MAINAN ANAK CERDAS

Anak FUN, Bunda Kaya Informasi

LightBlog

Breaking

Wednesday, February 15, 2017

STIMULUS BICARA ANAK MENGGUNAKAN KOMIK DAN BONEKA, YUK INTIP!!

Kemampuan bicara anak berkembang pesat saat memasuki usia satu tahun. Celotehan perlahan berubah menjadi kata-kata yang jelas. Lalu ia berusaha merangkai kalimat. Hingga akhirnya anak bisa berkomunikasi dengan lancar. Karena itu, Bunda harus terus mengasah keterampilan bahasa anak untuk mendukungnya dalam mengekspresikan keinginan.
Bunda bisa menggunakan media buku komik untuk menstimulasi kemampuan bicara anak usia satu tahun. Paduan cerita dan gambar komik yang menarik membuat anak betah mendengarkan kisah yang Bunda bacakan. Dia juga dapat memetik pelajaran yang tersirat dari komik tersebut.
Untuk membuat anak semakin memahami isi cerita, maka Bunda harus memilih komik yang tepat. Islami Maulid Alam dalam karya tulis berjudul Perancangan Cergam Cerita Rakyat Memecah Matahari, mengutip pernyataan Kritikus Literatur anak-anak Perry Nodelman yang menyatakan bahwa buku anak yang baik adalah buku bergambar yang dikemas dalam bentuk penyampaian cerita yang khusus. Maka, buku anak hendaknya punya kriteria sebagai berikut.
-       Isinya relevan
-       Memiliki penampilan fisik yang menarik, menghibur, dan mudah diingat
-       Ilustrasi yang menarik
-       Warna dan bentuk ukuran tulisan yang tepat
-       Menimbulkan motivasi untuk membaca serta mengembangkan daya imajinasi
-       Membuat rasa ingin tahu dan mengembangkan sikap positif
Bagaimana Bunda bisa tahu anak menyimak cerita komik yang baru saja dibaca? Lakukan saja tes kecil dengan menanyakan nama dan sifat tokoh dalam kisah tersebut. Jika kemampuan bahasanya sudah berkembang, Bunda bisa memintanya menceritakan kembali. Bercerita dapat menumbuhkan daya tangkap, imajinasi, fantasi, rasa senang serta memperhalus budi pekerti.
Bunda juga bisa mengajak anak kembali menceritakan isi komik dengan boneka tangan. Menurut dokter Enny Zubaidah pada buku Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini, pertunjukkan boneka yang disertai cerita dapat mengembangkan daya imajinasi dan gagasan anak melalui bahasa. Cara ini merupakan salah satu teknik atau cara mengajari anak bicara yang bisa diterapkan kepada Anak. Selain itu, juga mengajarkan anak berkonsentrasi dan mampu berbicara kepada orang lain yang menjadi penonton.

Selain menggunakan cerita dari komik, pertunjukan boneka bisa menggunakan cerita yang Bunda dan ia ciptakan. Misalnya kisah belanja di pasar, bertamu atau sekolah. Dalam cerita itu, anak bisa menjadi aktor utama. Sehingga ia akan mulai berimajinasi dengan membayangkan dan menirukan suara boneka yang dipegang. Ia juga menjadi bebas mengemukakan masalah yang ada di pikirannya. Enny menyarankan boneka sebagai cara melatih anak bicara dan menumbuhkan imajinasi anak, karena:
1.    Pertunjukan boneka menggunakan bahasa universal. Jika anak tidak menguasai bahasa yang digunakan pada sandiwara, setidaknya ia dapat memahami dari gerakannya.
2.    Pertunjukan boneka mengajarkan kerja sama dengan orang lain. Sebab jalan ceritanya boneka satu harus berinteraksi dengan boneka lainnya.

3.    Pertunjukkan boneka mampu mengintergrasikan kurikulum dari semua mata pelajaran di sekolah atau kelompok bermain. Jika puppet ini dimainkan oleh Bunda, anak tidak hanya menguasai literasinya, namun juga dapat memperoleh banyak hal dari sajian yang sudah dikemas.

No comments:

Post a Comment

Search This Blog

Featured Post

Pasir Kinetik Bandung, Mainan Anak Cerdas