![]() |
| BUNDA, AJARI SI KECIL 6 KATA AJAIB INI |
BUNDA, AJARI SI KECIL 6 KATA AJAIB INI
Mengajari anak untuk berlaku sopan
dan santun memang gampang-gampang susah. Tapi, sebenarnya semua berawal dari
diri kita sendiri, sebagai orangtuanya. Jika kita mau memberikan contoh yang
baik, maka insya Allah si kecil pun akan meniru hal yang baik dari kita. Jadi,
keteladanan kuncinya!
1. Tolong.
Membiasakan anak untuk mengucapkan
kata “tolong” untuk mendapatkan bantuan kita, itu penting sekali. Anak-anak
menjadi terlatih untuk berlaku sopan saat meminta sesuatu dan lebih terkontrol
saat menginginkan sesuatu. Anak-anak yang terbiasa mengucapkan kata “tolong”
akan menjadikannya anak yang rendah hati, sehingga ia tidak bersikap seenak
hatinya menyuruh-nyuruh orang, terlebih kepada kita, orangtuanya sendiri.
Karena itu, hendaknya orangtua pun sebaiknya senantiasa mengucapkan kata ajaib
yang pertama ini saat
hendak meminta bantuan si kecil. Misalnya, saat si kecil
menumpahkan susunya, kita tidak perlu marah. Tapi, cukup katakan; “Tolong
ambilkan lap ya, Sayang. Nanti kita bersihkan sama-sama,”.
2. Terimakasih
Kita orang dewasa saja senang bukan,
bila ada orang yang menghargai usaha kita, atau pemberian kita, atau
pertolongan kita untuk mereka? Ya, kata “terimakasih” memberikan kita
kelapangan hati yang lebih dan membuat kita merasa berharga. Begitu juga pada
diri anak-anak. Mereka akan sangat bangga bila kita, orangtuanya, menghargai
apa yang mereka usahakan. Meski mungkin hasilnya tidak sebagus yang kita
harapkan. Misalnya, saat anak mau membereskan mainannya sendiri, kita katakan
padanya; “Terimakasih ya, Sayang. Rumahnya sekarang jadi bersih karena kakak
mau bereskan mainan sendiri,”.
3. Maaf
Meminta maaf bukan berarti kita
kalah, atau dipastikan kitalah yang salah. Tapi, berani meminta maaf adalah
satu tindakan kesatria dan berjiwa besar. Ajarkan anak-anak untuk belajar
meminta maaf, mengakui kesalahan, dan belajar untuk tidak mengulangi kesalahan
yang sama. Di usia yang dini, mungkin anak-anak belum sepenuhnya mengerti arti
kata “maaf” ini. Tapi, seiring berjalannya waktu, anak-anak akan memahaminya.
Dan apa yang kita ajarkan padanya adalah satu bekal penting untuk menjadikannya
pribadi yang berjiwa besar.
4. Oke
Umumnya, anak-anak di usia 2 tahun
akan mulai senang mengucapkan kata “emoh” atau “nggak mau” saat orangtua
memintanya melakukan sesuatu, seperti makan, mandi, berhenti main air
lama-lama, dsb. Sering kali kita dibuat geregetan oleh 2 kata tadi. Tapi,
mengapa tidak kita ajarkan mereka satu kata yang simpel, untuk menunjukkan
bahwa kita bisa melakukan sesuatu dengan senang hati. Ya, kata “oke” membantu
anak-anak untuk menjadi anak-anak penurut, yang dapat menghormati dan menuruti
perintah orangtua. Sesekali anak membantah atau protes itu biasa. Tapi, jangan
sampai keterusan hingga akhirnya ia tidak mau menuruti orangtua.
5. Salam
Dalam Islam, salam berarti sebuah
do’a dan kalimat penenangan. Membiasakan anak mengucapkan kalimat salam berarti
mengajari mereka untuk senantiasa mendoakan orang-orang yang mereka cintai.
Selain itu, salam juga bisa berupa sapaan untuk menghormati orang lain,
terutama yang lebih tua. Menunjukkan bahwa kita peduli pada keadaan orang lain.
6. Permisi
Mengajarkan anak untuk selalu
meminta izin orang lain adalah hal yang cukup mendasar untuk melatihnya
menghargai orang lain serta menjaganya agar tidak berbuat sesuka hati.
Misalnya, saat ia sedang asyik bermain di ruang tengahnya dan Anda ingin lewat,
ucapkanlah; “permisi ya, mbak Ifa, Bunda lewat dulu…”. Lambat laun, anak-anak
akan juga ikut menghargai Anda. Misalnya di saat Anda sedang mengepel lantai,
ia tidak akan seenaknya lewat begitu saja, tapi ia akan mengucapkan; “permisi
bunda, mbak mau lewat dulu ya,” .
Mudah, kan? Mari kita ajari
anak-anak untuk berlaku sopan dan santun, untuk menunjukkan identitas bangsa
yang berakhlak mulia!


thank nice infonya sangat menarik, kunjungihttp://bit.ly/2QMOMxw
ReplyDelete