![]() |
| Mainan Anak 1 Tahun |
Bermain adalah kegiatan menyenangkan yang banyak
dilakukan balita. Pilihkan mainan anak 1 tahun yang sesuai dengan tahap
perkembangannya agar proses bermain dapat membantu mengembangkan segala aspek
kemampuan yang ada pada dirinya. Mainan anak 1 tahun beraneka ragam macamnya,
maka sebagai orang tua pilihlah mainan yang tepat dan dibutuhkan oleh anak.
Memilih mainan anak? Pilih yang
sesuai. Bagaimana caranya? Bermain
adalah kegiatan yang penting untuk anak. Bermain bukan hanya berguna untuk
mengisi waktu anak-anak, namun juga melatih dan membantu perkembangan fisik dan
otak anak. Kita dapat memilihkan
mainan yang sesuai dengan usia anak, karena pada setiap tahapan usia, anak
selalu mempelajari sesuatu yang baru. Mainan anak 1 tahun dapat ditemui dengan
mudah, namun pilihlah yang paling sesuai dan yang paling dibutuhkan oleh
perkembangan anak.
Untuk mampu memlih mainan yang
tepat untuk perkembangan anak, hendaknya mengetahui perilaku anak 1 tahun
secara umum agar tidak salah dalam memberikan stimulus untuk mereka. Beberapa perilaku yang umum untuk
anak berusia 1 tahun adalah :
- Sudah dapat mengerti apa yang
kita ucapkan.
- Seringkali ia meniru apa yang
dilakukan orang tuanya, misalnya berpura-pura menelepon.
- Rasa keingintahuannya sangat
tinggi, sehingga selalu berpindah-pindah dari mainan yang satu ke mainan
yang lainnya. Itu sebabnya kita sering jumpai orang tua sering kali
membelikan berbagai macam mainan anak 1 tahun.
- Sudah dapat mengantisipasi apa
yang kita lakukan, misalnya bila kita bersiap untuk memakaikan jaket, ia
dapat mengulurkan tangannya untuk dipakaikan jaket.
- Ia akan bersuara atau
menggumamkan kata-kata dalam bahasa yang ia tahu.
- Ia mulai mengkekspresikan
perasaan seperti memeluk, mencium, menepuk, dan tersenyum
Berdasarkan sedikit penjelasan tentang perilaku umum
anak diatas, akan dibahas tentang bagaimana memilih mainan yang sesuai dan
mainan yang dibutuhkan oleh perkembangan anak. Sesuai dengan perkembangan tersebut, mainan anak 1 tahun yang sesuai
antara lain :
1.
Mobil-mobilan, kereta, atau sejenisnya yang dapat dinaiki
dan digerakan dengan kaki (bukan dengan mesin)
Mainan jenis ini dapat membantu
perkembangan fisik anak karena menggunakan kaki untuk menggerakan mainan
tersebut. Dipandu oleh orang tua, ia akan belajar kata-kata baru misalnya
“stop”, “jalan”, “berbelok”, “kiri”, dan “kanan”. Mainan anak 1 tahun ini dapat
memuaskan rasa keingintahuan anak karena ia dapat berpetualang dengan mudahnya
berkeliling rumah menggunakan mainan tersebut.
2.
Rumah-rumahan yang
dapat dimasuki dalamnya
Mainan
ini dapat membantu perkembangan fisik karena anak akan merangkak dan berjalan,
sambil merangsang rasa keingintahuannya. Serta dapat membantu perkembangan
sosial emosional dan bahasanya jika permainan ini dilakukan dengan
teman-temannya.
3.
Walker (mainan
untuk membantu berjalan) dengan tombol musik atau suara
-
Walker yang bermusik dapat membantu anak fasih
berjalan. Mainan anak 1 tahun ini biasanya dilengkapi dengan tombol aneka warna
yang dapat mengeluarkan suara atau musik bila ditekan. Anak akan terlatih
mengingat tombol mana yang ditekan untuk mendapatkan bunyi yang ia suka.
-
Tetapi hati-hati, jangan memilih walker
yang beroda, karena walker jenis ini dapat terbalik bila menabrak dinding. Di
beberapa negara, walker yang beroda sudah
dilarang. Pilihlah walker yang tidak beroda, sehingga anak bisa belajar
berjalan hanya dengan tempat duduk yang dapat bergeser saja.
4. Mainan
bertema binatang
Mainan
ini biasanya dimainkan sambil duduk dan tidak terlalu melatih gerak motorik
kaki. Namun anak dapat dilatih untuk mengingat berbagai jenis binatang melalui
mainan ini.
5. Mainan
yang membantu anak mengenal warna, huruf, dan bentuk
Mainan
ini melatih anak menggunakan memorinya untuk mengingat berbagai hal. Mainan ini
dapat dikombinasikan dengan mainan rumah-rumahan supaya melatih fisik maupun
memori dan logikanya.
Peranan orang tua
dalam menemani anak bermain sangat penting, karena bermain adalah proses
belajar bagi anak-anak. Bermain bersama juga melatih proses interaksi anak
dengan orang tua serta interaksi anak dengan lingkungan atau barang-barang yang
berada di sekitarnya.


No comments:
Post a Comment