Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa perkembangan otak anak juga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan sekitarnya, alat permainan yang diberikan kepada anak sebagai stimulan perkembangan otak anak. Berikut jenis perkembangan otak anak dan manfaat mainan bagi perkembangan otak anak;
Perkembangan otak anak anak usia 4-5 tahun
Anak usia 4-5 tahun sedang mengalami percepatan perkembangan otak.
Percepatan perkembangan otak tersebut berpengaruh pada aspek-aspek perkembangan
anak. Aspek perkembangan tersebut meliputi:
Perkembangan bahasa anak umur
4-5 tahun
Perkembangan bahasa berkaitan dengan kemampuan anak untuk
berkomunikasi. Keterampilan komunikasi anak dalam usia 4-5tahun mengalami
perkembangan yang drastis. Ia menjadi pendengar yang lebih baik dan merespon
dengan lebih siap ketika diajak bicara. Tidak hanya kalimat yang ia ucapkan
semakin panjang dan kompleks, misalnya ia dapat mengikuti petunjuk dengan lebih
dari satu langkah dan ia dapat menggambarkan urutan kejadian dalam urutan yang
sesuai. Ia bahkan mulai mengutarakan pikirannya dan berbicara menurut situasi
dan perasaan.
Perkembangan kognitif anak umur 4-5 tahun
Antara usia 4-5 tahun anak belajar mengenal huruf dan menghubungkannya
dengan suara. Menunjukkan abjad ABC kepada si kecil sambil mengeja huruf
keras-keras akan mendorongnya untuk menggunakan tiga wilayah korteks yang
berbeda untuk mengolah informasi tersebut. Secara khusus, visual cortex memilah
simbol yang dilihat si kecil, sebuah bagian yang disebut angular gyrus
menghubungkan simbol tersebut dengan suara huruf dan area Wernicke adalah
bagian dimana proses pemahaman berlangsung.
Perkembangan sosial anak umur 4-5 tahun
Penelitian menunjukkan perbedaan dramatis antara anak-anak yang sering
berinteraksi dengan orangtua dan pengasuh lain dibandingkan anak-anak yang
kurang mendapatkan stimulasi. Hingga usia 3 tahun, otak si kecil menghasilkan
koneksi sinapsis lebih banyak dari yang ia butuhkan. Interaksi sosial
memperkuat koneksi sinapsis dalam bahasa serta bentuk komunikasi dan ekspresi
sosial lain. Sedangkan koneksi yang tidak digunakan akan melemah dan
menghilang. Dengan cara ini lingkungan sosial si kecil akan membentuk otaknya.
Proses ini disebut plasticity. Ibu akan melihat perubahan serupa pada aspek
interaksi sosial lainnya, terutama karena si kecil mulai membangun hubungan
dengan teman-temannya. Antara usia 3 dan 5 tahun, didorong oleh perkembangan
cerebral cortex, si kecil berkembang dari pemikiran bahwa setiap orang
memandang dunia dengan cara yang sama ke pemahaman bahwa bisa ada berbagai
sudut pandang yang berbeda. Bahkan pada sekitar usia 4 tahun, si kecil
menyadari jika hal yang ia ingin mainkan sekarang (mainan kereta api itu)
mungkin berlawanan dengan hal yang anak lain ingin mainkan (bola itu). Sebagian
besar pembelajaran dan pemahaman ini terjadi melalui aktivitas bermain, yang
para ahli tekankan adalah serangkaian keterampilan kompleks yang membutuhkan
waktu untuk berkembang. Ketika si kecil mulai bermain dengan anak lain, ia akan
belajar, melalui proses trial and error, untuk bekerja sama dan berunding
dengan anak-anak lain melalui konsep berbagi dan bergiliran.
Permainan yang sesuai
Mainan yang dianjurkan untuk anak usia 4-5 tahun diantaranya :
1. Ular Tangga Mainan yang sederhana dan mudah didapatkan akan tetapi
memiliki nilai edukasi pada anak usia 4-5 tahun. Peranan media mainan seperti
ular dapat menjadi mainan yang meningkatkan daya imajinasi dan juga belajar
berhitung bagi anak anda. Bahkan dengan permainan ular tangga anak anda mampu
mempertajam memori anak dan kemampuan visualisasi.
![]() |
| ilustrasi,mainan ular tangga,mainan anak edukatif |
2. Monopoli: Permainan ke dua yang dapat mengasah memori dan kemampuan
visualisasi adalah permainan monopoli. Bahkan permainan yang dilakukan secara
berkelompok ini mampu meningkatkan sosialisasi yang tinggi dengan teman sebaya.
Anak anda dapat bermain berkelompok dan belajar bermain strategi. Meskipun kini
permainan monopoli dan ular tangga sudah teralihkan oleh permainan game online.
![]() |
| ilustrasi, monopoli, mainan anak edukatif |
3. Sepeda: Sepeda roda tiga adalah salah satu mainan sikecil yang
menyenangkan. Selain bermain anak juga dapat sambil berolahraga. Dengan mainan
sepeda akan dapat dilatih keseimbangan bahkan ketika anak sudah pandai dalam
menjaga keseimbangan dan mengayuh sepeda maka anak anda dapat dilatih
menggunakan sepeda roda dua. Dengan bermain sepeda anak anda akan dilatih
menyempurnakan kemampuan keseimbangannya.
![]() |
| ilustrasi, sepeda anak, mainan anak edukatif |
4. Mewarnai dan Menggambar Permainan yang dapat diajarkan pada anak
anda adalah media dengan menggunakan buka gambar. Beberapa gambar yang sudah
jadi dan siap diwarnai tersedia di toko buku. Permainan ini menyenangkan karena
anak senang mengenal warna dan bermain dengan tokoh idolanya. Anak anda juga
sudah mampu menggambar pemandangan alam. Selain itu peranan orang tua sangat
dibutuhkan karena dapat mengajarkan anak anda mengenai lingkungan, misalnya
mewarnai gunung hijau, awan berwarna putih, rambut berwarna hitam. Meskipun
demikian jangan paksakan anak anda dalam memilih warna biarkan dia berimajinasi
dan berikan pengertian secara bertahap.
![]() |
| ilustrasi, mewarnai, mainan anak edukatif |
Bermain Peran: Anak usia 4-5 tahun sangat senang bermain peran. Apalagi
anak perempuan yang memainkan peranan bersama dengan boneka kesukaannya. Dengan
bermain peran anak belajar berimajinasi, belajar kreatif dan memecahkan
masalah. Usia anak 4-5 tahun masih senang berbicara sendiri , hal itu dianggap
wajar karena anak masih sedang berkhayal dan mencoba menirukan apa yang anak
lihat disekitarnya. Inilah pentingnya peran orang tua dalam mengarahkan anak
ketika sedang berada di lingkungan apalagi kini pengaruh media dan pertemanan
anak di lingkungan harus disikapi bijak sehingga tidak memiliki efek negatif
pada anak.
![]() |
| ilustrasi, bermain peran, mainan anak edukatif |
Sehingga permainan yang memang dibutuhkan pada usia 4-5 tahun adalah
permainan yang memiliki asfek kognitif. Anak sudah dipersiapkan untuk belajar.
Dengan mengenal angka, huruf, menulis dan kejadian di lingkungan sekitarnya.
Alat bantu yang bisa anda gunakan seperti papan tulis kecil, buku dogeng,
puzzle, kitchen set anak-anak khusus untuk anak perempuan yang bermain peran.






No comments:
Post a Comment