![]() |
| MENGASAH KREATIFITAS ANAK MELALUI MAINAN PASIR KINETIK |
MENGASAH KREATIFITAS ANAK MELALUI
MAINAN PASIR KINETIK
Bermain merupakan
hal yang disukai dan digemari oleh anak. Tetapi jangan salah sangka terlebih
dahulu ya ayah bunda, bermain terus bukan berarti anak tidak belajar. Dengan
bermain meeka secara tidak langsung dapat menstimulus perkembangan diri mereka
sendiri. Maka dari itu berilah mainan yang mampu mengedukasi anak ayah dan
bunda. Jika bermain saja sudah mampu membuat mereka belajar, mengapa harus
memaksa anak untuk belajar seperti orang dewasa pada umumnya.
Ayah dan bunda
hindari memaksa anak untuk menuruti apa yang kita inginkan. Jika mereka tidak
berkenan, lebih baik berilah pengertian dengan mengajak anak untuk berfikir
sebab dan akibatnya. Dengan cara ini anak akan mampu memahami apa yang ayah dan
bunda inginkan. Dan jika anak menginginkan sesuatu, hindari untuk selalu
menuruti dan selalu melarang. Karena bisa jadi apa yang ingin anak lakukan
adalah proses belajar yang seharusnya dilakukan oleh anak seusia mereka.
Banyak diantara
orang tua seperti kita yang selalu melarang anak untuk bermain pasir, dengan
alas an bermain pasir dapat menyebabkan tangan kotor, baju kotor. Ayah bunda,
ingat slogan iklan sabun cuci baju yang ada di televisi yang bunyinya “Berani
Kotor Itu Baik”. Makna dari slogan itu bukanlah mengajarkan anak untuk hidup
kotor tetapi lebih agar anak berani untuk mengeksplor apa yang ada
disekitarnya.
Banyak diantara
mainan dan cara bermain anak yang dapat menunjang aspek perkembangan mereka.
Tugas kita sebagai orang tua lah yang harus memahami kerakter perkembangan
mereka agar kita memberikan permainan yang sesuai dengan stimulus yang mereka
butuhkan. Karena dengan stimulus yang sesuai, perkembangan akan meningkat dan
bertambah lebih baik lagi. Kegunaan dari stimulus yang tepat sendiri agar anak
mampu memahami karakter mereka sendiri sesuai dengan apa yang mereka inginkan
dan butuhkan.
Alat bermain yang
disuguhkan bagi anak begitu banyak macamnya. Berilah yang sesuai dengan apa
yang si kecil butuhkan. Yang sekarang sedang hits adalah permainan pasir
kinetik/ kinetic sand. Pasir bisa menjadi media bermain anak-anak yang
menyenangkan. Dengan alat cetak plastik, pasir dapat dibentuk menjadi bunga,
istana, dan hewan. Pasir kinetik menjadi alat permainan yang sedang digemari.
Pasir yang dilengkapi alat cetak itu memiliki sejumlah varian warna dan tidak
lengket. Gerakan otot dan cara berpikir anak juga terasah lewat permainan pasir
ini. Permainan tersebut sangat cocok bagi anak yang berusia 3–7 tahun.
Menurut dokter spesialis anak RS Katolik St Vincentius
A Paulo (RKZ) dr Irma Lestari P. SpA Mbiomed, bermain bagi anak sama seperti
bekerja bagi orang dewasa. Setiap permainan harus disesuaikan dengan tumbuh
kembang anak. ”Bermain juga untuk belajar,” jelasnya. Anak bisa bermain sejak
tahun pertama pertumbuhannya. Cara dan mainannya tentu disesuaikan. Misalnya,
pada tahun pertama, si kecil lebih suka mendengar dan melihat. Jika punya
kesempatan bermain sejak dini, anak akan lebih ekspresif. Pasir kinetik aman
bagi anak yang berusia lebih dari empat tahun. Mainan itu dapat mengasah
kreativitas si kecil. Mereka bisa mempelajari bentuk sekaligus mengenal warna.
Begitu banyak manfaat yang didapat dari bermain pasir
kinetik ini. Mulai dari anak dapat mengembangkan aspek kognitif bahkan hingga
aspek kreatifnya juga ikut berkembang. Maka dari itu, orang tua hendaknya
mengenali terlebih dahulu mainan apa yang hendak mereka berikan kepada si
kecil. Dan Pasir Kinetik/ Kinetik Sand mampu menjadi salah satu solusinya agar
anak mengembangkan daya pikir dan imajinasinya.


No comments:
Post a Comment