Infeksi telinga tentu saja terasa sangat menyebalkan
dan menimbulkan rasa sakit terutama jika menyerang anak-anak atau si bayi. Kasus
infeksi telinga memang cukup sering ditemui pada anak-ana usia enam bulan
sampai dua tahun dan kondisi ini dianggap sebagai hal yang umum menyerang
anak-anak. Bahkan menurut sebuah penelitian mengungkapkan 3 dari 4 anak pernah
mengalami infeksi telinga sebelum mereka menginjak usia 3 tahun. Adapun resiko
tertinggi infeksi telinga dapat terjadi pada si keci yang beruia 6 sampai
dengan 18 bulan.
Gangguan kesehatan pada organ pendengaran ini
biasanya terdeteksi setelah bayi mengalami beberapa penyakit sistem pernapasan
seperti pilek atau sakit tenggorokan. Hal ini dikarenakan ukuran dan bentuk
telinga bayi yang masih belum berkembang dengan baik.
Gejala
Infeksi pada Telinga
Gejala infeksi telinga biasanya bisa diamati segera
setelah terjadi infeksi pada tenggorokan atau infeksi saluran pernapasan atas
lain.
Berikut beberapa tanda dan gejala infeksi telinga:
1. Nyeri konstan dan ketidaknyamanan di dalam
telinga. Intensitas nyeri sering bervariasi mulai dari yang ringan hingga nyeri
intens, tergantung tingkat keparahan infeksi.
2. Demam ringan sampai demam sedang.
3. Keluar cairan dari telinga.
4. Kehilangan kemampuan mendengar sementara.
5. Pusing disertai dengan sakit kepala.
6. Kelemahan dan kelelahan.
Pengobatan
Alternatif untuk Infeksi Telinga
Pengobatan bisa jadi tidak dibutuhkan jika infeksi
telinga tidak parah sehingga bisa ditangani di rumah dengan bantuan beberapa
obat alami, diantaranya:
1. Kompres Air Hangat
Kompres air hangat sangat baik untuk mengatasi
infeksi telinga tertama pada bayi dan anak kecil.
Caranya: Ambil semangkuk air hangat, celupkan handuk
kecil yang bersih ke dalam mangkuk yang berisi air hangat, peras dan kemudian
kompres di atas telinga yang sakit, kompres air hangat harus diulang beberapa
kali dalam sehari untuk meredakan rasa sakit pada telinga yang terinfeksi.
2. Tea Tree Oil
Caranya: Encerkan beberapa tetes tea tree oil ke
dalam air dengan perbandingan yang sama, tempatkan campuran ini ke dalam wadah
tetes telinga, kemudian teteskan ke dalam telinga yang terinfeksi, tunggu
selama 5 menit, kemudian memiringkan kepala sehingga cairan di dalam telinga
bisa terkuras keluar.
Tea tree oil bermanfaat untuk menghancurkan bakteri
dan bisa mengeringkan cairan yang terakumulasi dalam telinga.
3. Bawang Putih
Air perasan bawang putih bermanfaat sebagai
antibiotik alami, sehingga dapat digunakan untuk membunuh bakteri yang
mengakibatkan infeksi telinga.
Caranya: Hancurkan satu siung bawang putih segar
untuk diekstrak sarinya, tuangkan beberapa tetes air sari bawang putih ke
telinga yang terinfeksi dengan bantuan pipet, lakukan 2 – 3 kali sehari untuk
mempercepat proses penyembuhan.
Infeksi telinga yang ringan biasanya akan sembuh dalam beberapa hari. Sedangkan infeksi yang lebih parah bila dirawat dengan baik dan tepat waktu bisa disembuhkan dalam waktu 7 hari. Namun, jika perawatan yang diberikan tidak tepat, maka infeksi telinga ini bisa mengganggu selama beberapa bulan.

No comments:
Post a Comment