MAINAN ANAK CERDAS

Anak FUN, Bunda Kaya Informasi

LightBlog

Breaking

Monday, February 20, 2017

Penyebabb biang keringat pada bayi

Bunda mungkin sering menemukan adanya bintik-bintik merah kecil dan gatal pada kulit bayi si buah hati. Mungkin itu adalah biang keringat. Biasanya, bayi mengalami biang keringat pada daerah kulitnya yang tertutupi oleh baju, seperti pada punggung, leher, paha, dan lainnya. Lalu.. Bagaimana cara mengatasinya?

Apa penyebab biang keringat pada bayi??
Anak pada semua usia bisa mengalami biang keringat. Tetapi biang keringat lebih umum terjadi pada bayi. Biang keringat bisa terjadi saat kulit bayi mengeluarkan keringat tapi pori-pori kulit yang mengeluarkan keringat dari dalam tubuh malah tersumbat. Akibatnya, keringat tidak bisa keluar dan membuat pori-pori kulit menjadi bengkak. Karena itu bintik-bintik kecil berwarna merah akan muncul pada kulit bayi dan terasa gatal.
Bayi dan anak-anak lebih sering mengalami biang keringat dibandingkan dengan orang dewasa karena bayi masih memiliki pori-pori kulit yang kecil. Cuaca lembab dan panas memungkinkan
biang keringat terjadi. Apalagi penggunaan pakaian yang salah bisa menyebabkan biang keringat pada bayi.

Lalu.. Bagaimana cara mengatasinya?
Biang keringat memang bukan masalah yang serius untuk bayi. Tetapi ini bisa menjadi tanda bahwa bayi sedang kepanasan. Selain itu, biang keringat juga menyebabkan bayi merasa gatal dan tentunya akan membuat bayi sangat tidak nyaman. Karena itu, sebaiknya bunda mengetahui bagaimana cara mengatasinya, antara lain:

1. Lihat kondisi lingkungan bayi, hindari dari merasa kepanasan. Jika Bunda menduga bayi kepanasan dan memang cuacanya sedang panas, sebaiknya pilihkan baju untuk bayi yang lebih tipis. Tempatkan handuk katun pada punggung dan leher bayi sehingga dapat membantu menyerap keringatnya. Tempatkan bayi pada tempat yang sejuk dan tempat yang teduh. Jika bayi berkeringat sebaiknya dikipasi. Biarkan udara menghilangkan keringat bayi daripada bunda mengelapnya dengan handuk.
2. Pilihkan bayi pakaian yang tepat saat cuaca sedang panas. Hindari pakaian dari kain sintetis, seperti poliester dan nilon, karena akan memerangkap panas. Sebaiknya pilihkan bayi pakaian dari katun yang dapat menyerap keringat. Pilih juga pakaian yang tipis dan ringan untuk bayi. Bayi mungkin juga perlu untuk menggunakan alas tidur yang terbuat dari katun agar tidak mengiritasi kulit bayi saat tidur.
3. Beri minum. Pastikan bayi mendapat cukup minum untuk menggantikan cairan yang keluar dari tubuhnya melalui keringat. Hal ini juga untuk menghindari bayi dari kekurangan cairan.
4. Mandi air hangat bisa membantu mengatasi biang keringat pada bayi.
5. Potong kuku bayi jika sudah terlihat agak panjang. Hal ini untuk menghindari cakaran bayi saat dirinya menggaruk kulitnya yang gatal. Memakaikan kaus tangan dan kaus kaki pada bayi juga bisa menghindari cakaran bayi.

6. Jangan gunakan salep atau krim untuk dioleskan pada kulit bayi yang mengalami biang keringat karena hanya akan membuat biang keringat semakin parah karena salep dan krim memerangkap kelembaban pada kulit. Namun, Bunda bisa menggunakan krim hidrokortison (0,5%) atas saran dokter jika biang keringat bayi sudah parah.

No comments:

Post a Comment

Search This Blog

Featured Post

Pasir Kinetik Bandung, Mainan Anak Cerdas