MAINAN ANAK CERDAS

Anak FUN, Bunda Kaya Informasi

LightBlog

Breaking

Monday, February 6, 2017

Kenali 9 penyebab anak rewel dan solusinya

Ada 9 Penyebab Anak Rewel

Masih sulit bicara bikin si batita mudah frustrasi. Sedikit-sedikit menangis, menjerit, kadang disertai amukan. Perilaku ini kerap kali tidak ketahui waktu dan daerah. Penyebabnya kadang juga membingungkan. Apa saja sih? Nah, coba deh kenali 9 penyebab kerewelan si kecil batita dan metode cermat memecahkannya!
Kenali 9 penyebab anak rewel dan solusinya


1. Rewel Kala Sakit
Wajar jikalau si kecil rewel kala sakit. Dikasih ini salah, diberikan itu salah. Keadaan tidak nyaman membikin si kecil uring-uringan. Tidak heran, segala itu dapat merubah perilaku si kecil. Buah kecil yang tadinya aktif dan ceria, mendadak murung dan cengeng. Hati malah jadi lebih manja.

Bagaimana solusi mengatasi anak rewel?
– Bersabarlah menghadapinya. Hati sakit lebih memerlukan banyak perhatian daripada si kecil sehat. Jadi, dampingi senantiasa si kecil. Jalinlah komunikasi yang hangat dan menghibur. Tanyakan, apa yang ia rasakan. Sedapat mungkin berikan sebagian pertolongan kecil, seperti mengusap-usap perut atau mengipasi. Jikalau perlu, dekaplah ia dengan penuh beri. Ciptakan suasana aman, sampai si kecil merasa nyaman dan tak bosan.
– Sikap tabah juga perlu dikedepankan ketika memberi makan dan obat. Jikalau si kecil menolak makan, tidak perlu dipaksa, namun disuapi sedikit demi sedikit. Buatlah menu makanan yang lembut dan gampang dikunyah. Hal yang sama berlaku buat obat. Katakan, obat seharusnya diminum supaya si kecil dapat sehat dan dapat bermain kembali.
– Buat juga suasana menyenangkan. Hindari menonjolkan duka di depan si kecil. Lakukan aktivitas bermain yang disukainya. Membacakan dongeng unggulan dapat menjadi alternatif. Sediakan juga mainan yang dapat dijalankan di daerah tidur seperti boneka tangan, mewarnai, melipat kertas, nonton teve atau film kesayangan, dan sebagainya. Tapi, waktu bermain konsisten seharusnya dikuasai, sebab si kecil memerlukan rehat supaya pesat sembuh.

2. Rewel Di Tempat Baru/Asing
Padahal dievaluasi wajar, perilaku ini kerap kali membikin dongkol ayah dan bunda. Hati rewel sebab merasa tidak nyaman dengan situasi baru. Tidak jarang, situasi itu dinikmati si kecil sebagai sesuatu yang mengancam. Lebih-lebih jikalau si kecil belum mengetahui situasi daerah baru itu sebelumnya, juga fasilitas yang ada. Dikala si kecil diajak ke daerah praktik dokter, misal, ia tentu kebingungan dengan ruangan serba putih, dan terdapat beraneka kelengkapan “aneh” jenis jarum suntik, stetoskop, mesin USG, dan sebagainya.

Bagaimana solusi mengatasi anak rewel?
Sebelum mengajak si kecil pergi, ayah dan bunda perlu membekali si kecil mengenai daerah apa yang akan dituju, situasi apa sajakah yang akan dijumpai si kecil, apa pula benda-benda yang terdapat di sana. Kerap-seringlah bepergian ke daerah baru bersama si batita. Kian banyak daerah yang dikunjungi, kian kaya dan luas pengalaman si kecil.

3. Rewel Kala Bertamu
Kerap kan menghadapi batita yang merengek-rengek meminta pulang kala diajak bertamu, “Pulang… Ma… pulang….” Kerewelan ini disebabkan si batita menganggap, rumahku ialah surgaku. Tiada daerah yang paling cantik dan nyaman kecuali rumah. Apalagi jikalau lingkungan rumah benar-benar menyenangkan; luas, adem, dan banyak mainan. Kecuali itu, banyaknya sosok asing di rumah orang lain membikin si kecil ogah berlama-lama. Belum lagi rumah itu kurang menyenangkan seperti sempit, gerah, dan sumpek.

Bagaimana solusi mengatasi anak rewel?
– Buatlah si kecil merasa nyaman. Sebelum pergi, bekali si kecil dengan banyak mainan. Jikalau di rumah yang dikunjungi ada si kecil kecil, ajak bermain bersama si kecil. Observasi juga situasi tubuh si kecil. Jikalau menonjol lelah, biarkan ia beristirahat sebentar.
Sesudah cukup, ayah dan bunda dapat mengeksplorasi lingkungan rumah yang dikunjungi. Siapa tahu banyak hal menarik yang dapat ditemukan seperti ada kolam ikan, taman, dan sebagainya.
– Ajari si kecil bersosialisasi dengan mengunjungi rumah tetangga, saudara, atau sahabat, sehingga ia terbiasa mengunjungi rumah orang lain.

4. Rewel Saat Ada Ibu
Kerewelan justru terjadi ketika ibu ada di rumah. Lazimnya disebabkan si kecil minta perhatian lebih. Maklum, ibu yang berprofesi lazimnya banyak menghabiskan waktu di luar rumah. Eksistensi ibu membikin si batita menuntut jenis-jenis. Apalagi, ibu berprofesi lazimnya menggunakan tata tertib lebih longgar dan minim memberikan punishment, juga senantiasa memanjakan si kecil. Nah, bagi si kecil, ini yakni aji mumpung untuk melanggar tata tertib atau memaksakan kehendak.

Bagaimana solusi mengatasi anak rewel?
– Bersikap tegas dan tetap dalam menggunakan tata tertib ialah solusinya. Jikalau ibu menggunakan tata tertib tak boleh menonton teve sampai larut malam, karenanya segala yang ada di rumah seharusnya menggunakan tata tertib itu. Ini untuk mengajarkan si batita, mana yang benar dan mana pula yang salah. Sikap tega dan tegas seharusnya dikedepankan. Jikalau ibu dan pengasuh atau member keluarga lain di rumah berbeda pola asuh, si kecil cenderung memilih tata tertib yang dirasa paling nikmat. Tapi jikalau ibu dan segala member keluarga tetap, karenanya si batita tak akan berulah di tiap-tiap akhir minggu, atau kala ibu ada di rumah. Disiplin dan rutinitas batita akan terwujud dengan bagus. Berikan hukuman mengajar jikalau perlu. Kecuali itu, jangan sungkan memberikan penghargaan jikalau si kecil dapat melaksanakan rutinitas dengan bagus. Penghargaan tak melulu berbentuk hadiah, namun juga beraneka wujud lainnya seperti pelukan, kecupan, atau kebanggaan. Dengan demikian, batita akan senantiasa mengulangi perilaku positif, sekalian menjauhi sikap negatifnya.

5. Rewel Saat Arisan
Dalam situasi tertentu, ayah dan bunda kadang terpaksa mengajak batitanya turut serta arisan. Tapi si batita tidak dapat duduk manis selama acara berlangsung. Pun, tidak sedikit si kecil berbincang-bincang sambil berteriak-teriak atau berlari-larian ke sana kemari. Banyak ayah dan bunda yang dongkol dan segera memarahi si batita. Walaupun, perbuatan memarahi bahkan bisa memberikan akibat yang tidak bagus bagi si batita. Kecuali membuatnya jadi rewel, bukan tidak mungkin si kecil menganggap acara arisan tidaklah menyenangkan. Dia malah jera jikalau suatu ketika ayah dan bunda mengajaknya serta.

Bagaimana solusi mengatasi anak rewel?
– Sebenarnya, wajar saja sekiranya si batita tidak bisa duduk manis berlama-lama. Hati umur ini sedang mengoptimalkan kecakapan motoriknya. Makanya, ia tidak dapat membisu. Lagian, si kecil juga bukan orang dewasa mini yang dapat duduk lama dengan hening. Acara arisan juga tak menarik di mata si kecil. Yang bisa dijalankan ialah menyalurkan tenaga si kecil di luar ruangan. Ajak si kecil bermain di luar dipandu pengasuhnya. Lakukan sebagian permainan yang menyenangkan. Jikalau kebetulan ayah dan bunda lain membawa serta si kecil, biarkan si kecil berbaur bersama mereka dengan dipandu pengasuhnya.

6. Rewel Kala Ditinggal Orangtua
Susah kan jikalau si kecil tak berharap ditinggal pergi? Alhasil, banyak kegiatan ayah dan bunda yang batal gara-gara si kecil. Di umur ini, si kecil sedang mengoptimalkan sikap kelekatan. Jikalau si kecil menganggap ayah dan bunda ialah sosok paling dekat, karenanya susah baginya untuk berpisah, maunya merekat melulu. Hati merasa tak aman jikalau diasuh oleh sosok lain.

Bagaimana solusi mengatasi anak rewel?
– Berikan penjelasan. Jikalau ibu seharusnya meninggalkan si kecil pergi berbelanja, katakan, “Mama berharap pergi ke pasar. Tak lama, kok, nanti Mama pulang dan dapat main lagi sama Adek.” Sistem itu akan membikin si kecil paham, ayah dan bunda pergi cuma untuk sementara waktu.
– Hindarkan pergi secara mengumpet-mengumpet, pun berdusta. Itu dapat membikin si kecil kian rewel, pun timbul ketidakpercayaan dalam dirinya.
– Supaya si kecil tidak terlalu merasa kehilangan, biarkan ia terlibat dalam sebuah aktivitas yang mengasyikkan seperti corat-coret. Lazimnya, si kecil akan larut dalam aktivitasnya dan tak terlalu memedulikan kepergian ayah dan bunda.

7. Rewel Setiap Kali Diajak Pergi
Banyak ayah dan bunda yang pusing sekalian dongkol ketika mengajak buah hatinya pergi. Itu segala terjadi sebab si batita masih susah membatasi emosinya. Kecuali ayah dan bunda juga semestinya mengenal penyebab kerewelan si kecil, umpamanya mood-nya sedang buruk. Atau, siapa tahu ayah dan bunda terlalu heboh ketika mengajak si kecil bepergian, umpama, memburu-burunya mandi dan berpakaian. Ketergesaan itu menyebabkan si kecil tak nyaman, lalu mengekspresikannya dengan sikap rewel. Karena lain, mencari perhatian ayah dan bunda.

Bagaimana solusi mengatasi anak rewel?
Atasi menurut penyebabnya. Jikalau dikarenakan suasana hatinya kurang bagus, bangkitkanlah mood-nya. Jelaskan, perjalanan dan daerah tujuan sungguh-sungguh menyenangkan. Beritahukan hal-hal menarik apa saja yang dapat dijumpai si kecil di daerah tujuan, seperti memandang sawah milik kakek, kerbau, dan sebagainya. Demikian juga kala di perjalanan. Jelaskan sebagian hal menarik yang dapat dijumpai, misal, dengan memakai kendaraan beroda empat sendiri, si kecil dapat memandang panorama. Jangan lupa, bawa serta mainan untuk di perjalanan. Atau, selama perjalanan ayah dan bunda dapat membikin aneka permainan menarik. Jikalau memungkinkan, hindari mempersiapkan kepergian dengan terburu-buru, supaya si kecil menganggap bepergian ialah hal yang menyenangkan.

8. Rewel Setiap Pagi
Ada sebagian batita yang gigih tiap-tiap bangun pagi, di sisi lain banyak juga batita yang justru rewel. Menangis dengan berteriak, pun sebagian bersikap manja. Ini dapat disebabkan pelbagai-jenis hal. Boleh jadi sehari sebelumnya si batita mendapatkan pengalaman yang tak menyenangkan, sampai pengalaman itu masih membekas ketika terbangun. Jangan-jangan si kecil juga mendapatkan mimpi buruk. Atau, si kecil terlalu lelah atau sedang sakit, sampai ia mengekspresikan perasaan tak nyamannya dengan sikap rewel. Rewel ialah petunjuk si kecil lelah, mengantuk, sakit, kecewa, sedih, dan lain-lain.

Bagaimana solusi mengatasi anak rewel?
– Bangkitkan motivasi si kecil di pagi hari. Peluklah erat-erat, lakukan dialog singkat dan hangat di pagi hari. Ajak juga si kecil untuk main sejenak di pagi hari. Memutar musik kesukaan atau film unggulan dapat dipilih. Jadi, ketika bangun jangan segera diperintah mandi dan berganti baju. Dengan semacam itu, si kecil dapat melupakan ketidaknyamanan yang dirasakannya.
– Dan jangan menyikapi kerewelan si kecil dengan sikap naik darah sebab tidak akan cakap meredam kerewelan, bahkan kerewelannya kian menjadi. Bersikaplah hening dan santai.
– Jikalau ibu telah tidak kuat menghadapi kerewelan si kecil, meminta ayah atau orang lain menangani si kecil. Menangani sikap si kecil dengan emosional justru membikin si kecil kian tertekan. Bukan tidak mungkin jikalau sikap rewel alhasil menjadi rutinitasnya tiap-tiap pagi.
– Ciptakan suasana menyenangkan di waktu malam memasuki tidur. Entah dengan mandi air hangat lebih dahulu, lalu membacakan cerita, menyetel musik lembut, dan lain-lain. Dengan aneka ritual sebelum tidur, membikin suasana hati si kecil menjadi bagus. Suasana hati yang bagus itu pulalah yang akan dibawanya ketika terbangun dari tidur.

9. Rewel Saat Naik Kendaraan Umum
Pasti banyak ayah dan bunda yang mempunyai pengalaman tidak menyenangkan dengan ulah si batita. Sepertinya angkutan awam bak “neraka” buat si kecil. Seluruh mau pesat-pesat keluar dari dalamnya. Apalagi jikalau perjalanan seharusnya memakan waktu berjam-jam, kerewelan si kecil malah kian bertambah. Ia itu terjadi sebab si kecil merasa bosan berlama-lama di angkutan awam. Ketiadaan kegiatan sangatlah menjenuhkan bagi si kecil umur ini. Dia malah lalu menyuarakannya dengan kerewelan. Apalagi jikalau angkutan awam itu tak berpendingin udara, sempit, dan sesak.
Hati juga rewel sebab merasa tak nyaman berjumpa dengan banyak orang yang tidak dikenalnya. Kecuali itu, si kecil umur ini bukan ragam “pertapa” yang dapat duduk berlama-lama. Hati sedang dalam masa eksplorasi. Sistem ialah bergerak dan terus bergerak. Ini tak cuma berlaku untuk si kecil laki-laki, namun juga perempuan.

Bagaimana solusi mengatasi anak rewel?
– Kerewelan si kecil dapat terjadi cuma ketika pertama kali, namun juga dapat tiap-tiap kali naik angkutan awam. Rewel ketika pertama kali naik angkutan awam ialah wajar. Yang bisa dijalankan ayah dan bunda ialah membikin si kecil nyaman di angkutan awam. Dengan demikian, si kecil malah tak rewel lagi.
Dan dapat mengajak si kecil berdiskusi supaya tidak bosan. Jikalau mungkin, dapat juga didengarkan musik kesukaannya. Tentu dengan tidak mengganggu penumpang lain. Ceritakan segala panorama yang ditemuinya ketika di jalan. Ladeni segala pertanyaan si kecil dan puaskan rasa mau tahunya.

Hal penting lainnya, bawa bekal makanan dan minuman yang cukup, di samping membawa sebagian mainan unggulan si kecil. Pilih mainan yang seandainya dapat dimainkan di angkutan awam.

No comments:

Post a Comment

Search This Blog

Featured Post

Pasir Kinetik Bandung, Mainan Anak Cerdas