Selamat Pagi Bunda..
Btw, Bunda pernah denger ini? “Salah Satu Warisan Terbaik yang Bisa Orang
Tua Berikan Pada Anak-anaknya adalah Waktu Mereka” itu artinya sangat penting
bagi orang tua untuk menyisihkan quality
time bersama anak demi tumbuh kembangnya.
![]() |
| Quality time bersama anak, Waktu bersama dengan buah hati |
Lalu bagaimana cara
menciptakan quality time dengan anak
di tengah kesibukan kerja? Apalagi suami istri yang harus berangkat sebelum
matahari terbit dan pulang setelah matahari terbenam, berangkat saat anak masih
tidur dan pulang saat anak-anak sudah tidur. Alasannya, ya demi menghindari kemacetan
lalu lintas atau memang sudah terjebak di kemacetan itu sendiri sehingga banyak
waktu yang dihabiskan di jalan. Nihh ada beberapa tips buat menciptakan Quality Time sama buah hati tercinta.
1. Sisihkan Waktu, Bukan Sisakan Waktu
Tidak bisa dipungkiri bahwa materi sangat penting
untuk kehidupan keluarga. Namun bukan berarti materi adalah hal terpenting yang
harus dicari mati-matian karna anak tidak hanya butuh materi untuk
pertumbuhannya tetapi anak juga butuh perhatian dari orang tua untuk perkembangannya.
Salah satu quality time yang bisa diciptakan dengan anak adalah Morning peak
hours (pagi sesaat setelah anak bangun tidur atau sebelum waktu sibuk di pagi
hari). Sangat berharga untuk anak walaupun sekedar bercerita, ngobrol, main
bareng, main bola, main sepeda ataupun berjalan kaki menyusuri komplek. Selain
itu, dengan menyediakan waktu setiap pagi sekitar 30 menit akan membangun
kelekatan emosional (emotional bonding) anak dengan kita, orang tuanya. Anak
benar-benar merasakan bahwa orang tuanya menyayangi mereka dengan tulus hati. Morning
Peak Hours juga bermanfaat bagi orang tua untuk membangun kepercayaan anak kepada
kita.
2. Batasi durasi penggunaan gadget di rumah
Masih banyak anggota keluarga yang sibuk dengan gadget
sendiri-sendiri ketika sedang berkumpul bersama semua anggota. Ayah yang sibuk Chatting
dengan kolega bisnisnya, Bunda yang sibuk belanja Online, dan anak yang sibuk
dengan games di tabletnya. Jadi Ayah.. Bunda.. Buatlah kesepakatan bersama
bahwa saat berkumpul tidak boleh menggunakan gadget sama sekali.
3. Memanfaatkan waktu liburan
Weekend atau liburan sekolah adalah saat si
kecil me-refresh kembali pikirannya dan melupakan sejenak beban-beban
akademisnya. Jadi.. bukannya lebih baik jika Ayah dan Bunda memanfaatkan
momentum ini untuk menciptakan Quality Time dengan anak tercinta, dengan piknik
misalnya?
4. Komunikasi tetap lancar
Komunikasi yang efektif adalah tiket utama menjalin
kedekatan dengan si kecil. Usahakan selalu berkomunikasi efektif dengan si kecil
di sela-sela kesibukan Ayah dan Bunda. Komunikasi yang efektif adalah
komunikasi 2 arah. Tak hanya ayah bunda yang selalu memberikan perintah. Namun
si kecil juga berhak menyampaikan apa yang menjadi keinginannya.


No comments:
Post a Comment