![]() |
| Mainan Anak 1-3 Tahun |
Permain
adalah salah satu cara yang mengasyikan yang dapat dilakukan oleh siapapun
termasuk pada anak yang memiliki rentan usia 1-3 tahun. Anak yang diberikan
waktu bermain dapat meningkatkan kecerdasannya. Hal ini dikarenakan dengan
bermain secara kelompok atau menggunakan alat membuat anak menjadi lebih cepat
tanggap, menyelesaikan masalah dan menghargai lingkungan yang ada disekitarnya.
Pada usia 1-3 tahun anak bunda sudah mulai aktif. Permainan yang dilakukan
adalah permainan yang lebih banyak berhubungan dengan lingkungan sekitar.
Meskipun demikian peranan orang tua masih diperlukan dalam memilih permainan yang
tepat sesuai dengan usianya dan yang dibutuhkan oleh perkembangan anak.
Permainan
Edukatif
Salah
satu permainan yang dapat dikenalkan adalah permainan edukatif, yaitu permainan
yang dapat meningkatkan kemampuan kreatifitas anak dan merangsang pola pikir
dan daya analisa anak. Meskipun pengertiannya seakan permainan yang berat dan
tidak disukai oleh anak-anak tetapi ternyata permainannya sangat mudah,
dikenali oleh banyak orang dan disukai oleh anak-anak.
Permainan
edukatif ini memang sesuai dengan selera dan kebutuhan anak-anak. Ada yang
menyukai permainan dengan menggunakan alat dan bermain sendiri adapula anak
yang suka bermain dengan cara bersosialisasi dengan teman sebayanya. Anak ada
yang menganggap jenis mainan yang berpikir adalah permainan berat membosankan
sehingga banyak ditinggalkan. Padahal kini bermainan yang bernilai edukasi
sudah mulai mudah untuk didapatkan dan banyak digemari oleh anak-anak.
Dengan
permainan edukasi yang menarik mampu melatih imajinasi, daya pikir, sensorik,
kreatifitas dan motorik anak. Bahkan mendidik dan mengajari anak harus dengan
penuh kesabaran dan kasih sayang. Biarkan anak bermain dengan penuh kreatifitas
dengan menggunakan media/alat dengan teman sebayanya. Peranan bunda sebagai
orang tua adalah mendapinginya sehingga nilai edukasi didapat oleh anak bunda.
Jenis
Permainan untuk usia 1-3 tahun
Permainan memang banyak jenisnya
akan tetapi yang baik adalah permainan yang dapat dipilih berdasarkan tahap
perkembangannya sehingga proses belajar maksimal. Berikut adalah jenis mainan
yang dapat dipilih untuk anak usia 1-3 tahun:
1.
Mainan
yang berhubungan dengan aktivitas sehari hari
Mainan yang lebih dekat dengan
aktivitas sehari-hari akan lebih mengasyikan. Anak bunda dapat bermain
masak-masakan atau bermain peran menjadi seorang dokter. Pilihlah mainan anak
yang mirip dengan aktivitas sehari hari dan didukung dengan beberapa barang
untuk bermain peran tersebut. Permainan peran ini sangat disukai oleh anak-anak
usia 1-3 tahun. Sesekali anak bunda akan menirukan gaya film kartun idonya.
Bahkan disini anak bunda akan belajar bersosialisasi, belajar untuk
berimajinasi dan meningkatkan kemampuan kreativitas yang dimiliki oleh anak
dengan bermain tentang aktivitas sehari-hari.
2.
Mainan
yang memerlukan pemecahan masalah
Bunda jangan berpikir jika ini
adalah permainan yang rumit dan tidak disukai oleh anak-anak. Pada kenyataannya
permainan ini memang mengasyikan dan dapat melatih kemampuan anak dalam
berpikir. Alat bantu yang dapat mendukung permainan ini adalah puzzle. Gambar
dan warna yang menarik akan membantu anak bunda dalam menguasai kemampuan
pemecahan masalah.
Bahkan permainan puzzle akan
membantu kosentrasi bagi anak bunda.Pemecahan masalah dan konsentrasi sangat
diperlukan ketika anak akan mempersiapka diri masuk sekolah. Puzzle yang
bisa bunda pilih sesuai dengan tingkat kerumitan dan usia anak bunda. Usahakan
memilih puzzle yang menarik dan gambarnya disukai oleh anak bunda.
Permainan yang memerlukan pemecahan
bukan hanya puzzle, ada begitu jenis untuk permainan seperti ini. Sesuaikan
dengan kebutuhan anak. Dalam permainan puzzle pun ada beberapa tahapan yang
jika dimainkan oleh anak, anak akan merasa tertantang. Maka dari itu, berilah
permainan yang memang dibutuhkan oleh perkembangan anak.
3.
Permainan
Meningkatan Kreativitas
Beberapa anak senang sekali apabila
diberikan permainan sesuai dengan warna kesukaannya. Salah satunya bunda dapat
memilihkan balok dengan aneka warna dan kemudian menyusun sesuai dengan warna
kesukaannya. Selain itu pilihan mainan seperti lego dapat mendukung kreativitas
anak.
Permainan sederhana lainnya yang
dapat mendukung kreativitas anak adalah bermain lilin mainan atau plastisin.
Usahakan memilih bahan yang aman dan tidak berbahaya untuk kesehatan anak bunda
jika tertelan. Ajaklah anak bunda untuk membentuk buah, sayuran, atau bentuk
lainnya yang merangsang kreaktivitas anak.
4.
Berolahraga
sambil bermain
Anak pada usia 1-3 tahun senang
sekali apabila diajak untuk bermain di halaman rumah. Bunda dapat mengajak anak
bunda bermain bola dengan keluarga di halaman rumah. Bermain bola dapat
membantu perkembangan koordinasi kaki, otak dan tangan. Selain itu bermain bola
dapat mengajarkan anak dalam menerima diri dalam kompetisi menang atau kalah
dan mengajarkan anak bergantian bermain untuk menumbuhkan rasa menghargai orang
lain.
5.
Bermain
musik
Ajak anak bunda bernyanyi dan
menari. Bunda dapat menggunakan CD atau DVD dan menirukan gerakan video
klipnya. Lagu anak -anak yang sekarang sering dilupakan oleh anak anak padahal
memiliki manfaat untuk melatih anak bunda dalam mengekspersikan dan menirukan
gaya sesuai dengan kemampuan anak. Bunda juga dapat menambahkan aksesoris
dan pakaian yang sesuai dengan video klip. Anak bunda dapat belajar bernyanyi
dan menari seakan akan berada di panggung pentas. Ini akan membuat anak bunda
lebih percayad diri ketika akan tampil dihadapan umum.
6.
Mari
Membaca
Meskipun pada usia anak 1-3 tahun
kemampuan membacanya belum terlatih akan tetapi dengan mengenalkan buku dogeng atau
buku bacaan lain yang sederhana akan meningkatkan kreativitas dan imajinasi.
Biarkan anak berimajinasi dengan buku dogeng yang dimilikinya. Gunakan buku
bergambar dan tunjukan halaman halaman pada anak bunda. Bunda dapat memulai
bercerita pada anak bunda dan mengajarkan imajinasi dan membayangkan cerita
yang dibacanya.
7.
Kertas
dan Crayon
Pada usia 1-3 tahun kemampuan
menulis dapat bunda latih meskipun pada awal bunda kenalkan pada crayon dan
kertas anak bunda hanya mencorat coretnya saja. Setidaknya akan membantu anak bunda
dalam mengenal alat tulis. Biarkan anak bunda mencoret-coret kertas yang sudah
disediakan, meskipun demikian sesekali bunda perkenalkan dengna warna-warna
crayon. Ini yang akan membantu dalam mengenalkan warna baru pada anak bunda.
Sesekali bunda dapat mengajak anak bunda bercerita mengenai gambar yang sudah
digambar oleh bunda kemudian ditirukan oleh anak bunda.
Dengan demikian ketika anak bunda
menyukai permainan sesuai usianya. Bunda tetap harus memberikan pengawasan.
Apabila membeli mainan anak maka bunda dapat mengenali ciri ciri seperti aman
untuk anak-anak, menarik dan menyenangkan disukai oleh anak, mampu memberikan
stimulasi imajinasi dan kreativitas. Bahkan pada anak anak akan merangsang
kemampuan berpikir dan pengetahuannya. Anak bunda dapat bermain dengan tingkat
tantangan tertentu tanpa mengalami tekanan. Hal yang harus diperhatikan
selanjutnya adalah merangsanng anak harus dilakukan mainan yang berulang ulang
dan merangsang interaksi dengan anak.


No comments:
Post a Comment