![]() |
| Mainan Edukatif |
Begitu
banyak ragam mainan yang perlu kita berikan kepada si kecil agar ia mampu
mengembangkan segala aspek kemampuan yang ada pada diri mereka. Pada bulan
bulan pertama, sebelum bayi belajar untuk menangkap objek ataupun duduk, bayi
akan terlebih dahulu belajar melihat dan mendengar. Pada perkembangan bulan
pertama bayi dapat melihat dengan jelas pada jarak 30 cm, selanjutnya ketajaman
akan diperoleh bayi pada perjalanan menjelang bulan kedua hingga mencapai 37-38
cm. Pada usia ini bayi akan tertarik pada wajah manusia begitu juga dengan daya
ingat wajah seseorang yang sudah mulai terekam
hingga dapat mengenali bunda.
Benda-benda dengan warna-warna cerah memiliki daya tarik untuk bayi di usia
ini. Maka dari itu, sebagai orang tua, bunda hendaknya mampu memberikan
stimulus permainan yang benar-benar dibutuhkan si kecil agar ia mampu
mengembangkan ketajaman penglihatan dan pendengarannya saat ini.
Selain
itu suara dan musik lembut sudah mulai dia kenali dan mencari sumber suara
bunyi tersebut. Benda-benda yang bergerak perlahan dan menghasilkan suara
lembut jauh lebih menarik bagi bayi dari pada
benda yang tetap dan diam. Mainan
anak bayi 0-3 bulan sebenarnya tidak banyak pilihan yang bisa diberikan sebab
kegiatan mereka pada usia ini masih kebanyakan tidur dan menyusu. Namun
demikian perlu juga diberikan beberapa sekedar untuk edukasi sesuai dengan usia
dan tahapan perkembangan mereka. Mainan edukatif untuk anak 0-3 bulan adalah
artinya mainan yang bisa memperkenalkan anak pada dunia di sekitarnya terutama
bunyi-bunyian.
Berikut
ragam mainan bayi umur 0-3 bulan yang bisa dijadikan inspirasi saat bunda
membeli mainan untuk bayi:
Mainan untuk digigit
(theeters)
Bayi
umumnya secara naluriah akan memasukan apapun benda yang ada didekatnya atau
yang sedang dipegangnya ke dalam mulut dan mengigitnya, termasuk mainan
kesayangannya. Kegiatan ini dapat merangsang sensori, motorik dan indera
pengecap bayi.
Mainan yang digantung
Warna
warni yang dihasilkan dari mainan yang digantung menjadi daya tarik tersendiri
untuk bayi. Mainan yang digantung akan menstimulasi penglihatan bayi.
Perhatikan keamanan ketika mencoba menyentuhnya usahakan dalam ikatan yang kuat
sehingga mainan tersebut tidak jatuh menimpa bayi.
Boneka karet dengan
bahan lembut
Dengan
media boneka, bunda dapat mengajak bayi untuk berbicara, pada usia ini mata
bayi sudah memainkan peranan kontak mata. Kemampuan untuk mengenali orang
disekitarnya sangat membantu bunda dalam mengajaknya berbicara. Ajaklah bayi untuk
berbicara disela-sela aktivitasnya ketika sedang mengenakan baju atau dia
sedang terjaga sehingga membuatnya mengenali suara bunda dan dapat merespon
kemampuannya di bulan selanjutnya.
Gelang gemerincing
(rattle)
Mainan
ini salah satu favorit sepanjang masa. Permainan ini dapat menghasilkan
bunyi-bunyian lembut yang disukai oleh bayi. Salah satu manfaat dari alat
permainan ini adalah dapat melatih koordinasi panca indra bayi. Mulai dari
pendengaran, penglihatan, peraba, penciuman, bahkan perasa yang dimiliki oleh
bayi. Pada permainan ini, hal yang dapat dilakukan bunda untuk si kecil adalah
dengan membiarkan si kecil untuk menyentuh dan memegang alat ini dan
menggoyangkan agar tersengar suara gemerincingnya.
Benda berwarna kontras
Mainan
dengan warna-warna kontras mencolok tidak hanya mampu menstimulasi penglihatan
bayi. Mainan tersebut juga dapat mengembangkan kemampuan motorik karena memicu
bayi untuk menendang, bergoyang, dan menggapai ketika bayi berusaha meraih
obyek yang menarik perhatiannya. Pilih mainan yang mengombinasikan pola
hitam-putih (seperti garis-garis dan polka dot) dengan warna-warna terang.
Berguling-guling
Letakkan
mainan di samping dekat bayi. Awalnya bantu ia meraih mainan tersebut dengan
menggulingkannya perlahan. Lama-kelamaan bayi akan belajar untuk berguling
untuk meraih mainan tersebut. Namun selalu jaga agar bayi tidak terjatuh.
Cermin anti-pecah
Karena
bayi belum bisa banyak bergerak, dia mengeksplorasi dunia sekitar melalui mata,
meskipun pandangannya masih kabur. Dia juga mengembangkan pengenalan terhadap
diri sendiri sehingga dia suka memandang wajahnya. Pegang cermin mainan dan
buat mimik lucu, julurkan lidah sambil mengeluarkan bunyi-bunyian, atau bunda
bergerak-gerak untuk menarik perhatian bayi.
Ajak berbicara
Setiap
hari, ajaklah bayi bicara dan berkomunikasi sesering mungkin. Libatkan hal
tersebut di setiap kegiatan yang dilakukan oleh bayi, misal saat mandi atau
saat bayi berganti pakaian. Karena bayi tidak pernah terlalu muda untuk diajak
bicara. Tirukan suara dan ocehan bayi agar ia menirukan kembali suara bunda.
Ajak bayi untuk mendengarkan berbagai jenis suara seperti musik yang lembut,
TV, orang bicara, dan lainnya.
MP3 player atau kotak
musik
Musik
adalah salah satu cara terbaik untuk menghibur dan menenangkan bayi. Memainkan
berbagai jenis musik yang lembut dapat menyempurnakan pendengarannya. Karena pada
dasarnya bayi usia 0-3 bulan sangat menyukai suara-suara yang lembut. Jangan
terlalu didekatkan di telinga apalagi dengan volume yang keras. Beri stimulus
suara dengan jarak aman untuk bayi.
Itulah beberapa mainan bayi yang bisa bunda
jadikan inspirasi saat membeli mainan untuk buah hati yang masih berumur 0 – 3
bulan. Namun sebelum membeli mainan untuk bayi usia 0 – 3 bulan, bunda harus
memperhatikan hal – hal berikut ini:
Kenapa
harus cermat sebelum membeli mainan bayi 3 bulan? Karena mainan yang tepat akan
membantu bayi untuk menyempurnakan keterampilannya. Jangan salah ya bun, bayi
usia 0 – 3 bulan tidak hanya bisa minum asi dan tidur saja namun pada usia ini
bayi dapat diajak bermain untuk merangsang berkembangnya saraf motorik halus
dan juga dapat mengembangkan keterampilan baru yang akan ia kuasai.
1. Pada
usia ini bayi memang belum dapat berbuat banyak tapi alat indera mereka sangat
sensitif untuk menerima rangsangan yang diberikan. Oleh karena itu pilihlah
mainan yang memiliki warna mencolok dan tidak mudah luntur, selain itu aman
bila bayi menggigitnya.
2. Sejak
lahir bayi dapat membedakan warna namun kesulitan untuk membedakan nada. Jadi
saat memilih maian bayi 0 – 3 bulan harus dengan pola warna yang menarik
perhatian bayi.
3. Bunda
harus cermat dan teliti sebelum membeli mainan bayi. Periksa mainan tersebut
dengan cermat, jangan sampai ada jahitan yang longgaar atau terlepas untuk
mencegah bayi tersangkut pada benang tersebut, tidak ada tepi yang tajam dan
runcing dari mainan itu, dan mainan tidak mangandung cat timbal yang bisa
membahayakan untuk bayi jika tertelah.
4. Mainan
dengan kualitas baik tidak akan memiliki bagian yang mudah lepas.
5. Pilihlah
mainan yang bersuara atau berbunyi agar bayi dapat mengeksplorasi mainan
tersbut, namun bunyi – bunyian itu jangan melengking atau terlalu keras karena
dapat merusak indera pendengar bayi.
6. Untuk
alternatif lain bunda dapat memilih mainan untuk bayi yang di gantung dan dapat
bergerak karena maianan ini bisa memancing anak untuk aktif dan merangsang
kemampuan bayi menangkap gerakan.
7. Bayi
usia 0 – 3 bulan sering menggigit mainannya, untuk itu pilihlah mainan yang
lebih besar dari mulutnya agar terhindar dari resiko tertelan oleh bayi.
Pemilihan
mainan bayi yang tepat sangat penting, selain agar tidak membahayakan bayi juga
dapat tepat sasaran sesuai tujuan untuk mengembangkan dan mengasah motorik
bayi.


No comments:
Post a Comment