MAINAN ANAK CERDAS

Anak FUN, Bunda Kaya Informasi

LightBlog

Breaking

Saturday, February 11, 2017

Cara menghadapi anak super pemalu

Sebagian kecil dari bayi yang terlahir dengan inhibited temperament berkembang sebagai pribadi yang pemalu dan memiliki kecenderungan untuk tumbuh menjadi orang dewasa dengan social anxiety disorder. Sementara sebagian besar tumbuh dengan kadar pemalu yang normal. Penting untuk diketahui bahwa pemalu sama sekali bukan hal yang negatif. Seringkali anak yang pemalu berkembang menjadi ‘pendengar yang baik’ dan memiliki rasa empati yang tinggi. Jika dia berhasil menciptakan hubungan pertemanan, teman-temannya akan loyal dan sangat menghargainya.

Jika Bunda menduga bahwa sifat pemalu anak terlalu berlebihan, Bunda bisa membantunya lhoo.. Bernardo Carducci, Ph.D, psikolog dan direktur dari Shyness Research Institute, Indiana University Southeast, Amerika menyatakan bahwa anak yang pemalu bisa diajarkan untuk memahami perasaannya sendiri dan mengatasi hambatan-hambatan yang dialaminya. So,, Bantulah anak dengan cara sebagai berikut:

1. Selalu bersikap positif. Jangan menertawakan atau menyalahkan anak ketika dia malu-malu. Hindari untuk memberi julukan negatif, seperti “si putri malu” atau “si penakut”. Julukan ini hanya akan membuat anak merasa sifat pemalunya merupakan sifat buruk.


2. Stimulasi anak untuk mengembangkan kontak sosial dengan orang-orang di sekitarnya atau anak-anak seusianya. Beri pujian jika anak berlaku sosial, namun jangan paksa dan memarahinya jika anak menolaknya.

3. Beri anak waktu dan kesempatan untuk menyesuaikan diri dalam situasi sosial. Anak membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengenali lingkungan baru, rutinitas, atau orang-orang yang baru ditemuinya. Kemudian Bunda bisa memberinya rasa aman dengan berada di dekatnya dan perlahan-lahan menjauh jika ia mulai merasa nyaman.

4. Beri anak perhatian dan afeksi yang cukup. Beri pelukan dan pujian jika dia melakukan hal-hal yang belum pernah dilakukannya. Jangan perlihatkan kekecewaan jika anak tetap malu dan tidak berani melakukan hal yang diharapkan darinya. Percayalah bunda.. dukungan yang positif dan hangat dari orang tua akan membentuk anak pemalu menjadi lebih berani.

5. Atur playdate untuknya. Undang anak seusianya untuk bermain bersamanya di rumah. Variasikan teman yang diajak playdate. Playdate dengan teman yang berlainan setiap kalinya, akan membantu anak untuk menjalin kontak sosial seluas mungkin.

6. Jangan buru-buru memberi bantuan. Biarkan anak mencoba hal-hal baru sendiri. Beri kesempatan padanya untuk memecahkan permasalahan dengan kekuatannya sendiri. Jika berhasil mengatasi rmasalah tanpa bantuan siapa pun, anak akan merasa bangga dan lebih yakin dengan dirinya sendiri.


7. Ajak anak secara teratur untuk mengekplorasi hal dan pengalaman baru. Semakin sering diajak untuk menghadapi situasi baru, semakin mudah baginya untuk mengatasi sifat pemalunya.

No comments:

Post a Comment

Search This Blog

Featured Post

Pasir Kinetik Bandung, Mainan Anak Cerdas