![]() |
| TIPS MEMASUKKAN BUAH DAN SAYURAN DALAM MENU MAKAN ANAK |
TIPS MEMASUKKAN BUAH DAN SAYURAN
DALAM MENU MAKAN ANAK
Buah dan sayuran dengan aneka ragam warna dan bentuk
adalah bagian yang penting dan menyenangkan dalam menu makanan anak ayah dan
bunda. Keduanya mengandung nutrisi yang penting untuk kesehatan, pertumbuhan
dan perkembangan anak-anak. Jika setiap hari bunda membiasakan makan dan
menikmati buah dan sayuran bersama anak, maka biasanya mereka akan mencontoh kebiasaan
ayah dan bunda.
Beri contoh yang baik pada anak
Kebanyakan bayi dan anak-anak makan buah dan sayuran sebagai salah satu
makanan padat pertama mereka. Setelah tahun pertama, bunda mungkin melihat anak
lebih rewel terhadap makanan karena mereka bisa lebih mandiri dalam memilih dan
menikmati makanan. Sikap rewel ini biasanya terjadi saat Orang tua menawarkan
buah dan sayuran. Orangtua mungkin khawatir jika anak mereka kekurangan makan
buah dan sayuran dari waktu ke waktu, tetapi ini bukanlah masalah besar. Tidak
perlu memaksa anak untuk makan lebih banyak buah dan sayuran. Cara terbaik bagi
orangtua yaitu untuk masukkan buah dan sayuran sebagai bagian dari menu sehari-hari
bagi seluruh keluarga.Hal ini mungkin memerlukan waktu, tetapi inilah cara
bagaimana anak-anak belajar menikmati buah dan sayuran.
Manfaat buah dan sayuran
Ada banyak manfaat jika anak makan berbagai macam
sayuran dan buah. Sayuran dan buah-buahan menyediakan vitamin penting seperti
vitamin C dan asam folat. Buah dan sayur juga memiliki zat nabati lain yang
dianggap penting untuk membantu mengurangi risiko beberapa jenis kanker dan
penyakit jantung.
Berapapun
jumlahnya lebih baik daripada tidak sama sekali
Semua orang dianjurkan untuk makan dua buah dan lima
sayuran setiap hari, tetapi banyak anak dan orang dewasa yang tidak menerapkan
hal ini dalam rutinitas hariannya. Kadang, anak-anak lebih memilih kudapan
‘enak’ yang tinggi lemak dan camilan tinggi gula sebagai gantinya. Jangan cepat
menyerah untuk menawarkan sayuran atau buah pada si kecil, bahkan jika ia
sering menyisakan buah dan sayur di piringnya. Terus tawarkan anak berbagai
macam buah dan sayuran setiap hari dan bukan hanya jenis yang mereka sukai.
Anak-anak memiliki ukuran porsi yang kecil dan tergantung pada tingkat usia,
nafsu makan, dan aktivitas mereka. Ingatlah berapapun jumlahnya lebih baik
daripada tidak sama sekali dan selalu coba untuk menemukan cara untuk
memberikan lebih banyak buah dan sayuran.
Anjurkanlah anak
untuk makan lebih banyak buah dan sayuran
Jika Ayah dan bunda mengikuti kebiasaan makan yang
sehat, anak mungkin pada akhirnya mengikuti cara makan Ayah dan bunda. Teruslah
tawarkan buah dan sayuran dalam berbagai variasi hidangan, karena anak-anak
lebih mungkin untuk makan apa yang akrab dengan mereka. Jangan pernah
menganggap anak tidak suka buah atau sayuran tertentu. Ketika Ayah dan bunda
menawarkan tetapi anak menolaknya, mungkin di lain hari mereka memutuskan untuk
mencobanya. Selera anak biasa berubah seiring bertambahnya usia. Empat langkah
untuk sukses memberikan anak buah dan sayuran yaitu:
1.
Ajaklah anak dalam merencakan dan menyiapkan makanan.
2.
Contohkan padanya dan sering-seringlah makan
buah dan sayur di hadapannya.
3.
Sajikan buah dan sayur dengan presentasi yang
menarik dan mengundang nafsu makan.
4.
Tambahkan buah dan sayuran dalam menu sesering
mungkin yang Ayah dan bunda bisa
Ajaklah anak dalam merencanakan
dan menyiapkan makanan
Bagaimana
caranya? Simak tips berikut ini:
·
Ajak anak berbelanja ke supermarket atau pasar
untuk memilih buah dan sayuran yang mereka inginkan.
·
Biarkan mereka melihat, mencium, dan merasakan
macam-macam buah dan sayuran ketika berbelanja bersama.
·
Minta si kecil untuk menggambarkan makanan dan
jelaskan makanan tersebut kepada Ayah dan bunda.
·
Biarkan anak membantu mencuci dan menyiapkan
buah-buahan dan sayuran. Gunakan kesempatan ini untuk mengeksplorasi warna dan
bentuk yang baru.
·
Tingkatkan keterampilan mereka dengan membiarkan
mereka membuat salad sederhana untuk diri mereka sendiri.
·
Ajak ia menghitung buah anggur atau buah lain
dan masukkan ke dalam mangkuk.
·
Tanam beberapa sayuran atau bumbu di kebun atau
pot. Biarkan anak menyiram dan memelihara tanaman.
Nikmati buah dan sayuran
Caranya?
·
Selalu ingat untuk menikmati makan bersama anak
bila memungkinkan. Jika anak Ayah dan bunda melihat orang tua makan dan
menikmati berbagai macam buah-buahan dan sayuran, mereka cenderung lebih berani
untuk mencobanya.
·
Kadang, seorang anak mungkin lebih memilih
sayuran mentah daripada dimasak.
·
Seorang anak dapat menolak makanan baru jika ia
makan dengan keadaan yang stress, sehingga cobalah dan fokus pada hal yang
menyenangkan saat makan bersama dan hindari pertengkaran.
Penyajian makanan
Bagaimana baiknya? Simak tips
berikut ini:
·
Sediakan selalu semangkuk buah segar siap makan
di atas meja. Simpan beberapa sayuran seperti kacang polong, tomat, wortel dan
jamur di lemari es untuk camilan cepat.
·
Sajikan sayuran dan buah tampak semenarik
mungkin di piring si kecil. Sajikan buah dan sayuran yang berbeda warna, buat
bentuk kartun dari potongan-potongan tersebut, atau sediakan buah dan sayuran
tersebut di piring khusus.
·
Untuk anak yang tidak doyan makan, coba sediakan
buah dan sayur baru sekali seminggu.
Sertakan buah dan sayuran pada
makanan sesering mungkin
Caranya?
·
Sajikan sayuran dan buah dengan berbagai cara,
dan tambahkan pada sebagian besar makanan dan makanan ringan.
·
Daripada mencari resep baru, cobalah untuk
tingkatkan ragam atau jumlah sayuran yang dapat ditambahkan ke resep favorit
keluarga, seperti saus pasta, sup, atau tumisan.
Saran camilan
·
Tambahkan sayuran dan buah dalam makanan ringan.
Cobalah ide-ide di bawah ini untuk makanan ringan:
-
Jagung pipil rebus
-
Kentang
-
Sup labu atau sup sayuran
-
Popcorn tawar buatan sendiri
-
Sayuran potong dengan saus celupan atau yoghurt
-
Muffin atau kue yang dibuat dengan isian buah
atau sayuran
-
Buah atau
sayuran beku
-
Kebab (sate) buah
-
Buah rebus
-
Es campur buah
-
Buah kalengan
-
Salad buah atau sepiring potongan buah-buahan
segar
·
Anak-anak harus memiliki kesempatan untuk
belajar atau kadang-kadang untuk kembali mencoba menikmati buah dan sayuran.
Peran orang tua adalah untuk menyediakan buah dan sayuran. Ingatlah, anak
mungkin perlu melihat buah atau sayur 10 kali atau lebih sebelum mereka siap
untuk mencobanya.
·
Selalu sertakan porsi kecil sayuran di piring
anak. Ajak mereka untuk mencoba tapi biarkan mereka memutuskan apakah mereka
akan makan buah atau sayur tersebut.
·
Tawarkan sayuran mentah dan renyah sebelum
makanan utama, ketika anak-anak sering dalam kondisi sangat lapar.
·
Cobalah untuk menghindari mempersiapkan makanan
alternatif untuk makanan anak. Anak dapat memilih untuk meninggalkan makanan
tertentu, tetapi akan memilih makanan lain yang ditawarkan jika tidak ada lagi yang
disediakan.
Pilihan yang sehat
Semua sayuran dan buah-buahan merupakan pilihan sehat. Buah dan sayuran
memiliki variasi warna, bentuk, dan tekstur. Buah dan sayuran bisa dihidangkan
segar, beku, dalam kaleng, atau kering. Buah dan sayuran mungkin dapat
disajikan mentah, dimasak, dikukus, direbus, dihangatkan dalam microwave,
ditumis atau dipanggang. Variasi sangat penting. Cobalah untuk memilih buah dan
sayuran yang berbeda warna, terutama oranye, hijau dan merah. Beberapa
contohnya adalah melon, buah jambu, brokoli, bayam, sayuran hijau, tomat,
wortel, dan labu. Kadang, harga sayuran dan buah dapat melambung tinggi. Untuk
menekan biaya, pilihlah buah dan sayuran musiman dan gunakan jenis buah dan
sayuran beku atau kalengan
Masalah lain
Isu lainnya terkait buah dan sayur
adalah:
·
Jus buah dalam kemasan tidak dianjurkan. Lebih
baik untuk makan buah langsung dan segelas air. Jus buah dapat menjadi sumber
yang baik dari beberapa vitamin, tapi kerugiannya yaitu mereka mengandung gula
alami yang tinggi dan rendah serat. Jika bunda memberikan jus buah dalam menu
makanan anak, batasi jus ini untuk satu cangkir kecil per hari.
·
Keripik kentang bukanlah cara terbaik untuk
makan kentang karena dibuat dengan cara digoreng. Makanan ini tinggi lemak dan
garam, dan lebih baik hanya disediakan untuk acara-acara khusus.
·
Fruit bar dan permen buah mengandung gula yang sangat tinggi. Meskipun makanan ini
biasanya mengandung buah, namun makanan ini rendah serat dan dapat menempel
pada gigi anak-anak, sehingga sebaiknya dihindari. Anak-anak akan menikmati
buah segar atau potongan buah beku jika ditawarkan sebagai gantinya.
·
Cuci
semua buah dan sayuran. Penelitian menunjukkan bahwa jumlah pestisida pada
sayuran segar dan buah sangat rendah dan tidak ada alasan untuk khawatir, bahkan
pada anak-anak yang sangat muda dan ibu menyusui. Namun, sayuran dan buah harus
tetap selalu dicuci sebelum dimakan untuk mengurangi risiko dari kontaminasi
mikroba.
·
Ikuti musim buah dan sayuran. Jika sayuran dan
buah yang berada di luar musim berharga lebih mahal, Ayah dan bunda dapat
menghemat uang dengan menggunakan buah dan sayuran beku atau kalengan. Buah dan
sayuran jenis ini memiliki vitamin dan kandungan gizi yang sama dengan
produk-produk segar.
·
Mengawasi anak-anak. Untuk mengurangi risiko tersedak,
balita dan anak-anak harus selalu duduk dan diawasi saat makan semua makanan,
termasuk potongan buah mentah, sayuran dan semua makanan yang keras.
Penting untuk diingat
·
Tawarkan anak-anak berbagai buah dan sayuran
setiap hari.
·
Berbagai buah dan sayuran lebih baik dikonsumsi
dengan porsi kecil tapi sering, daripada dikonsumsi dalam jumlah banyak tapi
hanya sesekali.
·
Ukuran porsi anak-anak mungkin lebih kecil dan
akan tergantung pada tingkat usia, nafsu makan dan aktivitas.


No comments:
Post a Comment