Baby Spa untuk buah hati, apakah perlu??
Baby
spa adalah perawatan yang dirancang untuk memberikan stimulasi positif pada
bayi mulai dari usia 3 minggu sampai 3 tahun. Biasanya baby spa terbagi menjadi
dua sesi. Pada sesi pertama, bayi akan berendam di dalam kolam khusus
menggunakan pelampung. Sesi ini biasanya berlangsung selama 10-15 menit,
tergantung pada reaksi bayi saat pertama kali masuk ke dalam air. Jika sudah
terbiasa, durasinya bisa menjadi 30 menit. Pada sesi kedua, bayi akan dipijat
oleh seorang terapis. Pijat ini berlangsung selama kira-kira 15 menit.
Lalu apa manfaatnya??
Karena
popularitasnya kian meningkat, para ahli mulai melirik baby spa dan manfaatnya
bagi perkembangan mental dan fisik bayi. Menurut berbagai penelitian, perawatan
khusus bayi ini ternyata memang baik untuk si buah hati. Berikut adalah beragam
keunggulan baby spa.
1.
Mengambang di kolam akan membantu bayi melatih keseimbangan.
2.
Mendorong perkembangan motorik dan koordinasi tubuh karena di dalam air bayi
akan belajar menendang-nendang, mengayunkan tubuhnya, dan menggerakkan kedua
tangannya secara lebih bebas.
3.
Meningkatkan kekuatan otot dan tulang bayi lewat gerakan di dalam air yang
tekanannya lebih besar.
4.
Berendam di dalam kolam hangat akan membuat bayi merasa lebih rileks dan
tenang. Pijat bayi juga akan mengurangi kegelisahan dan tangisan bayi, terutama
ketika sedang tidur di malam hari.
5.
Mencegah masalah pencernaan lewat pijat bayi.
6.
Mendorong perkembangan otak lewat stimulasi sensorik. Otak akan menghasilkan
sel-sel baru setiap bayi beraktivitas di kolam baby spa. Saraf-saraf otak juga
akan membentuk banyak koneksi baru karena berbagai indra bayi mendapat
rangsangan berupa sentuhan dari pijat bayi, wangi dari minyak pijat, dan air
hangat saat berendam.
7.
Belajar bersosialisasi dengan bayi lain yang berendam bersamanya.
Yang perlu diperhatikan
saat Baby Spa
Meskipun
baby spa diyakini bermanfaat, para dokter spesialis anak tidak melihatnya
sebagai suatu kewajiban. Dilansir dari USA TODAY Network, dr. Hilary McCafferty
mengatakan bahwa meskipun berendam di kolam spa bisa memberikan efek relaksasi
dan stimulasi, manfaat ini juga bisa didapatkan saat bayi mandi di rumah. Namun
jika Bunda ingin mengenalkan buah hati pada pengalaman spa bayi, tidak ada
salahnya untuk mencoba. Lebih lanjut, dokter anak yang tergabung dalam American
Academy of Pediatrics mengingatkan orangtua untuk memerhatikan hal-hal ini
sebelum membawa bayi ke spa.
1.
Sebelum ikut baby spa, sebaiknya bayi sudah kenyang dan tidak sedang mengantuk.
Kalau lapar dan mengantuk, bayi justru tidak akan bisa menikmati sesi spa.
2.
Cari tahu dan tanyakan metode penyaringan air kolam, bahan kimia apa saja yang
ada di dalam kolam, minyak pijat yang digunakan, dan hal-hal lainnya seputar
kebersihan dan keamanan spa. Pasalnya, sistem kekebalan tubuh bayi belum
sempurna sehingga masih sangat rentan terhadap kuman, bakteri, dan zat kimia.
3.
Usahakan untuk ikut baby spa bersama bayi lain yang Bunda kenal dekat
orangtuanya. Hal ini untuk mengantisipasi masalah kesehatan sehingga Bunda bisa
menghindari risikonya karena berendam di dalam kolam yang sama dengan bayi lain.
4.
Setiap bayi memiliki proses perkembangan yang berbeda-beda. Sebaiknya Bunda
menilai sendiri dengan bijak apakah bayi sudah siap secara fisik dan mental
untuk ikut spa bayi. Bunda bisa menyiapkan buah hati untuk ikut spa dengan
mengajaknya main air atau berendam saat bayi mandi.

No comments:
Post a Comment