Bayi selalu terlihat begitu tenang saat sedang
tidur, tapi karena suatu sebab, mereka bisa menangis dengan sangat nyaring.
Seringkali mendengar
bayi menangis terus-menerus membuat Bunda merasa panik dan tertekan. Nahh..
dengan mengetahui penyebab tangisan tersebut Bunda bisa lebih mudah
menghentikan tangisan bayi tersebut.
Kenapa bayi menangis terus menerus?
Sebenarnya, bayi
menangis karena seperti itulah cara mereka berkomunikasi dalam menyampaikan
bahwa mereka merasa tidak nyaman atau membutuhkan sesuatu. Seperti lapar,
pakaian terasa gatal atau atau tidak suka ditempatkan pada posisinya saat itu.
Menurut Harvey
Karp, MD, dokter anak sekaligus pengarang buku dan pembuat film dokumentasi The Happiest Baby on the Block, bahwa
sebagian besar bayi menangis karena mereka mengalami kesulitan untuk
menyesuaikan diri dengan kehidupannya di luar rahim. Cahaya, warna, tekstur,
suara, dan juga sensasi-sensasi baru seperti rasa lapar atau keinginan untuk
buang angin terasa sangat mengganggu bagi mereka. Dr. Karp berpendapat bahwa
dengan berupaya menciptakan sensasi yang menyerupai kondisi di dalam rahim
dapat menenangkan hampir 90 persen bayi.
Cobalah cara-cara
di bawah ini jika buah hati mulai rewel.
Periksa tubuh
Mungkin dia
digigit nyamuk atau baju yang dipakai membuatnya gatal. Jika ada bentol bekas
digigit nyamuk, boleh oleskan minyak kayu putih, minyak telon, atau
bedak/lotion yang mengandung kalamin atau mentol. Jika perlu, ganti bajunya
dengan baju yang terbuat dari bahan yang menyerap keringat dan ukurannya pas.
Berikan ASI
Coba berikan ASI
karena mungkin dia sedang lapar. Sesekali, coba menyusuinya dengan melepas baju
atau hanya memakai popok. Lalu, letakkan bayi dalam posisi meringkuk (seperti
dalam rahim) dengan perutnya menempel pada perut Bunda. Kekuatan sentuhan, hembusan
napas dan detak jantung Bnda akan membuat bayi merasa aman dan nyaman.
Bedong
Bedong bayi dengan
kain yang lembut. Berada di dalam “kepompong” bisa menghangatkan tubuh bayi dan
membantunya untuk tertidur.
Menggendong
Penelitian
menyebutkan bahwa gendongan memberi efek menenangkan. Di dalam gendongan,
posisi bayi sangat rapat dengan dada Bunda sehingga dia bisa mendengar detak
jantung bunda yang sudah akrab dikenalnya selama dalam kandungan. Dalam
gendongan, dia menjadi lebih mudah melakukan kontak mata dengan Bunda. Bisikkan
kata-kata lembut menghibur agar dia cepat tenang. Usap perlahan punggungnya
karena sentuhan seperti ini akan mengurangi rasa cemas dan memberikan perasaan nyaman pada bayi.
Berbisik
Membisikkan
suara “shhh” dapat menenangkan bayi yang baru lahir karena mirip dengan
desingan yang melingkupi dirinya di dalam rahim. Bunda bisa juga menyalakan hair dryer atau kipas angin sebagai
pengganti. Selain itu, berbicaralah dengan nada tenang. Penelitian menyebutkan
bahwa nada suara Bunda adalah cara yang paling efektif untuk menenangkan bayi.
Mengayun
Mengayun atau
menggoyangkannya dengan gerakan konstan akan mengingatkannya pada hari-hari
saat masih bergoyang-goyang di dalam perut Bunda.
Sentuhan
Sentuhan bisa
menstimulasi reseptor perasaan nyaman di otak bayi. Penelitian menunjukkan
bahwa sentuhan lembut di sepanjang tubuhnya lebih efektif dibandingkan sentuhan
pendek dengan gerakan cepat. Sentuh juga pipi, punggung, kaki, atau perut bayi.
Bernyanyi
Nyanyikan lagu
bertempo lambat dengan suara lembut. Tubuh manusia merespons musik dengan cara
menyamakan denyut jantung serta indera perasa sesuai dengan tempo musik yang
didengar.
Mandi
Suara air yang
mengalir dan hangatnya air di kulit bisa menjadi solusi untuk mengatasi
tangisan bayi. Teteskan minyak lavender pada bak mandinya. Mandi dengan aroma
lavender bisa memberikan efek yang tenang dan sejuk.
Tetap Tenang
Bayi dapat
merasakan ketegangan yang kita rasakan dan cenderung bereaksi terhadap hal tersebut.
Jadi pastikan jangan sampai tangisannya membuat Bunda merasa stres atau
frustrasi.

No comments:
Post a Comment