![]() |
| WASPADAI BENDA DI SEKITAR ANAK |
WASPADAI BENDA DI SEKITAR ANAK
Orang tua tentu selalu ingin melihat
buah hatinya tersenyum bahagia dengan berbagai cara. Entah itu mengajaknya
berlibur, memberikan tontonan kartun menghibur, atau memanjakannya dengan
beragam mainan baik yang mahal maupun harga sedang. Nah, kebiasaan memberikan
mainan ini seringkali menjadi patokan betapa sayangnya orang tua dengan sang
anak. Padahal, urusan memilih mainan bukan perkara ringan lho, Bun. Hal yang kerap kali diabaikan orang tua adalah
material, bentuk, dan keamanan suatu produk mainan atau benda-benda
khusus bayi lainnya yang ternyata dapat mengancam kesehatan si kecil. Hmm, apa
saja ya benda-benda yang harusnya masuk dalam black list tersebut? Simak yuuk
Bun..
1.
Baby
walkers
Alat ini memiliki roda dan biasanya dipakai untuk membantu si kecil yang
belum bisa berjalan untuk melangkah. Meski mainan ini diharapkan mampu menolong
anak agar lebih cepat berjalan, namun ada potensi kecelakaan besar di balik
alat ini yang patut Bunda waspadai. Terlebih kalau sang buah hati suka sekali
bergerak kesana kemari, aduh siap-siap saja menghadapi situasi serius. Yup, baby walkers seringkali membuat anak jatuh dan umumnya anak
megalami cedera di kepala. Dengan menggunakan alat ini, si kecil pun mampu
berjalan dan menjangkau area-area yang selama ini tidak bisa ia capai seperti
wilayah dapur atau gudang penyimpanan di dalam rumah. Maka tidak heran kalau
terjadi kasus anak mengalami luka akibat jatuh, tergores benda tajam, atau
tersetrum.
Pada tahun 1980 dan 1990 an, telah terjadi banyak kasus dimana anak
mengalami luka serius akibat penggunaan baby walkers ini. Nah, untuk mengurangi kemungkinan terjadinya
kecelakaan, maka standar keamanan khusus telah diberlakukan dan mulai efektif
pada Februari 2013. Standar keamanan tersebut mencakup perbaikan desain cover,
konstruksi, performa, serta label pada baby walkers. Selain itu,
ternyata hingga saat ini pun belum ada bukti yang menyatakan bahwa baby
walkers dapat membantu si kecil
berjalan lebih cepat. Faktanya, alat ini malah dapat menghambat kemampuan
berjalan sang buah hati. Namun kalau Bunda masih merasa baby
walkers penting, maka pilihlah produk
yang sudah dilengkapi dengan standar keamanan terbaru. Atau, pilihlah mainan
lainnya yang tidak menggunakan roda tapi juga tidak kalah serunya.
2.
Perlengkapan mandi
Apakah perlengkapan
mandi anak sudah aman? Jika Bunda menggunakan alat bantu mandi yang dilengkapi
dengan carer, maka mulai sekarang Anda
harus hati-hati. Carer ini
adalah penopang atau penjaga badan bayi saat sedang mandi sehingga Bunda dapat
memandikannya dengan dua tangan. Efisien sih, tapi ada potensi si kecil
tenggelam karenanya! Ya, perlengkapan bayi tersebut dapat membahayakan anak
apabila ia sampai tergelincir masuk ke dalam air. Begitu pula dengan kursi
mandi khusus, benda tersebut beresiko membuat anak terjebak dan terendam dalam
air. Tentu saja hal-hal di atas adalah
kemungkinan terburuk yang dapat terjadi jika Bunda lengah dalam pengawasan.
Namun, tidak ada jaminan juga Bunda 100% waspada saat memandikan anak.
Bagaimana jika Bunda harus menerima telepon, membukakan pintu karena ada tamu,
atau ada urusan penting lain di dapur? Produk alat mandi ini memang memberikan
ilusi keamanan dan kerap kali membuat sang Ibu kurang berhati-hati saat
memandikan buah hati mereka. Padahal, 3 menit atau 5 menit waktu Anda lalai
saja bisa menjadi celah terjadinya kecelakaan di kamar mandi.
Standar wajib
terbaru telah diterapkan pada kemasan dan label persyaratan produk mandi ini
sejak terjadinya kasus 5 anak tenggelam di tahun 2002 hingga 2005. Anak mungkin
saja tenggelam apabila kursi mandi mereka terlalu licin dan mereka pun
tergelincir. Cara terbaik memang memandikan si kecil dengan kewaspadaan penuh,
tidak melakukan berbagai tugas sekaligus, dan yang pasti tidak bergantung pada
janji manis suatu produk yang menawarkan keamanan.
3.
Bean bag
Bean bag adalah bantalan atau sofa berisi butiran styrofoam
untuk bersantai yang dapat mengikuti bentuk tubuh sehingga nyaman digunakan.
Namun, bean bag ini juga
menjadi biang keladi cedera serius bahkan kematian pada anak. Si kecil bisa
saja tersedak saat menghirup manik-manik polistiren kecil yang terkandung dalam bean
bag ini. Selain itu, buah hati Anda pun
juga beresiko tercekik saat diletakkan di bean bag. Jadi, kalau di
rumah Bunda ada banyak sekali produk yang berisi manik-manik seperti bean
bag, tempat tidur hewan peliharaan, atau
boneka mainan lembut yang diisi manik-manik, maka berhati-hatilah agar isinya
tidak keluar. Bunda harus sigap saat melihat isi bantalan, sofa, boneka mainan
anak bocor dan sesegera mungkin menjahitnya kembali atau sekalian saja jauhkan
dari jangkauan tangan si kecil.
4.
Kotak mainan
Sudah hal yang umum
kalau si kecil suka sekali memuat berantakan rumah dengan mainan yang tercecer
di sana-sini. Nah, Bunda pun berusaha membuat dia lebih disiplin dengan cara
memberikan kotak mainan dengan harapan si kecil akan selalu sigap menempatkan
kembali mainannya ke dalam kotak usai puas bermain. Loh, trus apa bahayanya
kotak mainan? Tutupnya, Bun. Di
Australia, tercatat kasus cedera hingga kematian yang dialami anak-anak karena
tutup kotak mainan mereka menimpa kepala atau leher. Selain itu, anak-anak juga
mungkin sekali terperangkap di dalam tutup mainannya. Tentu yang kita bicarakan
di sini adalah kotak mainan besar dengan penutup berat yang biasanya berbentuk
kotak harta karun. Kalau Bunda selama ini cuma memberikan kardus ringan biasa,
maka tak jadi soal. Tapi kalau Bunda memiliki kotak mainan khusus dengan
penutup berat, maka perhatikan hal-hal di bawah ini:
a. Buka atau
lepas saja tutup kotak mainan anak
- Cari sumbat yang terdapat di
dalam penutup kotak dan buatlah jarak sekitar 12 mm atau lebih sehingga
ada ruang saat kotak tertutup sempurna. Dengan cara ini, apabila suatu
saat anak terjebak di dalamnya, maka ia masih bisa bernafas
- Pilihlah peti mainan dengan
bobot ringan dan terbuat dari plastik.
Kecelakaan karena tutup peti mainan biasanya menimpa anak-anak di bawah usia
2 tahun. Jadi tingkatkan kewaspadaan Bunda di rumah, ya!
5.
Mainan berukuran kecil yang muat
masuk ke dalam tabung film (film canister)
Berhati-hatilah dengan semua mainan yang berukuran kecil. Anak-anak adalah
tipe penjelajah yang senak sekali membongkar mainan-mainannya. Bahkan
mobil-mobilan pun bisa ia preteli hingga bagian-bagian kecilnya bertebaran di
lantai. Kalau sudah begitu, tak ada jaminan si kecil tak akan memasukkan
benda-benda tersebut ke dalam mulut. Misalnya saja roda ukuran super mini, kalau
sang buah hati menelannya maka dipastikan roda tersebut akan bersarang di
saluran pernafasannya dan membuat anak tersedak. Aduh, jangan sampai deh! Begitu pula dengan benda-benda kecil seperti kancing
baju, mata boneka, koin, balon, atau baterai. Jauhkan benda-benda tersebut dari
jangkauan tangan anak Anda. Ikuti aturan berikut ini: kalau benda tersebut muat
masuk ke dalam tabung film berukuran 35mm atau lebih kecil dari bola ping pong,
maka segera sembunyikan dari mata buah hati Anda!


No comments:
Post a Comment