MAINAN ANAK CERDAS

Anak FUN, Bunda Kaya Informasi

LightBlog

Breaking

Thursday, March 2, 2017

Ragam Mainan Edukatif Bagi Bayi Usia 0-3 Bulan

Mainan Edukatif

Begitu banyak ragam mainan yang perlu kita berikan kepada si kecil agar ia mampu mengembangkan segala aspek kemampuan yang ada pada diri mereka. Pada bulan bulan pertama, sebelum bayi belajar untuk menangkap objek ataupun duduk, bayi akan terlebih dahulu belajar melihat dan mendengar. Pada perkembangan bulan pertama bayi dapat melihat dengan jelas pada jarak 30 cm, selanjutnya ketajaman akan diperoleh bayi pada perjalanan menjelang bulan kedua hingga mencapai 37-38 cm. Pada usia ini bayi akan tertarik pada wajah manusia begitu juga dengan daya ingat wajah seseorang yang sudah mulai terekam
hingga dapat mengenali bunda. Benda-benda dengan warna-warna cerah memiliki daya tarik untuk bayi di usia ini. Maka dari itu, sebagai orang tua, bunda hendaknya mampu memberikan stimulus permainan yang benar-benar dibutuhkan si kecil agar ia mampu mengembangkan ketajaman penglihatan dan pendengarannya saat ini.
Selain itu suara dan musik lembut sudah mulai dia kenali dan mencari sumber suara bunyi tersebut. Benda-benda yang bergerak perlahan dan menghasilkan suara lembut jauh lebih menarik bagi bayi dari pada  benda yang tetap dan diam.  Mainan anak bayi 0-3 bulan sebenarnya tidak banyak pilihan yang bisa diberikan sebab kegiatan mereka pada usia ini masih kebanyakan tidur dan menyusu. Namun demikian perlu juga diberikan beberapa sekedar untuk edukasi sesuai dengan usia dan tahapan perkembangan mereka. Mainan edukatif untuk anak 0-3 bulan adalah artinya mainan yang bisa memperkenalkan anak pada dunia di sekitarnya terutama bunyi-bunyian.
Berikut ragam mainan bayi umur 0-3 bulan yang bisa dijadikan inspirasi saat bunda membeli mainan untuk bayi:
Mainan untuk digigit (theeters)
Bayi umumnya secara naluriah akan memasukan apapun benda yang ada didekatnya atau yang sedang dipegangnya ke dalam mulut dan mengigitnya, termasuk mainan kesayangannya. Kegiatan ini dapat merangsang sensori, motorik dan indera pengecap bayi.
Mainan yang digantung
Warna warni yang dihasilkan dari mainan yang digantung menjadi daya tarik tersendiri untuk bayi. Mainan yang digantung akan menstimulasi penglihatan bayi. Perhatikan keamanan ketika mencoba menyentuhnya usahakan dalam ikatan yang kuat sehingga mainan tersebut tidak jatuh menimpa bayi.
Boneka karet dengan bahan lembut
Dengan media boneka, bunda dapat mengajak bayi untuk berbicara, pada usia ini mata bayi sudah memainkan peranan kontak mata. Kemampuan untuk mengenali orang disekitarnya sangat membantu bunda dalam mengajaknya berbicara. Ajaklah bayi untuk berbicara disela-sela aktivitasnya ketika sedang mengenakan baju atau dia sedang terjaga sehingga membuatnya mengenali suara bunda dan dapat merespon kemampuannya di bulan selanjutnya.

Gelang gemerincing (rattle)
Mainan ini salah satu favorit sepanjang masa. Permainan ini dapat menghasilkan bunyi-bunyian lembut yang disukai oleh bayi. Salah satu manfaat dari alat permainan ini adalah dapat melatih koordinasi panca indra bayi. Mulai dari pendengaran, penglihatan, peraba, penciuman, bahkan perasa yang dimiliki oleh bayi. Pada permainan ini, hal yang dapat dilakukan bunda untuk si kecil adalah dengan membiarkan si kecil untuk menyentuh dan memegang alat ini dan menggoyangkan agar tersengar suara gemerincingnya.
Benda berwarna kontras
Mainan dengan warna-warna kontras mencolok tidak hanya mampu menstimulasi penglihatan bayi. Mainan tersebut juga dapat mengembangkan kemampuan motorik karena memicu bayi untuk menendang, bergoyang, dan menggapai ketika bayi berusaha meraih obyek yang menarik perhatiannya. Pilih mainan yang mengombinasikan pola hitam-putih (seperti garis-garis dan polka dot) dengan warna-warna terang.
Berguling-guling
Letakkan mainan di samping dekat bayi. Awalnya bantu ia meraih mainan tersebut dengan menggulingkannya perlahan. Lama-kelamaan bayi akan belajar untuk berguling untuk meraih mainan tersebut. Namun selalu jaga agar bayi tidak terjatuh.
Cermin anti-pecah
Karena bayi belum bisa banyak bergerak, dia mengeksplorasi dunia sekitar melalui mata, meskipun pandangannya masih kabur. Dia juga mengembangkan pengenalan terhadap diri sendiri sehingga dia suka memandang wajahnya. Pegang cermin mainan dan buat mimik lucu, julurkan lidah sambil mengeluarkan bunyi-bunyian, atau bunda bergerak-gerak untuk menarik perhatian bayi.
Ajak berbicara
Setiap hari, ajaklah bayi bicara dan berkomunikasi sesering mungkin. Libatkan hal tersebut di setiap kegiatan yang dilakukan oleh bayi, misal saat mandi atau saat bayi berganti pakaian. Karena bayi tidak pernah terlalu muda untuk diajak bicara. Tirukan suara dan ocehan bayi agar ia menirukan kembali suara bunda. Ajak bayi untuk mendengarkan berbagai jenis suara seperti musik yang lembut, TV, orang bicara, dan lainnya.
MP3 player atau kotak musik
Musik adalah salah satu cara terbaik untuk menghibur dan menenangkan bayi. Memainkan berbagai jenis musik yang lembut dapat menyempurnakan pendengarannya. Karena pada dasarnya bayi usia 0-3 bulan sangat menyukai suara-suara yang lembut. Jangan terlalu didekatkan di telinga apalagi dengan volume yang keras. Beri stimulus suara dengan jarak aman untuk bayi.
Itulah beberapa mainan bayi yang bisa bunda jadikan inspirasi saat membeli mainan untuk buah hati yang masih berumur 0 – 3 bulan. Namun sebelum membeli mainan untuk bayi usia 0 – 3 bulan, bunda harus memperhatikan hal – hal berikut ini:
Kenapa harus cermat sebelum membeli mainan bayi 3 bulan? Karena mainan yang tepat akan membantu bayi untuk menyempurnakan keterampilannya. Jangan salah ya bun, bayi usia 0 – 3 bulan tidak hanya bisa minum asi dan tidur saja namun pada usia ini bayi dapat diajak bermain untuk merangsang berkembangnya saraf motorik halus dan juga dapat mengembangkan keterampilan baru yang akan ia kuasai.
1.      Pada usia ini bayi memang belum dapat berbuat banyak tapi alat indera mereka sangat sensitif untuk menerima rangsangan yang diberikan. Oleh karena itu pilihlah mainan yang memiliki warna mencolok dan tidak mudah luntur, selain itu aman bila bayi menggigitnya.
2.      Sejak lahir bayi dapat membedakan warna namun kesulitan untuk membedakan nada. Jadi saat memilih maian bayi 0 – 3 bulan harus dengan pola warna yang menarik perhatian bayi.
3.      Bunda harus cermat dan teliti sebelum membeli mainan bayi. Periksa mainan tersebut dengan cermat, jangan sampai ada jahitan yang longgaar atau terlepas untuk mencegah bayi tersangkut pada benang tersebut, tidak ada tepi yang tajam dan runcing dari mainan itu, dan mainan tidak mangandung cat timbal yang bisa membahayakan untuk bayi jika tertelah.
4.      Mainan dengan kualitas baik tidak akan memiliki bagian yang mudah lepas.
5.      Pilihlah mainan yang bersuara atau berbunyi agar bayi dapat mengeksplorasi mainan tersbut, namun bunyi – bunyian itu jangan melengking atau terlalu keras karena dapat merusak indera pendengar bayi.
6.      Untuk alternatif lain bunda dapat memilih mainan untuk bayi yang di gantung dan dapat bergerak karena maianan ini bisa memancing anak untuk aktif dan merangsang kemampuan bayi menangkap gerakan.
7.      Bayi usia 0 – 3 bulan sering menggigit mainannya, untuk itu pilihlah mainan yang lebih besar dari mulutnya agar terhindar dari resiko tertelan oleh bayi.

Pemilihan mainan bayi yang tepat sangat penting, selain agar tidak membahayakan bayi juga dapat tepat sasaran sesuai tujuan untuk mengembangkan dan mengasah motorik bayi.

No comments:

Post a Comment

Search This Blog

Featured Post

Pasir Kinetik Bandung, Mainan Anak Cerdas