yang
dikembangkan khusus, untuk membantu Bunda menstimulasi si Kecil belajar
bereksplorasi secara interaktif.

No comments:
Post a Comment