![]() |
| TIPS MEMBANTU BELAJAR ANAK DIRUMAH |
TIPS MEMBANTU BELAJAR ANAK DIRUMAH
Tahukah Anda, bahwa sesungguhnya
anak-anak dapat menjadi lebih berhasil di sekolah ketika orang tua mereka turut
aktif membimbing mereka dalam belajar di rumah, seperti misalnya membantu
mereka saat mengerjakan PR. Mengapa? Karena hal itu menunjukkan kepada
anak-anak bahwa apa yang mereka lakukan itu penting .
Meski tentu saja, membimbing mereka
belajar atau membantu pekerjaan rumah tidak harus berarti menghabiskan
berjam-jam membungkuk di atas meja atau malah mengerjakan PR yang seharusnya
dikerjakan oleh anak tersebut sendiri. Orang tua bisa mendukung dengan
menunjukkan kemampuan belajar
dan berorganisasi mereka, menjelaskan
masalah-masalah yang rumit jika memiliki kemampuan di bidang tersebut, atau
bisa juga dengan hanya menyediakan makanan ringan sebagai teman belajar.
Nah, apa sajakah yang bisa dilakukan
oleh orangtua dalam membantu anak mereka belajar di rumah?
- Aktif dalam komunikasi dengan guru atau forum orangtua
dan guru. Tanyakan tentang kebijakan pekerjaan rumah yang guru terapkan
pada murid dan konsultasikan bagaimana Anda harus terlibat.
- Mengatur ruang belajar yang nyaman. Pastikan anak-anak
memiliki tempat yang cukup terang untuk menyelesaikan belajar dan
menyelesaikan pekerjaan rumah. Sediakan selalu kertas, gunting, pensil,
pulpen, spidol dan alat tulis lainnya dalam jangkauannya agar ia tidak
perlu repot mencari-cari.
- Jadwalkan waktu belajar yang teratur . Beberapa
anak-anak belajar dengan baik di sore hari, setelah bangun tidur
siang dan kemudian dapat bermain, yang lain mungkin lebih memilih untuk
menunggu sampai setelah makan malam.
- Bantu mereka membuat rencana belajar. Mungkin ada
beberapa pekerjaan rumah atau materi pelajaran mereka yang sulit. Maka
bantulah anak-anak untuk memilah pekerjaan mana yang paling mudah dan mana
yang sulit. Kemudian minta mereka mengerjakan yang paling mudah terlebih
dahulu.
- Jika memungkinkan, berikan jeda 5 menit setelah belajar
selama 30 menit. Kemudian baru mereka dapat belajar kembali.
- Jauhkan gangguan seminimal mungkin. Ini berarti tidak
ada TV menyala, musik keras, atau panggilan telepon.
- Pastikan anak-anak melakukan pekerjaan mereka sendiri.
Mereka tidak akan belajar jika mereka tidak berpikir untuk diri mereka
sendiri dan membuat kesalahan mereka sendiri. Orang tua hanya dapat
memberikan saran dan membantu saja sifatnya.
- Menjadi motivator untuk anak-anak. Tanyakan tentang
tugas, kuis, dan tes untuk esok pagi bila ada. Berikan support, memeriksa
pekerjaan rumah mereka ketika selesai, dan buatlah diri Anda untuk selalu
siap dengan pertanyaan atau curhat dari mereka.
- Berilah contoh yang baik. Apakah anak-anak Anda pernah
melihat Anda selalu meluangkan untuk membaca buku-buku yang bermanfaat?
Ya, anak-anak lebih mungkin untuk mengikuti contoh orangtua daripada
nasihat mereka.
- Pujilah kerja dan usaha mereka. Jangan selalu
berorientasi pada hasil atau nilai yang bagus. Ingat, bahwa setiap anak
memiliki kemampuan dan minatnya masing-masing.
- Jika ada masalah dengan proses belajar mereka di rumah
maupun di sekolah, bicarakan tentang hal ini dengan guru anak Anda.
Mungkin Anda dan gurunya perlu mengadakan evaluasi khusus mengenai anak
Anda. Atau bisa jadi, anak Anda mengalami gangguan seperti mata minus atau
konsentrasi pecah karena ada teman yang suka ribut di dekatnya.


No comments:
Post a Comment