SIMAK
MANFAAT DAN CARA MENGASAH MEMORI ANAK
MELALUI SENAM OTAK
Bunda pernah mendengar istilah senam
otak? Senam otak adalah beberapa gerakan yang sederhana yang
dimaksudkan untuk menyatukan tubuh dan pikiran. Senam ini juga termasuk ke
dalam edukasi kinesiologi, yaitu ilmu mengenai gerak tubuh serta keterkaitan
antara postur dan otot, termasuk pengaruhnya atas fungsi otak.
Nah, ternyata senam otak atau Brain
Gym juga dibutuhkan oleh anak-anak lho Bunda. Tidak terkecuali anak
yang masih berusia di bawah lima tahun. Menurut hasil riset dari Fakultas Ilmu
Keperawatan Universitas Jember berjudul Pengaruh Senam Otak (Brain
Gym) Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Prasekolah di TK Kartika IV-8,
melakukan senam jenis ini secara rutin pada anak-anak akan memberikan beberapa
keuntungan berikut ini.
1. Membantu agar otak kanan dan kiri
bisa bekerja secara seimbang
2. Membantu meningkatkan fungsi dan kerja otak
3. Meningkatkan keseimbangan, koordinasi gerak otot, dan keterampilan motorik halus
4. Membantu konsentrasi
5. Memperkuat fungsi pendengaran
6. Meningkatkan memori
2. Membantu meningkatkan fungsi dan kerja otak
3. Meningkatkan keseimbangan, koordinasi gerak otot, dan keterampilan motorik halus
4. Membantu konsentrasi
5. Memperkuat fungsi pendengaran
6. Meningkatkan memori
Dengan senam ini, anak akan menjadi
cerdas dan mampu mengoordinasikan fungsi otak dan gerakan tubuhnya dengan baik
sehingga gerakan motorik halus dan kasarnya bisa lebih seimbang. Bila mampu
mengunakan otak dan tubuh dengan baik, maka ia pun akan sanggup menyelesaikan
semua masalah yang dihadapinya.
Nah, berikut beberapa jenis gerakan
yang perlu dilakukan. Bunda bisa mengajak anak melakukannya bersama-sama. Yuk,
simak cara senam yang disarankan oleh Titi Sularyo dan Setyo Handryastuti dalamJurnal
Sari Pediatri berikut ini.
Mengambar dengan Dua Tangan (Double-Doodle)
Berikan anak dua alat tulis di tangan
kanan dan kirinya. Kemudian minta dia mengambar sebelah menyebelah secara
bersamaan. Cara ini bisa membangkitkan fokus dan kesadaran ruang karena
berkaitan dengan diameter tubuh. Gerakan ini secara bersamaan membantu
meningkatkan performa kedua belah mata dan mengembangkan keterampilan kerja
sama tangan dalam menulis.
Abjad 8 (Alphabet 8’s)
Ajak anak membuat simbol 8 dalam
posisi tidur. Bentuk angka 8 ini mewakili dasar pembuatan huruf-huruf yang ada
dalam alfabet. Misalnya, untuk membuat huruf "a", "c",
"d" dan "e", anak harus bisa lancar membuat bentuk lengkung
ke kiri. Sedangkan saat menulis simbol huruf "b", "n", dan
"p", dia akan lebih banyak menggores ke arah kanan.
Gerakan yang dilakukan saat membuat
angka 8 dalam posisi tidur akan mengasah kemampuan anak dalam menulis.
Aktivitas ini juga membantu mempercepat kinerja otaknya dalam berpikir kreatif.
Gerak Diagonal
Bunda bisa menggerakkan kaki kanan
dan tangan kiri secara bersamaan. Gerakkan badan ke depan, ke samping, ke
belakang dan arahkan mata ke semua jurusan. Ajak anak untuk menirukan Bunda.
Mungkin awalnya dia akan kesulitan untuk mengikuti. Namun Bunda harus bersabar
dan melakukan gerakan berulangkali. Gerakan diagonal ini mampu membantu
pengembangan fungsi indera pendengaran dan penglihatan, serta kemampuan gerak.
Dampak positifnya adalah daya ingat serta kemampuan membaca, mendengar,dan
menulis anak juga akan meningkat.
Pernafasan Perut
Ajak anak untuk menaruh tangan di
atas perut dan membuang nafas pendek-pendek. Kemudian, tarik nafas dalam-dalam
secara perlahan. Pada saat menarik dan membuang nafas, tangan yang diletakkan
di atas perut harus mengikuti gerakan perut. Kegiatan ini akan menambah stok
oksigen ke seluruh tubuh, khususnya otak, serta mampu meningkatkan keterampilan
berbicara dan membaca.
Putar Kepala (Neck Roll)
Tundukkan kepala ke arah depan lalu
secara perlahan putar sisi demi sisi. Tengadahkan kepala ke arah belakang
kemudian lakukan gerakan putaran ke kanan dan ke kiri. Ulangi gerakan dengan
posisi bahu lebih rileks atau diturunkan. Aktivitas ini mudah dilakukan tetapi
tetap harus hati-hati. Fungsi gerakan ini yakni untuk meningkatkan pernafasan,
merelaksasikan otot leher, mengurangi stres, dan meningkatkan kemampuan
berbicara.
Pijat Kuping
Buka daun kuping keluar, lakukan
sebanyak tiga kali dari atas ke bawah. Gerakan senam ini berfungsi untuk
meningkatkan kinerja memori dan indera pendengaran. Aktivitas ini mampu
meningkatkan kemampuan memori jangka pendek, berpikir, dan mendengar.
Bunda bisa menanamkan kebiasaan ini
secara rutin pada anak. Kegiatan ini dapat membuat anak menjadi lebih cerdas.

No comments:
Post a Comment