PERMAINAN
YANG MAMPU MERANGSANG DAYA INGAT ANAK
Di usia 3 tahun, kemampuan sosial
dan emosional anak sudah berkembang. Dia mulai bisa bermain dalam kelompok,
mengambil bagian dalam permainan. Anak akan menunjukkan kasih sayang dan
kepedulian kepada teman. Kemampuan bahasa dan komunikasi anak pun lebih baik
dengan berbicara lebih dari tiga kalimat. Dia mampu menyebutkan nama beberapa
benda yang familiar serta mengerti arti di dalam, atas dan bawah. Anak juga
sudah bisa mengikuti instruksi 2-3 langkah.
Selain itu, anak usia 3 tahun
juga mengalami peningkatan kemampuan kognitif. Dia dapat bermain dengan mainan
tombol, blok 6 susun, boneka serta benda bergerak. Ia juga bisa bermain sambil
berinteraksi dengan binatang dan orang lain.
Beberapa jenis mainan yang dapat
merangsang daya ingat, yaitu :
Puzzle
dan bongkar pasang
Permainan puzzle dan bongkar
pasang dapat digunakan untuk merangsang daya ingat. Permainan ini mengasah
kemampuan koordinasi mata dan tangan. Saat anak menyusun kepingan puzzle, maka
akan meningkatkan kecerdasan kognitifnya.
Permainan
aneka bentuk dan warna
Permainan aneka bentuk dan warna
seperti bintang, segitiga, lingkaran, persegi, bulan sabit atau aneka bentuk
lainnya dapat digunakan untuk melatih daya ingat anak. Ketika bermain dengan
alat-alat tersebut, anak akan mencoba melihat, mengamati kemudian mengingat
nama dari bentuk dan warna tersebut.
Bermain
Musik
Pada dasarnya, permainan alat
musik berguna untuk melatih koordinasi antara mata, tangan dan pendengaran.
Saat anak memainkan lagu dengan keyboard, maka dia akan mencoba mengingat
rangkaian nada dan tuts yang harus ditekan. Begitu pula ketika ia bermain drum.
Anak harus memperhatikan suara yang ditimbulkan dari drum yang ditabuh sehingga
enak didengar. Aktivitas ini dimaksudkan untuk melatih dan mengembangkan
kecerdasan kognitif balita.
Mewarnai
Mewarnai merupakan salah satu
aktivitas yang menyenangkan buat anak. Kemampuan otak anak terasah saat dia
diminta untuk menyeimbangkan komposisi warna. Kegiatan ini sekaligus melatih
motorik halus anak sebab ia akan belajar memegang pensil warna atau crayon
dengan benar.
Menebalkan
angka, huruf, ataupun gambar
Saat memegang pensil atau pena
untuk menebalkan angka, huruf atau gambar, maka kemampuan motorik kasar atau
motorik halus anak lebih terasah. Selain itu, aktivitas ini juga dapat
digunakan untuk melatih kemampuan kognitif dan keterampilan anak.

No comments:
Post a Comment