MAINAN ANAK CERDAS

Anak FUN, Bunda Kaya Informasi

LightBlog

Breaking

Monday, March 6, 2017

Cara Menghilangkan Kerak di Kepala Bayi

Setiap bayi yang baru lahir biasanya masih terdapat kerak di kepalanya. Adanya kerak kepala biasanya ditandai dengan bersisik-sisik tebal, berminyak, dan berwarna kuning di dahi dan bagian atas kepala bayi. Kerak kepala atau cradle cap ini memang akan terkelupas sendiri, menjadi serpihan-serpihan tipis seperti ketombe, jika sudah mengering. Tahukah bunda.. Kerak kepala ini muncul akibat masih adanya kandungan hormon dari  bunda dalam tubuh bayi. Jangan khawatir yaa bunda. Kerak ini hanya bersifat sementara kok, yang akan hilang dengan sendirinya seiring berkurangnya kadar hormon ibu dalam tubuh bayi. Biasanya akan berlangsung sampai bayi berusia 8 – 12 bulan. Namun ada baiknya juga jika bunda membersihkan kerak kepala tersebut, karena selain mengganggu penampilan, kerak ini juga membuat gatal dan mengganggu pertumbuhan rambutnya.

Bagaimana cara menghilangkan kerak di kepala bayi??
Gundul rambut bayi untuk memudahkan dalam membersihkan kerak. Oleskan minyak zaitun/ baby oil ke area kepala yang berkerak sambil dipijat-pijat lembut,  kemudian diamkan beberapa jam supaya kerak jadi melunak dan lebih mudah diangkat. Kemudian ketika mandi, keramas rambut bayi agar keraknya ikut rontok. Lakukan minimal 2 kali sehari: malam hari ketika tidur malam sampai menjelang waktu mandi pagi dan pagi/ siang hari sampai menjelang waktu mandi sore.


Hati-hati yaa Bunda..
Ketika bunda melakukan perawatan kerak kepala, berhati-hatilah yaa bunda. Jangan sampai bunda melepas secara paksa kerak kepala saat kering, apalagi dilakukan dengan jemari tangan bunda karena bisa melukai kulit kepala bayi, serta menimbulkan risiko infeksi. Jika bunda menjumpai tanda-tanda infeksi seperti timbul ruam-ruam merah, segara bawa bayi ke dokter. Dokter mungkin akan menyarankan kepada bunda untuk menggunting rambut di bagian kulit kepala tersebut dan memberinya salep antibiotik. Yang perlu Bunda perhatikan antara lain:
1. Bila keraknya sudah menebal dan keras, jangan selalu mencuci rambut bayi setiap kali memandikannya. Karena bisa menimbulkan kekeringan pada kulit kepala, yang akhirnya mempercepat peradangan. Jangan memaksakan kerak terkelupas karena dapat menimbulkan iritasi kulit.
2. Potong rambut bayi hingga pendek. Akan lebih baik jika dibotaki saja. Tujuannya untuk mencegah timbulnya peradangan kelenjar minyak, terutama pada bayi yang sering berkeringat.
3. Jangan memberi bedak atau talk di kepala karena akan membuat kerak semakin tebal. Jangan kenakan topi pada bayi kecuali sangat diperlukan. Hal ini untuk menjaga agar kepala bayi tak lembab.

4. Kamar bayi atau ruangan di mana bayi sering ditempati bayi harus diusahakan bersuhu sejuk. Apalagi jika bayi sering berkeringat.

No comments:

Post a Comment

Search This Blog

Featured Post

Pasir Kinetik Bandung, Mainan Anak Cerdas