May 15, 2017
Monday, May 15, 2017
Friday, May 12, 2017
Wednesday, April 12, 2017
praktisi anak usia dini
April 12, 2017
Panduan Pemberian Makanan Padat Pertama Bayi
![]() |
| Panduan Pemberian Makanan Padat Pertama Bayi |
Panduan Pemberian Makanan Padat Pertama Bayi
Para ahli menyarankan agar makanan
padat diberikan saat anak memasuki usia 6 bulan. Alasannya adalah karena
fungsi pencernaan mereka sudah dianggap siap untuk menerima makanan selain Air
Susu Ibu. Pertimbangan lainnya adalah untuk mengurangi resiko alergi bayi
terhadap suatu makanan. Memberi makanan padat pertama bayi memang perlu
kreativitas dari sang Bunda, selain tentunya juga diiringi dengan kesabaran.
Dibutuhkan semacam strategi khusus agar proses pengenalan makanan pada bayi
perjalan lancar. Di sini AndalanBunda akan memberikan panduan pemberian
makanan padat pertama untuk bayi.
Memberi makanan padat kepada bayi
membutuhkan tahapan yang tepat. Bunda tidak akan bisa langsung memberikan
makanan yang biasa kita makan, seperti misalnya nasi, kepada bayi. Kita perlu
memperhatikan
praktisi anak usia dini
April 12, 2017
AUTISME PADA ANAK
![]() |
| AUTISME PADA ANAK |
AUTISME PADA ANAK
Autisme adalah suatu kecacatan
perkembangan yang mempengaruhi bagaimana seseorang berkomunikasi, berperilaku
dan berhubungan dengan orang-orang di sekitar mereka. Istilah ini baru muncul
pada tahun 1940-an.
Kita tidak tahu persis apa penyebabnya. Ada banyak mitos dan kesalahpahaman dalam masalah autisme ini. Bahkan, para ahli sendiri tidak selalu sepakat dengan tepat apa autisme itu sebenarnya, dan bagaimana cara yang paling benar dalam menangani anak-anak dengan autisme ini.
Kita tidak tahu persis apa penyebabnya. Ada banyak mitos dan kesalahpahaman dalam masalah autisme ini. Bahkan, para ahli sendiri tidak selalu sepakat dengan tepat apa autisme itu sebenarnya, dan bagaimana cara yang paling benar dalam menangani anak-anak dengan autisme ini.
Apa yang kita sebut autisme
sebenarnya adalah salah satu dari berbagai kondisi secara kolektif yang disebut
gangguan spektrum autisme (Autism Spectrum Disorders/ASD). Varian ASD
lainnya adalah sindrom Asperger, dan Pervasive Developmental Disorder – Not
Otherwise Specified (PDD-NOS).
praktisi anak usia dini
April 12, 2017
MENGENAL PEDOFILIA DAN PENGARUHNYA BAGI ANAK
![]() |
| MENGENAL PEDOFILIA DAN PENGARUHNYA BAGI ANAK |
MENGENAL PEDOFILIA DAN PENGARUHNYA BAGI ANAK
Pernahkah Anda mendengar istilah
pedofilia?
Pedofilia yang berasal dari kata; pedo
(anak) dan filia (cinta) adalah sebuah istilah untuk kelainan seksual
yang berupa hasrat atau fantasi seksual seseorang yang melibatkan anak di bawah
umur. Umumnya, orang dengan pedofilia berusia di atas 16 tahun, baik pria
maupun wanita. Sedangkan anak-anak yang menjadi korban pedofilia umumnya
berusia 13 tahun atau lebih muda.
Seringkali kita memahami praktek
pedofilia ini dalam bentuk sodomi. Padahal sebetulnya prakteknya tidak hanya
dari pria saja, melainkan juga wanita. Dan anak-anak, baik laki-laki maupun
perempuan adalah
tahap membangun kepercayaan anak
April 12, 2017
BERIKAN KEPERCAYAAN PADA ANAK ANDA
![]() |
| BERIKAN KEPERCAYAAN PADA ANAK ANDA |
BERIKAN KEPERCAYAAN PADA ANAK ANDA
Setiap anak lahir dalam keadaan suci
dan bersih, seperti kertas putih tanpa noda setitik pun. Mereka membawa potensi
kebaikan mereka masing-masing. Namun, tahukan Anda, bahwa potensi tersebut
bergantung pada bagaimana orangtua mereka mengasuh dan mendidik mereka?
Jika ada anak yang bandel dan begitu
sulit diatur, apakah kita bisa melimpahkan kesalahan tersebut pada si anak?
Tidak. Tentu saja tidak. Sebab orangtua adalah yang memegang peranan utama
dalam pembentukan kepribadian anak-anak mereka.
Anak-anak bandel dan sulit diatur
biasanya karena 3 faktor:
1. Orangtua. Peran orangtua adalah
mendidik dan mengarahkan mereka dengan sebaik-baiknya dengan
TEMPER TANTRUM PADA ANAK
April 12, 2017
TEMPER TANTRUM PADA ANAK
![]() |
| TEMPER TANTRUM PADA ANAK |
TEMPER TANTRUM PADA ANAK
Temper tantrum adalah ledakan
kemarahan yang terjadi secara tiba-tiba, tanpa terencana. Pada anak-anak, ini
bukan hanya untuk mencari perhatian dari orang dewasa saja. Ketika mengalami
tantrum, anak-anak cenderung melampiaskan segala bentuk kemarahannya. Baik itu
menangis keras-keras, berteriak, menjerit-jerit, memukul, menggigit, mencubit,
dsb.
Normalnya, tantrum (baca:
marah-marah) pada anak-anak hanya terjadi sekitar 30 detik sampai 2 menit saja.
Tapi, jika kemarahan berlanjut sampai pada tingkat yang membahayakan dirinya
atau orang lain, maka ini bisa menjadi hal yang sangat serius.
praktisi anak usia dini
April 12, 2017
ANAK-ANAK (TIDAK) BOLEH BERGAUL DENGAN ORANG DEWASA
![]() |
| ANAK-ANAK (TIDAK) BOLEH BERGAUL DENGAN ORANG DEWASA |
ANAK-ANAK (TIDAK) BOLEH BERGAUL DENGAN ORANG DEWASA
Sering kali kita tidak menyadari,
bahwa kita sebagai orangtua sering sekali melarang anak-anak untuk duduk
bergabung dan bergaul dengan orang dewasa. Saat ada tamu kita yang datang
berkunjung ke rumah, kita sering kali memarahinya dan menyuruhnya untuk masuk
kamar. Atau pada saat kita mengajaknya berkunjung, kita memintanya untuk main
sendiri sementara kita asyik mengobrol dan berbicara.
Apakah tindakan seperti itu
dibenarkan?
Memang, model pendidikan yang
demikian tidak luput dari bawaan didikan orangtua kita, atau adat di
masyarakat, atau bisa juga karena kita kurang menghargai anak-anak. Kita juga
sering kali merasa khawatir anak-anak dewasa sebelum waktunya jika terlalu
sering duduk bergabung dengan orang dewasa, khawatir jika anak-anak menangkap
pembicaraan yang belum seharusnya didengar, atau mengikuti perbuatan orang
praktisi anak usia dini
April 12, 2017
5 KESALAHAN YANG PALING SERING DILAKUKAN ORANGTUA
![]() |
| 5 KESALAHAN YANG PALING SERING DILAKUKAN ORANGTUA |
5 KESALAHAN YANG PALING SERING DILAKUKAN ORANGTUA
Sebagai orangtua, kita sering kali
tidak sadar bahwa kita telah mengajarkan sesuatu yang salah kepada anak-anak
kita. Kita menuntut anak untuk tidak berbuat salah, tetapi kita sendiri
melakukan kesalahan tersebut.
Apa sajakah itu?
Berikut ada 5 sikap salah yang
paling sering dilakukan oleh orangtua, dengan sadar atau tidak sadar:
1. Berbohong. Kita tidak senang jika anak-anak mulai bicara bohong dan
membohongi kita. Kita akan marah dan sering menghukumnya atas kebohongan
tersebut. Namun, tahukah kita, bahwa anak-anak belajar berbohong dari
orangtuanya? Secara tidak sadar, kita sering kali memberikan contoh yang salah
dan
praktisi anak usia dini
April 12, 2017
BEBERAPA KESALAHAN DALAM MENDIDIK ANAK
![]() |
| BEBERAPA KESALAHAN DALAM MENDIDIK ANAK |
BEBERAPA KESALAHAN DALAM MENDIDIK ANAK
Berikut ini adalah beberapa
kesalahan yang paling sering dilakukan oleh orangtua dalam mendidik anaknya.
Memang, tidak semua orangtua bisa langsung menjadi orangtua yang benar dan
hebat, semua membutuhkan proses. Yang terbaik adalah mau mengakui kesalahan
diri dan memperbaikinya.
1. Orangtua mendoakan keburukan atas
diri sendiri dan anak-anak mereka. Dalam keadaan berputus asa, orangtua
melupakan bahwa ada Allah sebagai tempat bergantung dan memohon kebaikan.
praktisi anak usia dini
April 12, 2017
5 LANGKAH PENTING UNTUK MEMPERBAIKI PERILAKU ANAK
![]() |
| 5 LANGKAH PENTING UNTUK MEMPERBAIKI PERILAKU ANAK |
5 LANGKAH PENTING UNTUK MEMPERBAIKI PERILAKU ANAK
Anak-anak pada dasarnya tidak
membutuhkan waktu yang lama untuk menyadari bahwa mereka bertanggungjawab atas
diri mereka masing-masing. Dan meski kita adalah orangtua, dan mereka tahu itu,
biasanya mereka akan menolak melakukan sesuatu yang tidak mereka inginkan untuk
dilakukan.
Anda tidak perlu kuatir. Karena
tahapan ini adalah tahapan yang alami. Sejak usia 2 tahun, anak-anak mulai
menyadari fungsi tubuh mereka, mulai menyadari keberadaan mereka untuk menjadi
manusia-manusia mandiri. Mereka senang bereksplorasi dan mencoba berbagai hal,
bahkan bila hal tersebut membahayakan.
Perilaku anak-anak ini, terkadang
terkesan bandel atau nakal. Sehingga secara spontan kita akan
praktisi anak usia dini
April 12, 2017
HUKUMAN YANG EFEKTIF
![]() |
| HUKUMAN YANG EFEKTIF |
HUKUMAN YANG EFEKTIF
“Itu si Udin, setiap hari dihajar sama ibunya,
kok masih tetap nakal, ya…”
Ibu-ibu di kompleks asyik
membicarakan tingkah si Udin, anak Bu Eman di ujung gang. Anaknya mbeling,
kalau kata orang Jawa. Nakal sekali. Ia sering kali berbuat ulah, entah memukul
anak tetangga, sembarangan mengambil buah di kebun halaman tetangga, bolos
sekolah, bahkan sampai memecahkan jendela rumah orang. Ibunya sering kali
menghajarnya. Tapi, nampaknya si Udin tidak jera juga.
Kenapa bisa begitu ya?
Masalah memberikan hukuman pada
anak, sebenarnya para pakar pendidikan dan psikologi anak sendiri masih
memperdebatkan caranya yang paling efektif. Dalam mendisiplinkan anak, efektif
atau tidaknya sebuah
TIPS MENGATASI ANAK YANG AGRESIF
April 12, 2017
TIPS MENGATASI ANAK YANG AGRESIF
![]() |
| TIPS MENGATASI ANAK YANG AGRESIF |
TIPS MENGATASI ANAK YANG AGRESIF
Tidak sedikit orangtua yang mengeluhkan betapa agresifnya anak-anak mereka. Perilaku yang cenderung untuk mudah memukul, menggigit, merebut segala sesuatunya, menendang, dan berteriak-teriak, sering kali membuat para orangtua merasa frustrasi dan menyerah. Pada anak usia 2 sampai 4 tahun, biasanya “keagresifan” ini terjadi. Dan bahkan mereka sering kali bersikap agresif kepada anak-anak yang setahun atau dua tahun lebih tua dari mereka!
Anak-anak dengan perilaku demikian sering kali dianggap kejam, nakal, dan tidak terdidik. Hal ini juga sering membuat orangtua merasa malu kepada orangtua yang lain. Dan tahukah kita, bahwa jika keagresifan ini dibiarkan untuk terus terjadi, maka anak-anak ini dapat tumbuh menjadi orang-orang dewasa yang tidak
praktisi anak usia dini
April 12, 2017
EFEK NEGATIF DARI HYPER PARENTING (ORANGTUA YANG MEMAKSAKAN KEHENDAK PADA ANAK)
![]() |
| HYPER PARENTING EFFECT |
EFEK NEGATIF DARI HYPER PARENTING (ORANGTUA YANG
MEMAKSAKAN KEHENDAK PADA ANAK)
Setiap orangtua tentu menginginkan
hal-hal yang terbaik untuk anak-anak mereka. Orangtua pasti ingin anak-anak
mereka semua sukses di dunia dan di akhirat. Mereka ingin anak-anak-anak mereka
semua dapat hidup bahagia, punya karir mantap, penghasilan yang lebih dari
cukup, perilaku yang baik dan menyenangkan, dan lain sebagainya.
Sayangnya, tidak semua orangtua
memahami bahwa masing-masing anak memiliki kepribadian, karakter, bahkan juga
impian dan cita-cita. Sering kali kita sebagai orangtua memaksakan kehendak
kita kepada
SUDUT DIAM UNTUK MENDISIPLINKAN ANAK
April 12, 2017
"SUDUT DIAM" UNTUK MENDISIPLINKAN ANAK
![]() |
| "SUDUT DIAM" UNTUK MENDISIPLINKAN ANAK |
"SUDUT DIAM" UNTUK MENDISIPLINKAN ANAK
“Aduuhhh…pusing deh! Si Farel ini kalo udah
berulah susah banget dikasih taunya. Dibilangin baik-baik nggak mempan,
dikerasin malah tambah nantang mamanya, dicubit juga nggak ada kapoknya. Saya
jadi bingung ngadepinnya gimana…”
Bunda, apakah Anda pernah mengalami
hal seperti yang dialami oleh Mama Farel? Apa yang Anda lakukan, ketika Anda
harus menghadapi si kecil Anda berperilaku yang tidak semestinya dan ia menjadi
begitu sulit untuk menuruti Anda?
Ya, kebanyakan orangtua atau ibu
pada khususnya, merasa frustrasi dan bingung saat harus menghadapi
praktisi anak usia dini
April 12, 2017
BUNDA, AJARI SI KECIL 6 KATA AJAIB INI
![]() |
| BUNDA, AJARI SI KECIL 6 KATA AJAIB INI |
BUNDA, AJARI SI KECIL 6 KATA AJAIB INI
Mengajari anak untuk berlaku sopan
dan santun memang gampang-gampang susah. Tapi, sebenarnya semua berawal dari
diri kita sendiri, sebagai orangtuanya. Jika kita mau memberikan contoh yang
baik, maka insya Allah si kecil pun akan meniru hal yang baik dari kita. Jadi,
keteladanan kuncinya!
1. Tolong.
Membiasakan anak untuk mengucapkan
kata “tolong” untuk mendapatkan bantuan kita, itu penting sekali. Anak-anak
menjadi terlatih untuk berlaku sopan saat meminta sesuatu dan lebih terkontrol
saat menginginkan sesuatu. Anak-anak yang terbiasa mengucapkan kata “tolong”
akan menjadikannya anak yang rendah hati, sehingga ia tidak bersikap seenak
hatinya menyuruh-nyuruh orang, terlebih kepada kita, orangtuanya sendiri.
Karena itu, hendaknya orangtua pun sebaiknya senantiasa mengucapkan kata ajaib
yang pertama ini saat
SAAT ANAK MULAI BANYAK BERTANYA
April 12, 2017
SAAT ANAK MULAI BANYAK BERTANYA
![]() |
| SAAT ANAK MULAI BANYAK BERTANYA |
SAAT ANAK MULAI BANYAK BERTANYA
Putri sulung saya, Alifa (2,5 tahun)
saat ini sedang memasuki fase banyak bertanya. Ia sangat suka mempertanyakan
banyak hal, bahkan terkadang pertanyaan-pertanyaan yang ia ajukan sebenarnya
tidak perlu saya jawab atau ia sendiri sudah tahu jawabannya. Tak jarang,
pertanyaan yang ia lontarkan membuat saya kelimpungan menjawabnya. Ah,
ternyata…begini rasanya memiliki anak yang sedang memasuki fase rasa ingin tahu
yang besar. Gampang-gampang susah menghadapinya. Sungguh! Apalagi, anak
saya ini rupanya seorang pengamat yang baik, dan sangat kritis. Apapun yang ia
lihat, hampir bisa dipastikan selalu dipertanyakan olehnya. Dan menghadapi anak
kritis seperti ini, saya akui saya harus memiliki stok kesabaran dan stok
jawaban yang banyak.
WAJIBNYA MENGAJARI ANAK ADAB & SOPAN SANTUN
April 12, 2017
WAJIBNYA MENGAJARI ANAK ADAB & SOPAN SANTUN
![]() |
| WAJIBNYA MENGAJARI ANAK ADAB & SOPAN SANTUN |
WAJIBNYA MENGAJARI ANAK ADAB & SOPAN SANTUN
Salah satu kewajiban orangtua dalam
mendidik anak adalah dengan mengajarkan adab dan sopan santun sejak dini.
Mengapa sejak dini? Karena adab dan sopan santun adalah hal yang harus
ditumbuhkan dan dibiasakan sejak kecil, dimana anak masih dapat kita bentuk
menjadi pribadi yang berakhlak baik dan berbudi pekerti. Sesuatu yang
dibiasakan sejak kecil, insya Allah akan lebih tertanam kuat dalam diri seorang
anak. Daripada ketika kita baru menanamkan adab dan sopan santun itu setelah
mereka besar, sedangkan mereka terbiasa hidup dengan semaunya.
Keteladanan orangtua adalah
kuncinya. Anak-anak tidak akan belajar kecuali dari apa yang mereka lihat
praktisi anak usia dini
April 12, 2017
CARA MENGATASI TANTRUM PADA ANAK
![]() |
| CARA MENGATASI TANTRUM PADA ANAK |
CARA MENGATASI TANTRUM PADA ANAK
Ketika si kecil Anda mengalami
ledakan tantrum atau ledakan kemarahan, apa yang biasa dan bisa Anda lakukan
untuk meredakannya?
Hampir semua ibu mengalami kegalauan
dan merasa bingung menghadapi anak-anak mereka yang tantrum. Terlebih bila
tantrum itu terjadi ketika sedang berada di luar rumah atau tempat-tempat umum
atau di saat ibu sedang disibukkan oleh sesuatu, maka tekanan yang dirasakan
oleh ibu pasti akan semakin besar.
Secara teori, tantrum biasanya
terjadi pada anak usia 1-4 tahun dan hanya berlangsung sekitar 2 menit. Karena
ketika kemampuan verbal dan kontrol fisik seorang anak sudah semakin membaik,
sifat atau perilaku tantrum ini akan mereda dengan sendirinya. Namun, tentu
saja, menangani tantrum tak bisa sembarangan. Harus ada pembinaan dari orangtua
kepada anak tentang bagaimana mereka harus belajar mengontrol diri

















