Pada umur satu tahun, anak sudah
mulai berjalan, berlari, dan melompat. Oleh karena itu, ia membutuhkan olahraga
yang dapat menstimulasi perkembangan motorik. Salah satu aktivitas yang
memerlukan keseimbangan dan koordinasi antar anggota tubuh anak adalah permainan bola anak.
Saat bermain bola bersama, Bunda dan
anak akan terlibat interaksi. Minta ia untuk menggelindingkan bola dan Bunda
menangkapnya. Aktivitas ini akan melatih konsentrasi anak. Selain itu, Bunda
juga dapat mengajaknya memasukkan bola ke dalam ring agar bisa fokus.
Kegiatan melambungkan dan menangkap bola memicu sensitivitas dan kesigapan.
Menurut Dokter Spesialis Anak Bernie
Endyarni Medise pada artikel Aktivitas Fisik pada Anak di situs Ikatan
Dokter Anak Indonesia, bermain interaktif dengan arahan tertentu baik untuk
anak. Aktivitas ini dapat menstimulasi pertumbuhan fisik sekaligus perkembangan
otak agar anak dapat berpikir strategis. Berikut ini beberapa tips agar permainan bola anak berlangsung aman,
nyaman dan tetap menyenangkan.
- Sediakanlah bola dalam berbagai
macam ukuran. Mulai dari yang seukuran bola tenis hingga bola dengan
diameter 15-20 cm.
- Gunakan bola dengan bahan yang
empuk seperti plastik atau kain dengan tekstur yang kasar agar bisa
merangsang indera perabanya.
- Pastikan area bermain aman dan
memiliki permukaan yang rata. Gunakan matras warna warni berbahan karet.
Alas tersebut digunakan untuk mencegah anak terluka saat terbentur atau
jatuh.
- Mulailah permainan dengan
gerakan menggelindingkan bola atau lempar tangkap dengan posisi duduk.
Bila anak sudah tampak lihai bisa dilakukan sambil berdiri.
- Jangan lupa berikan pujian atau
acungi jempol ketika anak berhasil melakukan gerakan yang Bunda minta.
Nah setelah semua persiapan alat dan
arena permainan lengkap, Bunda bisa mulai mengajak anak bermain bola. Kalau
Bunda masih bingung mengenai bentuk permeainan bola, mari kita simak ragam
permainan bola yang cocok buat anak berusia 1 tahun.
- Lempar tangkap bola.
Caranya, Bunda duduk bersama batita dengan posisi saling berhadapan,
kemudian lempar bola ke arahnya.
- Bermain mengejar bola.
Caranya, Bunda cukup menggelindingkan bola dan pancing anak untuk
mengejarnya. Bisa sambil merangkak, atau bahkan berjalan pelan.
- Bunda bisa mengajak anak ke
kolam renang dan mengajarinya menggenggam bola plastik yang mengambang.
Kegiatan bermain bola dalam kolam renang akan melatih syaraf motoriknya.
- Bermain di kolam bola.
Biarkan anak masuk ke dalam keranjang bola berwarna-warni, lalu berikan
kebebasan agar dia melakukan yang disukai. Warna-warni bola dapat
memancing dan melatih mata anak mengidentifikasi warna. Bunda tidak perlu
mengajak anak ke mall untuk "mandi bola". Sebab, sekarang sudah
banyak kolam bola portabel yang bisa di gelar di kamar atau di ruang tamu.

No comments:
Post a Comment