Ruam popok/ Diaper Rash adalah radang atau iritasi pada daerah selangkangan yang disebabkan karena penggunaan diaper/ popok pada bayi.
Apa sihh penyebabnya??
1.
Kondisi area popok yang lembab
2.
Kulit bersentuhan dengan urin atau feses yang mengandung urea, enzim dan
bakteri
3.
Permulaan perkenalan makanan padat untuk bayi
4.
Kulit bayi yang sensitif
5.
Diaper yang terlalu ketat dan pakaian yang menggesek kulit
6.
Penggunaan antibiotika
Tahukah Bunda??
Jika iritasi tersebut dibiarkan maka dapat mengakibatkan timbulnya infeksi
sekunder oleh bakteri maupun jamur, misalnya ulserasi kulit oleh jamur Candida
albican yang tentu saja akan membuat bayi semakin tidak nyaman.
Lalu.. Bagaimana cara mencegah dan mengatasinya??
1.
Ganti diaper/ popok lebih sering atau minimal 2-3 jam sekali saat proses penyembuhan.
Hindari tercampurnya urin dengan tinja.
2.
Setelah diaper dilepas, bersihkan kulit bayi dengan kapas yang sudah dibasahi
air. Lalu keringkan dengan handuk lembut dan biarkan beberapa menit supaya
kulit dapat "bernafas".
3.
Untuk kulit yang sudah terkena diaper rash hindari penggunaan tisu basah karena
didalamnya dapat mengandung zat yang akan mengiritasi kulit bayi.
4.
Oleskan krim khusus untuk mencegah diaper rash atau untuk mengobati diaper rash
ringan. Seperti sebamed baby extra soft cream, sebamed baby diaper rash cream,
drapolene, decubal, daktarin diaper, dll. Jangan gunakan bedak karena akan
menyumbat saluran kencing bayi.
5.
Untuk mengatasi dan mengobati diaper rash sedang dan berat dapat diberikan
salep Hydrocortison 1% dua kali sehari selama 3-5 hari.
6.
Untuk mengatasi dan mengobati diaper rash yang terinfeksi oleh jamur Candida
albicans diobati dengan Mupirocin 2 %. Salep yang mengandung antibiotik hanya
boleh digunakan dibawah pengawasan dokter.
7.
Hindari memakai celana karet atau plastik setelah memakai diaper karena membuat
kulit sulit untuk "bernafas" dan menguap.
8.
Jika bayi memakai popok kain, cuci dengan sabun lembut khusus untuk bayi.
Jangan gunakan pemutih maupun deterjen biasa lainnya.
9.
Cari apakah ada makanan yang menyebabkan feses bayi mengandung zat iritan. Pada
beberapa bayi yang sensitif, makanan dapat membuatnya diare atau menyebabkan
fesesnya mengandung zat iritan tersebut.
10.
Ada anak yang hanya bisa mengunakan popok kain atau diaper merk tertentu,
carilah merk yang paling cocok untuk anak.
11.
Biasakan setiap pagi membiarkan anak tanpa popok maupun celana selama beberapa
menit diatas alas dengan posisi telungkup. Biarkan terkena sinar matahari
sehingga kulit tidak lembab dan dapat bernafas dengan baik.

No comments:
Post a Comment