![]() |
| MENGEMBANGKAN PANCA INDERA MELALUI PERMAINAN |
MENGEMBANGKAN PANCA
INDRA MELALUI PERMAINAN
Aktivitas sehari-hari adalah waktu
bermain bagi bayi. Mengganti popok dan menyusui menjadi kesempatan untuk
mengembangkan indera peraba, penciuman, pendengaran, penglihatan, dan pengecap
bayi. Bunda bahkan bisa membantunya menggunakan panca indera tersebut untuk
meningkatkan perkembangan fisik dan mental si kecil. Anda bisa sesegera mungkin memberikan stimulasi pada
panca indera bayi. Bahkan sebelum bayi lahir, ia menyimak suara Anda dan suara
lainnya, merasakan gerakan Anda dan bahkan merasakan makanan yang Anda makan.
Ketika lahir ia sudah mengenali suara dan bau Anda, dan tertarik pada keduanya.
Bayi senang mendengar Anda bicara dan dekat dengannya.
Bayi juga terlahir pandai
bercakap-cakap, meski ia belum bisa bicara. Ia tertarik pada wajah dan sering
meniru ekspresi muka sebagai sarana komunikasi dengan Anda. Coba julurkan lidah
atau buka dan tutup mulut Anda, ia akan meniru melakukannya. Meski ia
sepertinya tidak memberi respon, Anda bisa pastikan ia menikmati perhatian ini. Memenuhi kebutuhan dasar bayi memang sangat menyita
waktu, tapi Anda bisa dengan mudah menstimulasi panca inderanya melalui
kegiatan setiap hari, bahkan ketika menyusui, mengganti popok, atau
menidurkannya.
1. Beri bayi
setidaknya 3 sesi pendek untuk tengkurap setiap hari. Seiring waktu, Anda bisa
perlahan meningkatkan durasi sesi hingga bayi menghabiskan sekitar satu jam
tengkurap dalam satu hari. Saat ia lebih aktif, pastikan ada tempat yang aman
untuk ia berlatih berguling, merangkak, dan memanjat penghalang seperti bantal
kecil.
2.
Saat bayi berbaring di atas matras,
coba beri benda menarik untuk dilihat dan disentuh. Tempatkan ia di area
berbeda di sekitar rumah untuk memberinya pemandangan berbeda.
3.
Saat menggantikan popok, jelaskan
apa yang sedang Anda lakukan. Beri lap basah dan popok kering untuk ia rasakan
dan beritahu tentang tekstur yang berbeda.
4.
Terus mengobrol dengan bayi tentang
apa yang Anda lakukan, baik saat menaiki anak tangga atau menyiapkan makan
malam. Jika bayi terlihat tertarik pada sesuatu, bicarakan tentang objek yang
menarik perhatiannya. Ia akan lebih banyak belajar dari Anda jika ia merasa
senang.
5.
Ketika bayi sedang menyusu, dengan
lembut tepuk punggungnya untuk menciptakan kontak mata dan memperkuat ikatan
emosi. Saat mulai makan makanan padat, jelaskan rasa dan tekstur makanan
berbada, motivasi ia untuk mengeksplorasi dengan tangan serta mulut.
6.
Ubah waktu mandi menjadi kesempatan
untuk belajar tentang tenggelam dan mengambang, hangat dan dingin, basah dan
kering. Tunjukkan bagaimana air mengalir di objek berbeda, dan beri kesempatan
untuknya bereksplorasi dengan gelas, spon, atau botol.
7. Motivasi
bayi untuk mengeksplorasi mainan dengan cara berbeda seperti menggoyang,
menumpuk, atau memukul-mukul. Bangun rasa percaya dirinya dengan memberi pujian
ketika ia berhasil mencapai sesuatu atau memahami bagaimana cara mainan baru
digunakan.
Perhatian bayi lebih pendek dibanding anak yang lebih besar dan orang dewasa. Bayi bisa dengan cepat merasa bosan karena stimulasi yang berlebihan. Tanda bayi merasa lelah atau bosan antara lain:
1. Menggosok-gosok
mata.
2.
Menangis atau rewel.
3.
Melihat menjauh.
4.
Menekuk punggung.
5. Menutup mata
atau tertidur.
Bila bayi terlihat sudah cukup
bermain, beri jeda istirahat dengan membereskan mainan dan hanya menggendong
atau bersenandung lirih untuknya. Jika ia terlihat tenang, melakukan kontak mata,
menggerakkan tangan dan kaki dan mengeluarkan suara, berarti ia siap untuk
bermain. Seiring waktu Anda akan belajar membaca petunjuk dari bayi, tapi
jangan cemas jika Anda tidak bisa langsung melakukannya karena Anda berdua baru
saling mengenal. Banyak hal yang bisa
membuat bayi bergembira dan Anda bisa mencoba cara berinteraksi yang berbeda
dengan bermain bersama anak.
Bermain Aktif Bersama Bayi
Sejak usia dini, bayi menyukai kontak
fisik dan gerakan. Menggunakan tangan dan kaki membuatnya bereksplorasi
menggunakan panca indera. Bayi belajar dari interaksi fisik dengan Anda,
melihat dan meniru ekspresi wajah Anda, dan bereaksi pada sentuhan dan
kelitikan. Bayi yang lebih besar
suka permainan yang lebih berenergi, seperi melompat di pangkuan, duduk di bahu
Anda, atau terbang di udara. Ketika mereka lebih banyak bergerak dan mulai
berguling, merangkak, memanjat, dan menggapai, tiap aktivitas ini akan
memotivasi perkembangan kekuatan dan kecerdasan bayi. Permainan fisik juga
meningkatkan kemampuan motorik, menjaga anak tetap bugar dan aktif.
Musik Dan Irama
Irama dan lagu menjadi sumber belajar
dan keceriaan yang bisa memotivasi perkembangan bayi. Irama musik membantu bayi
mengenal suara. Biasanya bayi yang lebih besar menyukai lagu aksi dan irama
dengan hentakan lebih kuat.
Permainan Dengan Metode Discovery
Bayi kecil tertarik dengan bentuk dan
warna kontras dan akan menggunakan mulut untuk menginvestigasi benda berbeda
dalam genggaman. Permainan discovery memudahkan bayi mengeksplorasi benda
berbeda tapi keamanan adalah kunci untuk membantu perkembangan mereka. Kotak
berisi sendok kayu, pot dengan ukuran berbeda, dan material bertekstur bisa
menjadi alat discovery yang menyenangkan bagi bayi Anda.
Buku Dan Bercerita
Melihat buku dan bercerita sederhana
bersama bayi menjadi aktivitas yang positif dan Anda bisa mulai membacakan
untuk bayi sedini mungkin. Ini juga bisa menjadi tanda untuk waktu tenang dan
waktu beristirahat, misalnya sebelum tidur di malam hari atau tidur siang.
Nikmati kesempatan ini untuk lebih dekat dengan buah hati Anda.
Permainan Sensori
Bayi memiliki ketertarikan pada dunia
luar. Bayi yang masih kecil suka berbaring di luar ruangan di bawah pohon, merasakan
angin meniup wajah, dan melihat batang pohon bergoyang. Beberapa bayi yang
lebih besar suka duduk di atas rumput dan merasakan tekstur yang berbeda. Mengeksplorasi material alami seperti kayu, pasir,
air, dan batu menjadi bagian dari pengalaman pertumbuhan bayi. Permainan
seperti ini bisa menstimulasi indera peraba. Di sini mereka mulai merasakan
sensasi berbeda dari berbagai benda basah, lengket, berlumpur, dan mendengar
bagaimana benda memiliki suara berbeda, misalnya deruan suara air atau suara batu
jatuh.
Menggunakan Bahasa Berbeda
Banyak keluarga menggunakan lebih
dari satu bahasa. Konsistensi menjadi hal penting jadi buat kesepakatan dengan
pasangan dan anggota keluarga lain yang akan menggunakan bahasa tersebut untuk
membantu anak memahaminya. Paling baik Anda menggunakan bahasa yang dinilai
paling nyaman dan lancar di hari-hari pertama usia bayi. Dengan cara ini, anak
akan belajar kosa-kata yang luas dan menggunakan bahasa dengan mudah.
Nantinya akan lebih mudah untuknya
mempelajari bahasa lain karena ia telah memiliki pengalaman dini. Anak dengan
dua bahasa secara umum mendapat manfaat dari pengetahuan dua atau lebih bahasa
dan belajar bahasa yang lain dengan lebih mudah.
Menghabiskan Waktu Bersama Bayi
Tidak gampang menemukan waktu atau energi untuk bermain bersama bayi. Anda
mungkin perlu menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan keluarga, juga memiliki
tugas rumah tangga yang harus dikerjakan. Tapi ingat ya Bun, salah satu cara
paling penting buat bayi untuk belajar adalah dengan melihat dan mendengar
orang yang ia cintai. Orangtua kadang
khawatir kalau mereka harus bermain atau berkomunikasi dengan bayi dengan cara
tertentu untuk mendorong perkembangannya. Tapi jika Anda fokus menikmati waktu
bersama bayi, dan melakukan hal yang Anda berdua sukai, perkembangannya akan
mengalami kemajuan yang normal tanpa ada masalah.


No comments:
Post a Comment