![]() |
| 10 MACAM BENTUK PERMAINAN KREATIF UNTUK ANAK BALITA |
10 MACAM BENTUK PERMAINAN KREATIF UNTUK
ANAK BALITA
Dunia balita adalah masa di mana
anak-anak yang berusia 2-5 tahun bermain sambil belajar. Dengan bertambahnya
usia anak maka bertambah pula rasa keingintahuannya. Oleh karenanya anak-anak
belajar mengenal dunia sekitarnya melalui bermain. Sebagai orang tua tentu
kita perlu memberikan permainan yang bukan hanya membuat anak menjadi tidak
mudah bosan dan terhibur tetapi juga permainan yang dapat membuat anak selalu
aktif sehingga tubuhnya sehat sekaligus permainan mendidik yang membuat anak
cerdas. Ada berbagai macam jenis permainan kreatif yang orang tua bisa
lakukan bersama anak-anak di dalam rumah maupun di luar rumah. Bermain bersama
anak memberikan dampak positif dalam
perkembangan jiwa anak dan melatih
kecerdasan emosionalnya karena dapat mempererat ikatan kasih sayang antara
orang tua dan anak.
Ada beberapa hal yang sebaiknya orang
tua perlu perhatikan dalam bermain dengan anak:
- Jenis permainan bagi balita sebaiknya
disesuaikan dengan usia dan kemampuannya.
- Pilih permainan-permainan yang aman
dilakukan anak, jauh dari bahaya tenggelam dalam air, bahaya luka karena alat
main yang tajam, dan pastikan alat bermain tidak mengandung bahan beracun.
- Sebaiknya ukuran alat bermain dicari
yang sesuai dengan usia anak, misalnya untuk anak usia 2 tahun pilih benda yang
tidak terlalu kecil yang dapat membuatnya mudah masukkan ke mulut dan
membuatnya tersedak.
- Perhatikan pula aspek kebersihan dari
alat-alat permainan maupun tempat yang digunakan untuk permainan.
- Permainan yang baik bagi anak adalah
jenis permainan yang dapat membuat balita tumbuh aktif dan sehat, merangsang
kemampuan otaknya, merangsang kemampuan emosional dan sosialnya. - Usahakan
cari peraturan permainan yang mudah diingat dan dimainkan oleh anak.
- Anak-anak usia dibawah 5 tahun
biasanya tidak suka permainan yang memakan waktu lama dan rumit untuk
dimainkan. Orang tua sebenarnya tidak perlu bersusah payah merogoh kocek
membelikan mainan-mainan yang mahal bagi balita untuk membuat acara bermain
bersama anak menyenangkan.
Beberapa benda yang dipergunakan
sehari-hari di rumah atau makanan yang anak-anak makan sehari-hari sebenarnya
bisa dipergunakan dalam bermain. Permainan-permainan ini bisa dilakukan di
dalam maupun di luar rumah dan dapat dimainkan oleh anak laki-laki maupun
perempuan.
Permainan bisa dilakukan secara
perorangan atau kelompok dalam acara ulang tahun anak bersama teman-temannya,
perlombaan pada hari perayaan kemerdekaan setiap tanggal 17 Agustus atau
kegiatan bermain di Pendidikan Anak usia Dini (PAUD) atau Taman bermain
Kanak-kanak (TK).
Macam-macam bentuk permainan kreatif
untuk balita yang dapat membuat anak gembira, merangsang kemampuan motorik
halus, motorik kasar, kemampuan emosional, kemampuan bersosialisasi, berbicara
dan daya berpikir :
1. Sambung kata
Cara bermainnya mudah karena tidak
membutuhkan alat bantu apapun. Ayah dan bunda bisa meminta anak pertama memulai
permainan dengan mengatakan "saya", lalu anak kedua menambahkan satu
kata menjadi "saya suka", lalu selanjutnya kata disambung oleh anak
selanjutnya menjadi "saya suka bermain", dan begitu selanjutnya
sehingga dari satu kata menjadi satu cerita yang panjang. Permainan
berakhir ketika ada anak yang lupa dengan susunan kata-kata di cerita. Permainan
ini baik untuk memperlancar kemampuan berbicara anak dan bermanfaat bagi
pertumbuhan otak anak karena merangsang daya ingat anak.
2. Tebak benda dalam kantong
Permainan ini membutuhkan beberapa hal
seperti kantong yang tidak tembus pandang dan benda-benda atau makanan yang ada
di rumah yang biasa dipergunakan sehari-hari. Misalnya mainan anak seperti
mobil-mobilan, sisir, buah jeruk, penggaris, pensil, buku, sendok makan dan
lain sebagainya. Cara bermainnya sangat mudah yakni masukkan semua jenis benda
atau makanan yang Ayah dan bunda pilih. Minta anak untuk menutup matanya (bisa
juga menggunakan penutup mata) lalu memasukkan tangannya ke dalam tas/kantong
dan menebak benda yang diambilnya. Anak diperbolehkan untuk memegang, meraba,
dan mencium benda atau makanan tersebut untuk sesaat sebelum menebaknya. Bila
tebakannya benar maka anak bisa memiliki benda atau makanan tersebut. Permainan
ini dapat merangsang motorik halus anak melalui kegiatan meraba benda dan
melatih indera penciumannya.
3. Lempar tangkap tendang bola
Gunakan bola pantai yang berukuran
kecil atau sesuai dengan usia anak. Cara bermainnya sangat sederhana yakni
lempar bola ke anak dan minta ia untuk menangkap bola tersebut dan melempar
bola tersebut kembali ke Ayah dan bunda atau ke anak lain. Ayah dan bunda juga
bisa menendang bola ke anak dengan lembut dan minta ia untuk membalas tendangan
bola. Kegiatan melempar, menangkap, dan menendang bola pantai ini selain
menyehatkan tubuh balita karena membuatnya aktif juga melatih daya konsentrasi
dan penglihatannya.
4. Ingat bermacam jenis benda
Permainan ini membutuhkan beberapa hal
seperti benda-benda atau jenis-jenis makanan yang ada di rumah yang biasa
dipergunakan sehari-hari. Misalnya saja sendok, garpu, cangkir, buah pisang,
wortel, buku, boneka dan lain sebagainya. Permainan dimulai oleh Ayah dan
bunda yang meletakkan berbagai macam jenis benda atau makanan di atas lantai.
Persilahkan anak-anak untuk melihat dan menyentuh benda-benda tersebut. Minta
anak-anak untuk mulai mengingat semua jenis benda yang ada dihadapannya.
Setelah beberapa menit minta anak untuk bersiap-siap dan tutup benda-benda
tersebut dengan sebuah kain taplak yang besar. Berikan satu lembar kertas
dan pensil kepada setiap anak atau kelompok. Selanjutnya berikan waktu kepada
anak-anak untuk menuliskan atau menggambarkan benda-benda apa saja yang baru
dilihatnya. Permainan ini melatih daya konsentrasi dan indera penglihatan
anak. Bila permainan dilakukan dengan cara berkelompok maka dapat melatih
ketrampilan anak untuk mampu bermain dan bekerjasama dalam tim dengan anak-anak
lainnya. Pemenang permainan adalah anak atau kelompok yang mampu mengingat
benda-benda paling banyak.
5. Patung musik
Permainan ini hanya membutuhkan musik
dari radio, telepon genggam, atau TV sebagai alat bermain. Jangan lupa untuk
menyampaikan peraturan dengan jelas kepada anak-anak sebelum peraturan dimulai.
Permainan dimulai dengan memutar musik anak-anak dan minta anak-anak untuk
berjoget dengan goyangan yang lucu. Hentikan musik mendadak dan minta anak-anak
untuk berhenti bergoyang saat itu juga dan sanggup menjaga posisi gaya kaku
seperti patung sampai musik kembali diputar. Anak-anak kembali berjoget ketika
musik diputar lagi, begitu seterusnya sampai didapat satu pemenang.
6. Susun gelang besar, gelas plastik
atau kardus kotak berwarna menyolok
Permainan menyusun gelang bertumpuk
dari ukuran yang kecil sampai besar dapat melatih daya berpikir balita. Pilih
gelang mainan dengan warna-warna cerah. Sambil bermain dengan si kecil, orang
tua juga dapat mengenalkan nama-nama warna kepada anak. Bila Ayah dan
bunda tidak memiliki gelang bermain plastik untuk anak di rumah, Ayah dan bunda
bisa memberikan beberapa gelas plastik berwarna menyolok untuk anak lalu minta
anak untuk menyusunnya. Ayah dan bunda juga bisa menggunakan beberapa kardus
kotak kosong yang anak bisa mainkan dengan cara menumpuknya ke atas atau
memasukkan kotak kardus kecil ke kardus kotak besar dan memasukkannya ke kardus
kotak yang lebih besar dan seterusnya.
7. Susun balok kayu dan lego
Permainan menyusun balok-balok kayu dan
lego menjadi sebuah bangunan , jembatan, rumah dan lain sebagainya dapat
merangsang motorik halus anak, melatih konsentrasi sekaligus melatih anak untuk
memecahkan masalah. Pilih balok-balok kayu dengan warna-warna menyolok.
Temani balita dalam bermain dan bantu ia menyusun legonya menjadi satu benda.
Sambil bermain dengan si kecil, orang tua juga dapat mengenalkan nama-nama
warna kepada anak dan meminta anak untuk mengelompokkan satu warna tertentu.
8. Menggambar, mewarnai, melipat,
mengelem kertas
Alat yang dibutuhkan hanyalah buku
mewarnai dan pensil-pensil warna. Bila Ayah dan bunda memilih memberikan crayon
ke anak, pilih crayon yang tidak mengandung racun dan pastikan balita tidak
memasukkan crayon ke dalam mulutnya. Minta anak untuk menggambar benda apa
saja yang disukainya. Untuk kegiatan mewarnai, minta anak untuk mewarnai gambar
dengan hati-hati agar tidak keluar garis gambarnya. Selalu dampingi dan bantu
anak ketika mengelem dan melipat kertas menjadi berbagai macam bentuk yang
menarik. Ayah dan bunda juga bisa meminta anak untuk menggambar dengan
mengikuti bentuk benda yang Ayah dan bunda berikan. Misalnya mulut gelas
plastiknya untuk mendapat bentuk lingkaran dan menggunakan balok kayu mainannya
untuk mendapat bentuk bujur sangkar. Menggambar, mewarnai, melipat, mengelem
kertas dapat merangsang motorik halus anak dan melatih daya konsentrasinya. Ayah
dan bunda bisa memajang hasil karya Anak dikamar tidur anak agar ia merasa
senang dan bangga.
9. Mengenakan pakaian dan sepatu
Permainan ini dapat melatih kecekatan
balita dalam mengenakan pakaian dan sepatunya sendiri sehingga melatih mereka
menjadi anak-anak yang mandiri. Pemenang lomba adalah anak yang paling cepat
selesai dan dengan baik bisa mengenakan pakaian dan sepatunya sendiri.
10. Kursi musik
Untuk melakukan permainan ini
dibutuhkan beberapa kursi dan musik yang diputar. Kurangi satu kursi dari
jumlah anak yang akan bermain, jadi misalnya ada 10 anak sediakan hanya 9
kursi. Persilahkan anak untuk berlari-lari kecil di sekitar kursi ketika musik
diputar dan ketika musik dihentikan secara mendadak anak-anak akan berusaha
mencari kursi dan mendudukinya. Balita yang tidak mendapat kursi bisa keluar
dari permainan dan permainan dilanjutkan kembali sampai didapat satu pemenang.
Permainan ini bermanfaat untuk melatih ketrampilan motorik kasar anak.


No comments:
Post a Comment