MAINAN ANAK CERDAS

Anak FUN, Bunda Kaya Informasi

LightBlog

Breaking

Friday, February 17, 2017

HINDARI!! 8 Jenis Makanan Berbahaya Bagi Ibu Hamil Muda

Makan makanan yang bergizi dan seimbang sangat penting bagi siapapun dan kapanpun, akan tetapi akan lebih penting lagi bagi ibu hamil. Namun demikian banyak juga makanan yang tidak boleh dimakan, atau dengan kata lain pantangan ibu hamil. Di masyarakat kita mungkin sudah banyak informasi mengenai pantangan ibu hamil muda ini, namun terkadang kita hanya mendengar dari mulut ke mulut yang sering kali tidak didukung oleh bukti dan alasannya. Karena itu kita bahas makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil muda, karena memiliki potensi berbahaya baik bagi ibu maupun janinnya:

1.Daging mentah
Seafood, daging sapi, daging unggas, dan semua jenis daging yang mentah atau setengah matang harus dihindari karena risiko kontaminasi dengan bakteri coliform, toksoplasmosis, dan salmonella.

2.Ikan dengan Mercury
Ikan yang mengandung kadar merkuri yang tinggi harus dihindari. Karena Mercury dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan dan kerusakan otak janin. Ikan yang banyak mengandung mercury umumnya berukuran besar alias lama hidup di laut, Contohnya ikan hiu, ikan todak, king mackerel, dan tilefish.
Beberapa jenis ikan yang digunakan dalam sushi juga harus dihindari karena kadar merkuri yang tinggi.

3.Ikan asap
Ikan asap harus dihindari karena bisa saja terkontaminasi dengan Listeria karena tidak matang dengan sempurna. Listeria memiliki kemampuan untuk melewati plasenta dan bisa menginfeksi janin yang mengarah ke infeksi atau keracunan darah, yang mungkin mengancam nyawa. Ikan asap aman di makan jika dimasak (benar-benar matang) terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

4. Telur Mentah
Telur mentah atau setengah matang merupakan pantangan ibu hamil karena berpotensi terpapar bakteri salmonella penyebab penyakit tipes. Oleh karena itu hanya makanlah telur yang benar-benar termasak matang.

5. Keju dan susu tanpa pasteurisasi
Produk dari keju atau susu yang belum diproses atau dipasteurisasi tidak boleh dikonsumsioleh ibu hamil. Pasteurisasi itu proses pematangan keju atau susu pada suhu 60 derajat celcius kurang lebih selama 30 menit, yang digunakan untuk membunuh bakteri.
Keju dan susu yang belum di pasteurisasi mempunyai banyak kemungkinan mengandung bakteri dan kuman seperti salmonella, listeria, E coli dan masih banyak lagi. Bakteri tersebut yang dapat menyebabkan penyakit. Yogurt, susu dan keju yang sudah diolah boleh dikonsumsi oleh ibu hamil.

6.Sayuran yang tida dicuci
Sayuran memang aman untuk dimakan, bahkan dianjurkan bagi pemenuhan nutrisi ibu hamil. Namun, pastikan bahwa sayuran tersebut harus dicuci untuk menghindari potensi paparan  toksoplasma. Karena toksoplasma dapat mencemari tanah tempat sayuran ditanam. Karena hal ini, sebagian ahli menjadikan sayuran mentah sebagai pantangan bagi ibu hamil. Oleh karena itu, lebih aman lagi konsumsilah sayuran yang telah dimasak.

7.Kafein
Meskipun banyak studi menunjukkan bahwa asupan kafein dalam jumlah sedang tidak masalah bagi kehamilan, namun ada studi lain yang menunjukkan bahwa asupan kafein mungkin berhubungan dengan keguguran. Hindari kafein selama hamil muda trimester pertama untuk mengurangi kemungkinan keguguran. Sebagai aturan umum, kafein harus dibatasi kurang dari 200 mg per hari selama kehamilan. Perlu diketahui kafein memiliki sifat diuretik, yang berarti akan membuang cairan dari tubuh memalui frekuensi kencing yang meningkat. Hal ini dapat mengakibatkan hilangnya air dan kalsium. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sejumlah besar kafein yang dikonsumsi selama masa kehamilan berhubungan dengan keguguran, kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendahi. Dengan demikian hal yang paling aman adalah menghindari kafein sama sekali dan menjadikannya masuk dalam daftar pantangan ibu hamil terutama hamil muda.

8.Alkohol

Alkohol dalam jumlah berapapun tidak aman selama kehamilan, dan karena itu alkohol harus dihindari oleh ibu hamil. Alkohol dapat mengganggu perkembangan janin. Tergantung pada jumlah, waktu, dan pola penggunaan, konsumsi alkohol selama kehamilan dapat menyebabkan Fetal Alcohol Syndrome atau gangguan perkembangan lainnya. Ibu hamil harus terus menghindari alkohol sampai selama masa menyusui. 

No comments:

Post a Comment

Search This Blog

Featured Post

Pasir Kinetik Bandung, Mainan Anak Cerdas