Anak baru lahir hingga usia 5 tahun merupakan masa terpenting dalam kehidupannya. Karena pembentukan kepribadian dan karakter anak dimulai pada masa ini. Apalagi di usia lima tahun, anak tengah dalam masa persiapan menjelang memasuki usia sekolah. Agar bisa menyerap informasi dan pendidikan dengan baik, anak pun memerlukan tubuh yang kuat, sehat, juga otak yang terpenuhi nutrisinya.
Merujuk pada buku Psikolog Nurul Chomaria, Panduan Terlengkap Tumbuh Kembang Anak Usia 0-5 Tahun, berikut asupan yang bisa Bunda sajikan untuk menstimulus kecerdasan anak.
1. Daging Sapi: Jenis makanan ini kaya protein, vitamin, dan mineral. Kandungan vitamin dan mineral yang ada di dalam daging sapi antara lain: vitamin B1, vitamin B2, zat besi, kalsium, serta fosfor. Vitamin B1 sendiri berfungsi membantu metabolisme energi serta menjaga kesehatan otak, sel-sel saraf, juga fungsi jantung. Dan vitamin B2 membantu fungsi metabolisme energi, kalsium dan fosfor menunjang pertumbuhan tulang serta gigi.
2. Daging Ayam: Daging ayam menjadi sumber protein hewani yang mengandung asam amino, lemak, vitamin, mineral, dan air.
3. Hati: Kaya dengan protein, hati mengandung zat gizi pembangun sel, pengatur proses metabolisme, dan daya tahan tubuh. Hati juga sumber fosfor, natrium, kalsium, serta zat besi. Sebagai sumber vitamin A, hati berperan penting terhadap proses tumbuh kembang, memperbaiki penglihatan, membantu proses pembentukan dan pemeliharaan kesehatan kulit serta selaput lendir. Pun mengandung natrium yang berfungsi membantu keseimbangan cairan dalam tubuh, serta memelihara tekanan darah.
4. Telur: Mengandung protein, lemak, air, mineral, dan vitamin. Kadar vitamin A pada telur sangat tinggi, terutama pada telur ayam dan bebek. Dalam telur juga terkandung vitamin B1, B2, B3, dan B12.
5. Ikan: Selain merupakan salah satu bahan makanan yang mengandung protein, ikan juga mengandung zat besi, yodium, kalsium, fosfor, selenium, dan seng. Selenium dalam ikan bertindak sebagai antioksidan yang bundapu menurunkan kadar radikal bebas. Di dalam ikan juga terkandung dua jenis asam lemak yang berperan dalam proses tumbuh kembang anak, yaitu Docosahexaenoic acid (DHA) yang merupakan turunan dari asam lemak omega 3. Beberapa ikan laut yang mengandung zat tersebut antara lain salmon, sardin, makarel, tenggiri, kembung, dan layang.
6. Minyak Ikan: Minyak ikan mengandung berbagai jenis asam lemak yang terbagi menjadi 25% asam lemak jenuh dan 75% asam lemak tak jenuh. Minyak ikan umumnya mengandung asam lemak omega 3 yang cukup besar.
7. Kedelai: Dalam setiap 100 gram kedelai terkandung 30-35 gram protein, juga mineral dan vitamin yang cukup tinggi. Antara lain: B1, B2, B3, B12, dan vitamin E. Terdapat pula kandungan kalsium, zat besi, dan fosfor. Bagi anak, vitamin dan mineral dibutuhkan untuk metabolisme seluruh sistem di dalam tubuh, termasuk sistem saraf. Sementara vitamin B12 dan zat besi untuk pembentukan butir darah merah dan mencegah anemia. Vitamin E pun dibutuhkan untuk mencegah kerusakan sel.
8. Susu: Susu mengandung zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Kandungan protein dalam susu berfungsi sebagai penjaga dan perbaikan jaringan sel, membuat hemoglobin, membentuk antibodi, serta penghasil hormon yang mengatur berbagai proses tubuh.

No comments:
Post a Comment