![]() |
| 6 PERMAINAN UNTUK RANGSANG DAYA INGAT SI KECIL |
6 PERMAINAN UNTUK RANGSANG DAYA INGAT SI KECIL
Di usia 3 tahun, kemampuan
sosial dan emosional si Kecil sudah berkembang. Dia sudah mulai bisa bermain
dalam kelompok dan bereksplorasi dengan lingkungan sekitarnya serta mengambil
bagian dalam sebuah permainan. Anak akan menunjukkan kasih sayang dan
kepedulian kepada teman saat mereka bermain dan bersosialisasi. Kemampuan
bahasa dan komunikasi si Kecil pun lebih baik dengan berbicara lebih dari tiga
kalimat. Dia mampu menyebutkan nama beberapa benda yang familiar serta mengerti
arti di dalam, atas dan bawah. Anak juga sudah bisa mengikuti instruksi 2-3
langkah yang diberikan oleh ayah dan bunda. Selain itu, anak usia 3 tahun juga
mengalami peningkatan kemampuan kognitif. Dia dapat bermain dengan mainan
tombol,
blok 6 susun, boneka serta benda bergerak. Ia juga bisa bermain sambil
berinteraksi dengan binatang dan orang lain.
Nah, untuk meningkatkan tumbuh
kembang balita sesuai milestone, orangtua harus memberikan
stimulasi positif. Caranya dengan melakukan aktivitas bersama yang
menyenangkan. Kegiatan dapat dilakukan melalui serangkaian proses bermain,
sehingga si Kecil secara tidak langsung belajar sambil bersenang-senang.
Beberapa jenis mainan yang dapat merangsang daya ingat, yaitu :
Puzzle dan bongkar pasang
Permainan puzzle dan bongkar
pasang dapat digunakan untuk merangsang daya ingat. Permainan ini mengasah
kemampuan koordinasi mata dan tangan. Saat si Kecil menyusun kepingan puzzle,
maka akan meningkatkan kecerdasan kognitifnya. Secara tidak langsung, melalui
permainan ini, anak diharuskan untuk mengingat pasangan dari rangkaian puzzle
agar menjadi sempurna.
Permainan aneka bentuk
dan warna
Permainan aneka bentuk dan warna
seperti bintang, segitiga, lingkaran, persegi, bulan sabit atau aneka bentuk lainnya
dapat digunakan untuk melatih daya ingat anak. Ketika bermain dengan alat-alat
tersebut, si Kecil akan mencoba melihat, mengamati kemudian mengingat nama dari
bentuk dan warna tersebut.
Bermain Musik
Pada dasarnya, permainan alat musik berguna untuk melatih koordinasi antara mata, tangan dan pendengaran. Saat si Kecil memainkan lagu dengan keyboard, maka dia akan mencoba mengingat rangkaian nada dan tuts yang harus ditekan. Begitu pula ketika ia bermain drum. Anak harus memperhatikan suara yang ditimbulkan dari drum yang ditabuh sehingga enak didengar. Aktivitas ini dimaksudkan untuk melatih dan mengembangkan kecerdasan kognitif balita.
Pada dasarnya, permainan alat musik berguna untuk melatih koordinasi antara mata, tangan dan pendengaran. Saat si Kecil memainkan lagu dengan keyboard, maka dia akan mencoba mengingat rangkaian nada dan tuts yang harus ditekan. Begitu pula ketika ia bermain drum. Anak harus memperhatikan suara yang ditimbulkan dari drum yang ditabuh sehingga enak didengar. Aktivitas ini dimaksudkan untuk melatih dan mengembangkan kecerdasan kognitif balita.
Mewarnai
Mewarnai merupakan salah satu
aktivitas yang menyenangkan buat anak. Kemampuan otak si Kecil terasah saat dia
diminta untuk menyeimbangkan komposisi warna. Kegiatan ini sekaligus melatih
motorik halus si Kecil sebab ia akan belajar memegang pensil warna atau crayon
dengan benar. Secara tidak langsung pun dengan mewarnai, anak diajarkan untuk melatih
emosinya dan menuangkannya melalui ekspresi yang dikeluarkan melalui warna yang
dihasilkan.
Menebalkan angka, huruf,
ataupun gambar
Saat memegang pensil atau pena
untuk menebalkan angka, huruf atau gambar, maka kemampuan motorik kasar atau
motorik halus anak lebih terasah. Selain itu, aktivitas ini juga dapat
digunakan untuk melatih kemampuan kognitif dan keterampilan si Kecil. Menebali
garis untuk dirangkai menjadi suatu gambar, angka maupun huruf merupakan
tahaoan awal anak dalam menulis atau mencoret sesuatu.
Edugames
Permainan ini memang
dilakukan menggunakan fasilitas elektronik seperti komputer atau laptop. Banyak
sekali permainan edugames yang disertai dengan lagu, gambar
dan pewarnaan yang menarik bagi perkembangan otak balita. Namun tidak sedikit
edu games ini juga bisa dibuat sendiri oleh ayah dan bunda. Selain menunjukkan
kekreatifan orang tua, bisa juga mengasah ketrampilan anak dengan membuat edu
games bersama dengan si kecil.


No comments:
Post a Comment