MAINAN ANAK CERDAS

Anak FUN, Bunda Kaya Informasi

LightBlog

Breaking

Wednesday, February 22, 2017

Tips membangun kemandirian anak

TIPS MEMBANGUN KEMANDIRIAN ANAK
Membentuk karakter anak yang mandiri bisa dilakukan sesuai tahapan usianya. Pada dasarnya, membangun kemandirian anak bisa dimulai sejak ia sudah bisa memasukkan sesuatu ke dalam mulutnya, maka anak sudah bisa dilatih mandiri untuk menyantap makanan sendiri. Tetapi, ada beberapa hal yang harus Bunda perhatikan dalam tahapan membantu anak untuk mandiri. Dalam proses perkembangannya, anak juga punya keinginan melakukannya sendiri dan menolak jika ingin dibantu.

Yang harus diingat oleh Ayah dan Bunda adalah, tidak meremehkan kemampuan anak dan memahami proses sesuai usianya. Contohnya, melatih anak usia dua tahun untuk mandiri, pasti diperlukan kesabatan ekstra karena ia pasti masih melakukan dengan kemampuannya terbatas. Hal-hal yang sudah bisa mulai dilakukannya adalah membawa makanan dan minumannya sendiri. Ayah dan Bunda perlu memahami jika sesekali anak masih melakukan kesalahan seperti menumpahkan atau menjatuhkannya.
Ketika melatihnya untuk mandiri, anak juga belajar untuk meningkatkan kemampuan motoriknya. Pada usia preschool atau di atas 2 tahun, Bunda bisa melatih anak untuk melakukan berbagai hal sendiri untuk mengembangkan kemampuan motorik halusnya, seperti membuka pintu, memasang kancing sendiri, menggosok gigi, dan lain sebagainya. Seperti dikutip dari buku Gerakan Meningkatkan Kecerdasan Anak, ketika melakukan hal-hal ini, anak juga belajar mengombinasikan kemampuan koordinasi tangan dan matanya.

Apa saja yang harus diperhatikan untuk membangun kemandirian anak?
  • Bunda harus menunjukkan kasih sayang dan cinta kepada anak. Rasa aman dan dicintai akan menjadi pondasi bagi anak untuk mandiri dan percaya diri. Anak yang memiliki kepercayaan diri akan lebih punya keberanian untuk melakukan dan mencoba berbagai hal sendiri.
  • Pada usia satu tahun, anak dapat dilatih untuk memegang cangkir dan minum sendiri.
  • Pada usia dua tahun, anak sudah memiliki keseimbangan batang tubuh sehingga dia bisa membawa sendiri tas punggungnya, mengenakan celana sendiri, dan lain-lain.
  • Pada usia tiga tahun, kemampuan dan kekuatan otot lengan serta pergelangan tangannya akan semakin matang. Pada usia ini, ia juga bisa dilatih untuk mengenakan kaus kaki sendiri, mengancing baju sendiri, menyabuni tubuhnya saat mandi meski dengan kemampuan yang masih terbatas, dan lain-lain.
  • Biasakan anak bergaul agar dia terbiasa saat mulai masuk sekolah. Anak akan mulai tidak takut orang asing saat usia 2 tahun. Ini akan membantu proses adaptasinya ketika sekolah dan banyak bertemu orang baru.
Hal lain yang perlu diingat dalam proses melatih kemandirian ini, bahwa anak mungkin akan mengalami kekesalan saat ia gagal melakukan suatu hal sendiri. Padahal, ia merasa telah mencoba dengan cara yang dicontohkan Ayah atau Bunda. Ketika anak mengalami ini, jangan berikan komentar negatif kepadanya. Berilah apresiasi atas usaha yang sudah dilakukannya.
Selain itu, berikan kesempatan kepada anak jika ia ingin melakukan sesuatu yang dilakukan Ayah dan Bunda, atau orang dewasa di sekitarnya. Pandulah anak tentang langkah-langkah yang harus dilakukannya ketika ia melakukan sesuatu yang keliru.


No comments:

Post a Comment

Search This Blog

Featured Post

Pasir Kinetik Bandung, Mainan Anak Cerdas